
...HAY GUYS!...
...WELCOME TO MY STORY!...
..."CINTA SATU MALAM CEO"...
...-------------------------------------------------------...
#CSMC EPISODE 145
...•...
...•...
Devano & Shella telah menuntaskan permainan mereka dengan memuaskan, tampak keduanya saling tersenyum dan berpelukan serta terlihat sangat keletihan akibat dari permainan yang mereka lakukan barusan.
Cupp... Devano kembali memberi kecupan sekilas di bibir istrinya yang sudah memuaskan dirinya itu.
"Makasih honey," ucap Devano lalu mengecup lagi bibir mungil Shella dan mengendus leher istrinya itu yang dipenuhi keringat.
"Sama-sama mas, yaudah aku boleh mandi duluan kan?" ucap Shella melontarkan pertanyaan.
"Iya boleh honey, kamu duluan aja soalnya aku masih agak capek nih!" ucap Devano tersenyum mengangguk lalu merebahkan tubuhnya di samping Shella dan mengambil nafas panjang.
"Kamu terlalu bersemangat sih tadi, padahal kata kamu dokter bolehin asalkan jangan kasar-kasar eh tapi kamu malah kayak gitu..." ujar Shella.
"Hehe itu belum terlalu kasar honey masih dalam batas wajar, kalau nanti setelah anak kita lahir aku bisa lakuin yang lebih dari itu dan kamu bakal aku bikin ngos-ngosan sampe gak bisa jalan!" ujar Devano mencolek hidung Shella.
"Ish ngaco! Udah ah aku mandi dulu, oh ya kamu mau sarapan apa mas nanti?" ujar Shella bangkit mengambil pakaian dalamnya lalu memakainya kembali di hadapan suaminya.
"Apa aja honey yang menurut kamu enak, apapun buatan kamu pasti aku makan kok!" ucap Devano.
__ADS_1
"Oke, tapi kayaknya bi Yani yang masak deh mas bukan aku karena kan aku aja bangunnya kesiangan terus kamu malah ajak main kuda-kudaan.." ujar Shella.
"Ahaha ya abisnya kamu menggoda banget sih, sebagai laki-laki normal kan aku kepancing honey! Tapi gapapa kok walau bukan kamu yang masak, asal kamu ada buat nemenin aku sarapan!" ucap Devano bangkit merangkul istrinya dan memberi banyak kecupan di pipi Shella.
"Iya nanti kita sarapan bareng mas, tapi aku mandi dulu kamu juga mending mandi lagi kan kita abis begituan jadi harus mandi..!!" ucap Shella.
"Hooh honey, eh gimana kalo kita mandi bareng aja biar cepet?" ujar Devano menaik-turunkan alisnya menggoda Shella.
"Ish enggak ah, nanti yang ada bukannya mandi kamu malah minta begituan lagi... aku gak kuat mas kalo harus main lagi, nanti malam aja ya!" ucap Shella cemberut.
"Hahaha iya honey iya gak mungkin juga aku ajak kamu main lagi, yaudah kamu duluan gih mandi nanti baru aku!" ucap Devano tertawa kecil.
Shella mengangguk pelan lalu beranjak dari kasurnya yang masih berantakan akibat permainan tadi, ia juga membawa pakaiannya ke kamar mandi dan mengambil handuk di dalam lemari.
Sementara Devano kembali merebahkan tubuhnya dengan menggunakan tangannya sebagai bantalan walau sudah ada bantal juga sebenarnya.
Tak lama kemudian, ada telpon masuk dari ponselnya yang membuat Devano harus bangkit mengambil ponselnya dari atas meja.
📞"Maaf pak kalau saya mengganggu, tapi saya baru mendapat informasi tentang para calon investor yang akan menyuntikkan dana cukup besar di perusahaan bapak!" ucap Novi agak gemetar karena baru telponan aja udah dibentak sama Devano.
📞"Info apa yang kamu dapatkan Nov?" tanya Devano mulai serius setelah Novi mengatakan itu.
📞"Berkas-berkas yang sebelumnya mereka berikan dan juga informasi dari riwayat mereka ternyata semuanya palsu pak, karena setelah ditelusuri rupanya cap perusahaan yang ada di berkas itu adalah tiruan alias bukan asli! Saat saya searching tentang perusahaan yang mereka sebutkan, juga saya tidak mendapatkan nama-nama mereka disana!" jelas Novi.
📞"Jadi benar dugaan saya sebelumnya tentang mereka, kamu sekarang cari tau lagi siapa yang sudah merekomendasikan orang-orang itu! Lalu atur pertemuan antara mereka dengan saya kalau bisa agak siang sekitar pukul 10, karena tidak mungkin saya pergi sekarang..!!" ucap Devano.
📞"Baik pak akan segera saya urus, sekali lagi saya minta maaf karena sudah mengganggu bapak!" ucap Novi.
📞"Ya tidak apa-apa, saya justru harus berterima kasih pada kamu karena sudah berhasil menemukan informasi yang penting ini..!!" ucap Devano.
📞"Iya pak sama-sama, itu sudah tugas saya!" ucap Novi.
__ADS_1
Devano pun memutus telponnya, ia tampak geram dan mengepalkan satu tangannya.
"Siapapun dia, saya pastikan dia akan mendapatkan pelajaran yang setimpal atas perbuatannya! Berani-beraninya dia ingin menghancurkan perusahaan saya dengan mengirim investor palsu, kurang ajar dia...!!!" gumam Devano.
...•••...
Sementara itu, Laila tengah sarapan seorang diri di rumahnya karena memang kedua orangtuanya masih berada di kantor polisi dan Devano sedang menginap di rumah Jenar bersama istrinya.
"Huft, sepi banget rasanya rumah ini kalo gak ada papah mamah sama kak Vano! Baru terasa sekarang ketika gak ada kak Vano, padahal dulu gue sama dia sering banget ribut setiap ketemu! Eh malah sekarang gue mendadak kangen sama dia, mamah sama papah juga belum ada tanda-tanda bakal kembali dari kantor polisi.... padahal katanya mereka gak salah dalam kasus ini, tapi kok sampe sekarang mereka belum pulang juga ya?" ujar Laila cemberut sambil memakan roti sandwich di tangannya buatan ia sendiri karena memang Devano tak menyewa asisten rumah tangga lagi.
Tak lama kemudian, handphonenya berdering dan ternyata ada telpon masuk dari Sadam alias pacarnya yang beberapa hari ini selalu menemani dirinya disaat kesepian.
📞"Halo beb, pas banget kamu telpon aku sekarang! Aku lagi kesepian nih di rumah soalnya kak Vano nginep di rumah Shella, terus papah mamah aku masih belum balik.... kamu bisa gak kesini terus kita jalan-jalan berdua??" ujar Laila yang langsung tersenyum saat mengangkat telepon itu.
📞"Nah justru itu sayang, aku telpon kamu karena mau ajak kamu jalan bareng! Kebetulan aku hari ini juga gak ada matkul soalnya dosennya sakit tadi baru ngabarin, tapi kira-kira enaknya kita pergi kemana ya beb? Kalo cuma nonton atau keliling-keliling gak jelas kayaknya bosen deh..!!" ujar Sadam kebingungan harus mengajak Laila pergi kemana saat itu.
📞"Hmm... gimana kalo kita ke Dufan beb? Aku udah lama banget gak kesana tau, kita ajak juga Zara sama Yasmin bisa makin seru beb!" ujar Laila memberi usul.
📞"Boleh tuh, tapi kalo mereka gak mau gimana? Nanti dikiranya mereka cuma jadi nyamuk gitu, kan kita pasti bakal mesra-mesraan disana beb..." ujar Sadam senyum-senyum sendiri.
📞"Ahaha tenang aja beb, aku bilang sama mereka suruh ajak juga pasangannya masing-masing biar mereka gak ngerasa jadi nyamuk! Gimana kamu setuju gak beb?" ujar Laila.
📞"Oke setuju sayang, kalo gitu aku siap-siap dulu ya! Kamu juga jangan lupa langsung dandan yang cantik, soalnya kan kamu suka lama tuh kalo dandan begitu..." ujar Sadam.
📞"Ish mana ada, yaudah abis makan aku langsung mandi terus siap-siap kok..!! Aku juga harus hubungi mereka dulu kan, oh ya kamu kalo udah siap langsung aja kesini temenin aku!" ucap Laila.
📞"Iya siap sayang! Yaudah ya bye cantik, mmuuaachh...." ucap Sadam.
📞"Bye juga sayang..!!" ucap Laila.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...