
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 64
...•...
...•...
Shella merebahkan tubuhnya di atas ranjang yang empuk, yap dia sangat lelah dan ingin segera beristirahat.
Namun, tiba-tiba keluar suara dari perutnya yang menandakan kalau Shella lapar.
"Aduh kok laper lagi sih? Apa ini bawaan bayi ya? Perasaan tadi aku udah makan banyak deh.." gumam Shella dalam hatinya.
Lalu, Shella bangkit mengambil ponselnya yang terletak di atas meja.
Ia membuka sosmed nya karena gabut, kemudian dia curhat melalui stori sosmed nya itu.
Malam-malam begini laper, ada-ada aja emang padahal baru mau tidur..
Ya begitulah yang ia tuliskan pada stori nya..
Tiba-tiba saja Shella merasa ingin memakan ayam bakar, itu terjadi karena Shella melihat postingan seseorang sedang makan ayam bakar.
"Ih kok aku jadi kepengen ayam bakar ya?? Apa mungkin aku udah mulai ngidam? Tapi masa sih?" gumamnya.
Shella pun memasukan foto ayam bakar dalam stori nya dengan caption 'kepengen ini'.. Entahlah apa maksud Shella membuat itu, mungkin dia berharap salah satu followers nya membelikan itu untuknya.
"Aku coba cek ke depan deh siapa tau masih ada makanan, ya walau aku pengen banget makan ayam bakar sih.." gumam Shella.
Lalu, Shella keluar dari kamar nya dan pergi ke dapur untuk mengecek apakah ada makanan atau tidak.
...•••...
Devano baru saja selesai cuci muka sekaligus sikat gigi di kamar mandinya.. Ia langsung menjatuhkan dirinya ke atas ranjangnya.
"Sebentar lagi di samping gua bakal ada Shella yang menemani, ahaha jadi makin gak sabar gua buat nikahin dia.." batin Devano.
Kemudian, Devano mengambil handphonenya karena ada notif yang berbunyi..
"Shella bikin stori? Gua jadi penasaran, lihat ah.." gumam Devano.
Devano pun melihat isi story Shella itu dan menyadari kalau Shella sedang ingin makan ayam bakar.
"Wah Shella pengen ayam bakar? Jangan-jangan dia udah mulai ngidam yaa.. Sebagai calon suami yang baik gua harus beliin ayam bakar buat dia!" gumam Devano.
Devano pun bangkit dari tidurnya dan langsung memakai celana jeans-nya serta jaket miliknya.
Yap ia dengan cepat keluar dari kamar nya dan turun ke bawah, Devano langsung menaiki motornya tergesa-gesa.
"Pak Jarwo, tolong bukain pintu pagarnya ya!!" ucap Devano.
"Ahsiap tuan muda..!!" ucap Jarwo.
Setelah terbuka, Devano langsung menancap gas dan pergi menuju tukang ayam bakar di dekat sana.
Sesampainya di tempat ayam bakar, Devano melihat cukup banyak orang disana.
"Yah rame lagi, gapapa dah gua coba pesen aja dulu.." batin Devano.
Devano turun dari motornya, lalu menghampiri si penjual ayam bakar tersebut.
__ADS_1
"Pak, saya pesan ayam bakarnya satu ekor ya!" ucap Devano.
"Siap mas sebentar ya.." ucapnya.
Devano pun duduk menunggu pesanannya selesai dibuat, sembari menunggu ia memainkan ponselnya.
Rupanya Devano sedang diperhatikan oleh sekumpulan cewek-cewek muda yang ada disana juga, mereka tampak membicarakan Devano bahkan salah seorang dari mereka ada yang memfoto Devano.
"Eh eh lihat deh ganteng ya ampun..!!"
"Iya ih gue jadi gemes sumpah!"
"Coba aja dia pacar gue, pasti gue langsung jadi cewek paling beruntung di dunia!!"
Ya begitulah yang mereka bicarakan, Devano lama-kelamaan menyadari jika mereka tengah membicarakannya.
Devano juga menyadari dirinya difoto secara diam-diam oleh mereka, karena kesal Devano lalu berdiri dan menghampiri mereka.
"Hey, asal kalian tahu memfoto seseorang tanpa izin itu bisa dikenakan hukum pidana loh!" ujar Devano.
Cewek-cewek itu langsung diam karena panik..
"Cepet hapus fotonya atau saya akan melaporkan kalian ke polisi.." sambung Devano.
"Iya iya ini gue hapus kok fotonya, maaf ya bang kita gak bermaksud foto diam-diam kok.." ucap salah seorang dari mereka.
Cewek itu langsung menghapus foto Devano dan memperlihatkannya pada Devano.
"Bagus, lain kali jangan begitu lagi ya! Hargai privasi orang..!!" ucap Devano.
"Iya kita janji kok bang," ucapnya.
Devano pun kembali ke tempat duduknya menunggu pesanannya selesai dibuat..
Setelah cukup lama menunggu, akhirnya pesanan Devano jadi.
"Misi mas, ini ayamnya udah jadi.." ucap pedagang.
Devano memberikan uang yang lebih dari harga ayam itu..
"Eh mas ini kebanyakan loh," ujar pedagang.
"Gapapa pak ambil aja kembaliannya.. Saya permisi ya!" ucap Devano.
"Makasih mas! Alhamdulillah rejeki anak sholeh!" ujar si pedagang.
Devano dengan cepat pergi dari sana dan langsung meluncur ke rumah Shella.
...•••...
Shella balik lagi ke kamarnya dengan perasaan kecewa, ya tentu saja karena sudah tidak ada makanan di dapurnya.
"Yah gak ada makanan lagi, mana aku lapar banget.. Apa aku masak mie aja ya? Tapi kan kata ibu aku gak boleh makan mie instan.." gumam Shella.
Shella pun berbaring di kasurnya sambil bermain ponsel, tiba-tiba saja ada telpon masuk dari Devano.
"Mas Vano ada apa ya telpon malam-malam begini??" gumam Shella.
Shella bangkit dari tidurnya untuk mengangkat telepon Devano.
...📞...
Shella : Halo mas, ada apa kamu kok tumben telpon jam segini?
Devano : Iya honey, aku sekarang udah di depan rumah kamu nih.. Kamu keluar dong sayang!
Shella : Hah? Serius?? Ngapain kamu di depan rumah aku mas?
__ADS_1
Devano : Iya serius honey, udah kamu keluar aja nanti juga tau..
Shella : Kamu gak ngeprank aku kan? Nanti aku keluar eh gak ada siapa-siapa!
Devano : Ya enggak lah honey aku serius, kalo gak percaya coba aja keluar..
Shella : Hmm iya iya aku keluar nih ya, awas aja kalo nipu!
Devano : Ok honey ditunggu..
Devano mematikan teleponnya, sementara Shella berjalan keluar kamarnya dan menuju depan pintu.
Shella membuka gorden jendela terlebih dahulu untuk memastikan apa benar ada Devano atau tidak.
"Ternyata bener ada mas Vano, tapi dia mau ngapain ya?" batin Shella.
Shella pun membuka pintunya dan langsung disambut oleh Devano.
"Good night honey..!!" ucap Devano.
"Iya mas night too, ada apa sih kamu malam-malam kesini??" tanya Shella.
"Ini aku mau kasih ini ke kamu honey," jawab Devano sambil memberikan sekotak ayam bakar.
"Hah? Kamu beliin aku ayam bakar?" ujar Shella kaget.
"Iya honey, kamu lagi pengen makan ini kan makanya aku langsung beliin buat kamu.." ucap Devano.
"Ih pasti kamu lihat story aku ya? Dasar stalker!" ujar Shella.
"Lah kok gitu sih honey? Emangnya gak boleh aku ngestalk sosmed kamu??" tanya Devano.
"Iya boleh kok, tapi harusnya kamu gak perlu beliin ayam bakar buat aku begini.. Ini kan udah malam loh mas," ucap Shella.
"Ya gapapa dong honey, aku kan mau bertanggung jawab atas semua perbuatan yang udah aku lakuin ke kamu! Aku gak mau calon anak kita ileran nanti!" ujar Devano.
"Ish aku tuh gak ngidam mas! Aku cuma kepengen aja.." ucap Shella.
"Yaudah gapapa, kamu makan ya terus langsung tidur! Istirahat yang cukup honey, jangan sampe kamu kecapekan!" ujar Devano.
"Iya, makasih ya mas atas semuanya.." ucap Shella.
Lalu, Shella memeluk Devano lebih dulu.. Hal itu membuat Devano kaget sekaligus senang, karena sebelumnya Shella tidak pernah memeluknya duluan.
"Sama-sama honey," ucap Devano sambil merangkul Shella dan mengecup kening nya.
"Yaudah ya aku mau pulang," sambung Devano.
"Ohh iya mas, kamu jangan ngebut-ngebut ya pake motornya!" ujar Shella sambil melepas pelukannya.
"Iya enggak ngebut kok honey, udah kamu masuk gih!" ucap Devano.
"Kamu jalan dulu baru aku masuk.." ucap Shella.
"Jangan dong, yang ada kamu masuk dulu baru aku pergi.." ujar Devano.
"Ih iya iya aku masuk duluan, dadah mas!" ucap Shella.
"Dadah juga honey! Makan sampe kenyang ya!" ujar Devano.
Shella tersenyum sambil memberikan kiss bye untuk Devano, setelah itu dia masuk ke dalam dan menutup pintunya.
Devano lalu berjalan pelan menuju motornya, rupanya Shella masih memperhatikan Devano lewat jendela.
"Makasih mas Vano, kamu bener-bener perhatian banget sama aku dan calon anak kita.." gumam Shella.
Setelah Devano pergi, barulah Shella pergi ke meja makan untuk memakan ayam bakarnya.
__ADS_1
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...