
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...~~~...
Oh ya biar lebih seru kalian bisa baca sambil dengerin lagu Arsy ft. Tiara - Bahaya🤗
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 57
...•...
...•...
Devano pulang ke rumahnya, ia terlihat sangat bahagia sampai senyum-senyum sendiri begitu masuk ke dalam rumahnya.
Hal itu membuat Laila terheran-heran karena tak biasanya abangnya itu tersenyum ketika masuk ke rumah.
"Eh bang, lu ngapa dah? Sakit ya?" tanya Laila sambil menempelkan tangannya di jidat Devano.
"Enak aja lu ngatain gua sakit! Gua sehat walafiat ini!" ujar Devano.
"Lah terus kenapa lu senyum-senyum gitu??" tanya Laila.
"Tadi Shella bilang ke gua, dia mau belajar buat mencintai gua.. itu bikin gua seneng La! Semoga dia bisa cepet cinta sama gue!" jawab Devano.
"Oalah gara-gara Shella ternyata, baguslah kalo Shella bilang begitu tandanya dia bener-bener tulus nerima lamaran lu!" ucap Laila.
"Iya, terus lu tau gak? Tadi dia juga belain gue di depan mantan pacarnya!" ujar Devano.
"Serius? Emang mantan pacar Shella siapa? Sadam bukan??" tanya Laila.
"Bukan, mantannya itu namanya Adrian! Mereka sempat saling suka dulu, tapi sekarang Shella lebih milih gue daripada dia!" ucap Devano.
"Wih selamat bang, semoga nanti pernikahan lu sama Shella lancar ya!" ujar Laila.
"Aamiin,"
"Yaudah makan yuk bang!" ajak Laila.
"Bentar lah gua mau mandi dulu.." ucap Devano.
"Oh iya pantesan bau," ujar Laila.
"Yeh sembarangan gua mah wangi selalu!" ujar Devano.
Lalu, Devano pun naik ke atas menuju kamarnya.
Saat melintasi kamar Rafi, ia melihat pintu kamarnya terbuka lebar.. Maka Devano pun masuk kesana untuk mengecek Rafi.
Terlihat Rafi tengah duduk di ranjangnya sambil memegangi bingkai foto seseorang, Devano penasaran dan coba mendekatinya.
"Foto siapa tuh yang dipegang Rafi?" gumam Devano.
Devano berjalan perlahan menghampiri Rafi yang membelakangi pintu sehingga tak bisa melihat kedatangan Devano.
Lalu, ia langsung terkejut dan menutup mulutnya saat mengetahui bahwa Rafi sedang memegang foto Shella.
"Raf, lu suka sama Shella?" tegur Devano.
Rafi kaget dan foto yang ia pegang terjatuh ke lantai.
...•••...
Malam itu, Shella tengah berbaring di kasurnya sambil memeluk foto almarhum ayahnya.
"Pah, sebentar lagi aku mau nikah loh! Rasanya deg-degan banget apalagi calon suami aku itu bos ku sendiri pah! Andai papah masih ada disini, pasti nanti papah yang jadi wali aku di pernikahan.." ujar Shella.
Kemudian, Shella bangkit dari kasurnya dan meletakkan foto ayahnya itu di atas meja riasnya.
__ADS_1
"Pah, aku mau istirahat dulu ya soalnya besok aku masih harus kerja! Selamat malam pah!" ucap Shella sambil mencium bingkai foto ayahnya itu.
Setelah itu, Shella kembali ke kasurnya untuk tidur.. Ia menarik selimutnya dan menutupi tubuhnya dengan selimut itu.
Rupanya di luar kamar, Jenar menguping pembicaraan Shella tadi. Ya dia gak sengaja, tadinya pengen kasih susu buat Shella.
"Kasihan Shella, seharusnya dia tidak seperti ini kalau peristiwa itu tidak terjadi.. Mungkin, sekarang mas Prabu masih ada disisinya dan bisa hadir di pernikahan nya nanti.." batin Jenar.
Jenar tak kuasa menahan kesedihannya hingga air mata pun keluar dari matanya itu.
...•••...
"Dev, gua emang suka sama Shella.. tapi lu gausah khawatir gua akan berusaha buat hilangin rasa suka itu! Lagian sebentar lagi gua juga bakal pergi dari rumah ini," ucap Rafi.
"Baguslah, gua yakin kok lu bisa lupain Shella! Masih banyak juga cewek di luar sana yang bisa lu dapatin, tapi harusnya lu gak perlu pergi dari sini.." ujar Devano.
"Gapapa Dev lebih baik gua pergi supaya gua bisa lupain Shella! Gua juga udah siapin surat pengunduran diri gua, besok bakal gua kasih ke lu!" ucap Rafi.
"Lu yakin Fi? Bukannya lu butuh pekerjaan??" tanya Devano.
"Yakin Dev, gua gak bisa terus-terusan ketemu Shella. yang ada gua makin sulit buat hilangin rasa suka ini! Soal kerjaan itu bisa dicari, tapi persaudaraan kita harus tetap terjalin!" ujar Rafi.
Devano terharu dengan ucapan Rafi, ia pun menepuk pundak sepupunya itu..
"Gua salut sama lu! Tapi, lu bisa kok kerja di kantor cabang perusahaan gua yang ada di Tegal!" ucap Devano.
"Gausah Dev, gua gak mau ngerepotin lu lagi!" ujar Rafi.
"Lu gak pernah ngerepotin gua Fi! Udah gapapa kebetulan disana juga ada posisi yang kosong kok, terima aja ya Fi!" ujar Devano.
"Ok, thanks Dev!" ucap Rafi.
Ya mereka pun saling berpelukan..
...•••...
Besok paginya, Devano sudah berdiri menunggu Shella di depan rumahnya.. padahal saat itu waktu masih menunjukkan pukul 5 pagi.
Devano terus melihat ke arah jam tangannya dan juga sesekali menoleh ke pintu rumah Shella.
"Aduh lama banget sih jam 6! Kalau saya ketuk pintunya sekarang takut ganggu mereka," gumam Devano.
Ya akhirnya Devano pasrah menunggu sampai Shella keluar dari rumahnya..
Setelah cukup lama menunggu, terdengar suara ceklek dari pintu rumah Shella. Devano pun langsung beranjak dari duduknya dan berdiri tepat di depan pintu itu.
Dan ketika Shella membuka pintunya, ia kaget karena ada Devano disana.
"Selamat pagi honey!" sapa Devano.
"Kamu kok udah disini aja sih? Perasaan aku baru sms 5 menit yang lalu.." tanya Shella heran.
"Iya dong aku kan calon suami yang sigap, begitu kamu panggil aku langsung ada buat kamu!" jawab Devano.
"Apaan sih? Jangan-jangan kamu dari subuh ya udah disini??!!" ujar Shella.
"Enggak kok aku baru aja sampe, mana mungkin aku disini dari subuh.." ucap Devano.
"Oh gitu iya deh, tapi sebentar ya aku masih nunggu bekal dari ibu.." ujar Shella.
"Ohh iya iya.. eh iya honey, aku ada sesuatu loh buat kamu!" ucap Devano.
"Sesuatu apa?" tanya Shella.
"Tutup dulu dong mata kamu!" ujar Devano.
"Emangnya kamu mau kasih aku apa sih pake tutup mata segala??" tanya Shella.
"Udah tutup mata aja dulu nanti kamu juga tau!" ujar Devano.
"Iya iya,"
Shella pun menutup matanya, sedangkan Devano mengambil kalung yang tadi.
__ADS_1
"Kamu bisa buka mata kamu sekarang!" ujar Devano.
Shella membuka matanya dan terkejut ketika melihat kalung emas di hadapannya..
"Kamu kasih aku kalung?" tanya Shella.
"Iya dong ini spesial buat kamu, lihat deh ada inisial nama kita di kalungnya!" jawab Devano.
"SD? Kok SD sih?" tanya Shella.
"Ya iya kan Shella Devano, emang salah ya?" ujar Devano.
"Gak salah sih cuma kan sd itu identik sama sekolah dasar.." ucap Shella.
"Ahaha justru bagus kan inisial kita terkenal!" ujar Devano.
"Iyain aja deh, tapi kalungnya bagus deh aku suka!" ucap Shella.
"Serius kamu suka?" tanya Devano.
"Iya suka banget bentuknya lucu," jawab Shella.
"Sama kayak kamu, lucu!" ujar Devano.
Shella menatap mata Devano yang membuat Devano jadi salah tingkah.
"Makasih ya kamu selalu baik sama aku," ucap Shella.
"Ngapain makasih sih? Ini kan tanda cinta aku ke kamu, yaudah sini biar aku pakein ya kalungnya di leher kamu!" ujar Devano.
Shella mengangguk dan menyingkapkan rambutnya agar Devano bisa memasangkan kalung di lehernya.
"Nah udah, cocok banget di leher kamu!" ujar Devano.
Shella tersenyum sambil memegangi kalung yang kini melingkar di lehernya itu..
...•••...
Sementara itu, Adrian berusaha mencari tahu tentang asisten barunya yang sangat mirip dengan Shella.
Dia mendatangi sekretaris nya untuk meminta bantuan..
"Syifa, saya mau tanya sama kamu! Dimana kamu simpan berkas-berkas milik Nadya?" ujar Adrian.
"Ada pak saya taruh di laci meja bapak kok waktu itu," ucap Syifa.
"Ok, saya minta tolong sama kamu.. kamu cari tahu asal-usul Nadya! Siapa orangtuanya, siapa saudaranya, dimana rumahnya.. pokoknya semua tentang dia kamu harus cari tahu ya!" ujar Adrian.
"Memangnya ada apa ya pak?" tanya Syifa.
"Udah kamu cari tahu aja! Saya minta secepatnya kamu bisa menemukan itu semua ok!" ujar Adrian.
"Baik pak siap!" ujar Syifa.
"Ok thanks, kamu bisa kembali bekerja!" ucap Adrian.
Adrian pun berjalan pergi menuju ruangannya..
"Saya harus cari tahu, apakah Nadya ada hubungannya dengan Shella?" batin Adrian.
Lalu, ia berpapasan dengan Nadya saat di jalan menuju ruangannya.
"Pagi pak!" ucap Nadya.
"Eee iya pagi juga!" ujar Adrian.
"Yasudah saya duluan ya," sambung Adrian.
Adrian langsung meneruskan langkahnya dan meninggalkan Nadya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1