
Sembilan puluh delapan...
Hari yang di tunggu oleh devan dan dini telah tiba, hari ini adalah hari pernikahan mereka, tampak keluarga vins sedang bersiap-siap untuk menghadiri pesta pernikahan tersebut...
"Gimana sayang, aku sudah tampan belum..." ucap stiven...
"Belum, kamu jelek..." ucap bella...
"Apa aku harus ganti baju..." ucap stiven...
"Tidak, kenapa kamu ingin terlihat tampan..." ucap bella...
"Ini pesta pernikahan devan, pasti banyak teman-teman yang berdatangan, aku tidak ingin kalah tampan dari mereka..." ucap stiven...
"Ingat sudah beristri..." ucap bella...
"Oowww ternyata istri ku cemburu..." ucap stiven...
"Tidak, aku tidak cemburu, sudahlah ayo kita keluar mereka pasti sudah menunggu..." ucap bella...
Stiven dan bella pun keluar dari kamar dan langsung menuju ke ruang keluraga, tampak yang lainnya sudah berkumpul menunggu kehadiran bella dan juga stiven...
"Hey jomblo, kau datang juga..." ucap stiven...
"Aku dengar kau menyebutkan kata itu lagi, akan ku sobekkan mulut mu..." ucap aldy...
"Santai dong..." ucap stiven...
"Bukan waktu nya untuk debat sekarang lebih baik kita berangkat..." ucap wijaya...
Mereka pun langsung berangkat ke tempat acara di laksanakan, hanya butuh waktu 30 menuju tempat itu...
Sesampai nya di tempat acara itu, mereka langsung naik keatas pelaminan untuk mengucapkan selamat dan foto bersama...
"Selamat van..." ucap bella...
"Terimakasih bell..." ucap devan...
"Dini... selamat ya..." ucap bella sambil memeluk dini...
"Iya bell, terimakasih..." ucap dini...
"Ya.. berkurang deh pegawai toko bellcake..." ucap bella...
"Hehehehe, kan masi ada tina bell..." ucap dini...
"Iya din, sekali lagi selamat, semoga cepat isi..." ucap bella...
"Si jomblo nika juga..." ucap stiven...
"Iya dong, emang kayak samping mu itu, kagak nika-nika..." ucap devan sambil melirik kearah aldy...
"Jangan bangunkan kakak ipar ku, dia sedang bersedih karena tinggal dia yang belum menikah..." ucap stiven sambil tertawa...
"Adik ipar kurang ngajar..." ucap aldy...
"Selamat van..." ucap aldy malas...
"Senyum dong, kagak seneng apa liat teman nya nika..." ucap devan...
"Kagak..." ucap aldy...
"Selamat ka..." ucap ariska...
"Pacar nya aldy ya..." ucap devan...
"Iya pacar ku, kenapa..." ucap aldy...
"Ku kira kau tidak normal..." ucap devan sambil cengengesan...
"Selamat devan, dini..." ucap iqbaal...
"Iya terimakasih..." ucap dini...
"Kuatkan van, nanti malam..." ucap iqbaal...
"Tentu ball, tunggu kabar baik nya aja..." ucap devan...
Setelah memberi selamat mereka pun berfoto riah, banyak gaya yang mereka peragakan. Setelah berfoto mereka turun dari atas pelaminan dan mencari tempat duduk untuk sekedar makan dan menikmati hiburan...
"Ariska nyanyi dong..." ucap bella...
"Enggak bell, malu..." ucap Ariska...
"Ayo dong, suara kamu kan bagus..." ucap bella...
__ADS_1
"Kamu bisa nyanyi..." ucap aldy...
"Sedikit..." ucap ariska...
"Cepat naik panggung aku ingin mendengar suara mu..." ucap aldy...
"Tapi aku malu..." ucap ariska...
"Kamu tau, aku suka wanita yang pintar bernyanyi..." ucap aldy...
"Baiklah aku akan naik..." ucap ariska dan berlajan mendekati panggung...
Sesampai nya di panggung ariska, mengambil mic dan mulai berbicara...
"Selamat siang semua nya, di sini saya akan menyayikan sebuah lagu untuk orang yang selama ini saya kejar..." ucap ariska...
Lirik
Jujur saja 'ku 'tak mampu
Hilangkan wajahmu di hatiku
Meski malam mengganggu
Hilangkan senyummu di mataku
'Ku sadari aku cinta padamu
Meski 'ku bukan yang pertama di hatimu
Tapi cintaku terbaik untukmu
Tapi cintaku yang terbaik
Jujur saja 'ku 'tak mampu
'Tuk pergi menjauh darimu
Meski hatiku ragu (uh...)
Kau 'tak di sampingku setiap waktu
'Ku sadari aku cinta padamu
Meski 'ku bukan yang pertama di hatimu
Tapi cintaku terbaik untukmu
Tapi cintaku yang terbaik...
Ariska menyanyikan lagu ini sambil menatap ke arah aldy, begitu pun sebaliknya aldy menatap ariska dengan senyuman di bibir nya...
Setelah ariska selesai bernyanyi ia turun dari panggung, dan berjalan menghampiri aldy dan yang lainnya...
"Wah calon menantu bunda pintar bernyanyi, sama seperti aldy..." ucap yasmin...
"Bunda jangan mulai deh..." ucap aldy...
"Bagaimana ka bagus tidak..." ucap ariska...
"Lumayan..." ucap aldy...
"Ko lumayan si..." ucap ariska...
"Dari pada ku bilang jelek..." ucap aldy...
"Iya juga ya, hehehe..." ucap ariska...
Mereka pun menikmati acara yang sedang berlangsung, setelah selesai acara mereka langsung kembali ke rumah...
"Capek..." ucap bella...
"Sini aku pijat..." ucap stiven...
Stiven pun memijat bella dengan telaten dan di iringi kejahilan nya...
"Jangan mas, geli..." ucap bella...
"Memohon la pada ku..." ucap stiven...
"Sayang, suami ku yang tampan gagah dan pintar, cukup aku geli..." ucap bella dengan memasang ekspresi seimut mungkin...
Tanpa aba-aba stiven langsung mengecup pipi bella, mereka berdua tidak sadar ada 2 pasang mata yang menyaksikan kan itu karena mereka sedang berada di ruang keluarga...
"Apa mereka berdua tidak melihat ada orang disini..." batin Ariska...
__ADS_1
"Apa kalian berdua tidak melihat kehadiran kami disini..." ucap aldy kesal....
"Mas lepas, ada orang disini..." ucap bella yang baru tersadar ada yang memperhatikan mereka...
"Hehehe... sorry..." ucap stiven dengan wajah tidak bersalah...
"Malam ini kita berkemah yuk..." ucap bella...
"Berkemah dimana sayang..." ucap stiven...
"Di halaman belakang rumah, sambil bakar-bakar jagung..." ucap bella...
"Itu ide yang bagus..." ucap aldy...
"Apa kamu setuju mas..." ucap bella...
"Aku si ngikut aja..." ucap stiven...
"Oke, sebaiknya kita mempersiapkan semua nya sekarang, ris ayo ikut aku..." ucap bella...
Mereka pun menyiapkan semua keperluan berkamah nanti malam, parah wanita bertugas menyiapkan makanan dan hal kecil lainnya dan parah pria mendirikan tenda...
Setelah semua di rasa sudah siap, mereka kembali ke kamar masing-masing untuk bersiap dan kembali berkumpul ke halamam belakang sambil membawa beberapa keperluan...
"Apa kita akan tidur di sini..." ucap viona...
"Iya, kita akan tidur disini pasti sangat menyenangkan..." ucap bella...
"Bal, coba nyalahkan api unggun itu..." ucap stiven...
Iqbaal pun menyalahkan api unggun tersebut, sementara yang lainnya membentang kan tiker dan meletakan beberapa makanan ringan yang aldy beli kemarin dan jangung untuk di bakar...
"Sudah..." ucap iqbaal...
Mereka pun berkumpul duduk di atas tikar, sambil memakan cemilan dan bercerita bersama...
"Ka bagaimana apa kakak akan kembali ke new york..." ucap bella...
"Tidak..." ucap Aldy...
"Aku dan aldy akan menggabungkan dua perusahaan kami untuk sementara waktu..." ucap stiven...
"Luar biasa kalau begitu, tapi apa hal tersebut tidak mengundang media masa..." ucap iqbaal...
"Kau benar bal, dua perusahaan besar menjadi satu pasti akan menggemparkan banyak media, kita harus segera mengantisipasi nya..." ucap aldy...
"Dan aku mau kau yang akan mengantisipasi itu, kau sudah perna mengantisipasi hal seperti itu..." ucap stiven...
"Baiklah, akan ku lakukan dengan senang hati..." ucap iqbaal...
"Sekarang kita bakar jagung yuk..." ucap ariska...
"Bagaimana cara bakar nya..." ucap viona...
"Kamu tidak tau dek..." ucap iqbaal...
"Tidak, ka stive tidak perna mengajari ku..." ucap viona...
"Jangan-jangan kamu juga tidak mengerti mas..." ucap bella...
"Iya... hehehe..." ucap stiven cengengesan...
"Pertama jagung nya kita tusuk, terus kita kasi mentega biar enak lalu bakar deh..." ucap ariska...
Mereka pun mengikuti apa yang di lakukan ariska, mereka tampak mengelilingi api unggun sambil memegang jagung di tangan mereka masing-masing...
"Ka, jangan dekat-dekat api bakar nya nanti gosong..." ucap bella...
Aldy pun mengangkat jagung nya dan benar yang di bilang bella, jagung aldy tampak gosong...
"Ya gosong..." ucap aldy...
"Ini ka, punya ku untuk kakak aja..." ucap ariska...
"Terus kamu..." ucap aldy...
"Aku masi kenyang, hitung-hitung untuk perpisahan kita..." ucap ariska...
"Kamu mau kemana..." ucap aldy...
"Besok waktu yang kakak berikan habis dan aku tidak ingin merepotkan keluarga ini terlalu banyak, aku harus pergi..." ucap ariska...
Aldy langsung terdiam, ada perasaan sedih ketika mendengar ariska ingin pergi dari rumah ini...
"Kita makan sama-sama..." ucap aldy tersenyum...
__ADS_1
Udah dulu ya...