
Rencana jahat...
Seketika publik di hebohkan dengan berita romantis nya ceo vins grub yang terkenal dingin, nama stiven dan bella manjadi perbincangan dimana-mana, bahkan dalam beberapa jam saja nama mereka trending satu di modia sosial...
Cika yang melihat berita tersebut langsung membanting hp milik nya...
"Ini enggak bisa di biarin, harus nya aku yang manjadi nyonya vins grub, bukan wanita itu..." ucap cika dengan emosi yang meledak-ledak...
"Tunggu aku sayang, kamu akan berada kemabali di sisi ku..." ucap cika...
Tak berbeda dengan cika, nia dan lia yang melihat berita itu di tv, merasa tak percaya, bagimana bisa wanita yang menjadi penebus hutang keluarga mereka kini menjadi nyonya di vins grub...
"Mah ini gak bisa di biar kan..." ucap nia...
"Iya nia, kita harus bergerak cepat, sebelum semua nya tertambat..." ucap lia...
"Iya mah, mamah benar.. kita harus bergerak lebih cepat lagi..." ucap nia...
Sementara itu bella dan stiven memutuskan untuk langsung pulang kerumah karena acara sudah selesai yang di antar langsung oleh asisten yang sangat luar biasa yaitu iqbaal...
"Apa kah kamu suka..." ucap stiven sambil memeluk bella...
"Aku sangat menyukai nya, terimakasih untuk semua nya..." ucap bella...
"Sudah ku bilang, ini tidak gratis..." ucap stiven...
"Dengan apa aku harus membayar nya..." ucap bella...
"Cukup dengan selalu berada disisih ku dan jangan pernah pergi dari hidupku..." ucap stiven...
"Untuk itu tidak perlu kamu minta, aku akan selalu berada di sisi mu..." ucap bella sambil mencium pipi stiven...
"Kamu sangat pandai menggoda ku..." ucap stiven...
"Aku tak menggoda mu, tapi kalau kamu aku bisa menggoda mu..." ucap bella sambil tersenyum...
Bella mulai melancarkan aksi nya, tangan kanan nya menyelinap masuk kedalam baju stiven dan mengelus dada serta perut stiven sementara itu tangan kiri nya mengelus paha stiven...
"Ampun sayang, jangan siksa aku..." ucap stiven...
Bella masi melancarkan aksi nya ia sengaja untuk mengerjai suami nya itu, stiven yang sudah tidak bisa mengendalikan diri nya langsung menindi tubub bella, ia berniat memulai permainannya...
"Ehemmmm...." ucap iqbaal yan sedang menyetir mobil...
Bella yang mendengar suara iqbaal langsung mendorong tubuh stiven dari atas tubuh nya...
"Mas, kamu apa-apaan si, malu sama asisten mu..." ucap bella...
"Kamu dulu yang mulai..." ucap stiven...
"Ko aku si..." ucao bella...
"Kan kamu dulu yang mulai menggoda ku..." ucap stiven...
"Berarti salah aku ya, yaudah nanti malam kamu gak dapet jatah..." ucap bella...
"Ko gitu si, sayang jangan gitu dong..." ucap stiven...
"Terserah..." ucap bella...
"Yaudah kami boleh nyentuh tubuh semau mu..." ucap stiven dan berniat melepaskan baju nya...
__ADS_1
"Kamu mau ngapai..." ucap bella...
"Buka baju, biar kamu bisa menyentuh seluruh nya..." ucap stiven...
"Stop, jangan kamu lanjutkan..." ucap bella...
"Terus aku harus apa dong..." ucap stiven...
"Kamu harus nurut dengan semua perintah ku..." ucap bella...
"Oke, aku setuju..." ucap stiven...
"Peluk..." ucap bella...
"Dengan senang hati..." ucap stiven dan langsung memeluk bella...
Iqbaal yang melihat tingkah kedua majikan nya hanya bisa mengelus dada...
"Sabar bal, nanti kamu juga akan merasakannya..." batin iqbaal...
3 jam berlalu mereka telah sampai di rumah, setelah mengatakan stiven dan bella, iqbaal langsung pulang ke apertem milik nya...
"Mah... mereka sudah pulang..." ucap viona...
"Wah, anak mamah hebat ya, udah buat media sosial trending..." ucap indah...
"Maksudnya mah..." ucap bella...
"Kamu liat aja sendiri, liat semua media sosial isi nya kalian semua..." ucap indah...
"Mas, foto dan vidio kita tadi berada dimana-mana..." ucap bella...
"Tidak masalah kau bilang stive, bella akan jadi incaran media masa, pasti dia tidak akan bebas kemana-mana..." ucap indah...
"Ya sudah dia dirumah saja..." ucap stiven...
"Mas, terus toko ku gimana..." ucap bella...
"Tenang sayang, kalau kamu mau pergi kamu akan di kawal oleh beberapa pejaga..." ucap stiven...
"Apa itu tidak berlebihan..." ucap bella...
"Tidak sayang, sekarang kita harus kekamar..." ucap stiven...
Sesampainya di kamar mereka memilih untuk merebahkan tubuh mereka di kasur untuk melepas lelah...
"Sayang, aku mau..." ucap stiven...
"Tidak mas, nanti malam ya..." ucap bella...
"Sekarang sayang..." ucap stiven...
"Oke sekarang tapi nanti malam dan besok tidak dapat..." ucap bella...
"Baiklah, nanti malam saja..." ucap stiven...
"Tut... tut... tut..." Suara hp bella berbunyi...
"Hallo ka..." ucap nia...
"Iya ada apa..." ucap bella...
__ADS_1
"Bisahkah besok siang kita bertemu..." ucap bella...
"Tidak bisa aku sibuk..." ucap bella...
"Ayolah ka, aku ingin membahas tentang papah..." ucap nia...
"Ada apa dengan papah..." ucap bella...
"Aku tidak bisa mejelaskannya disini, sebaik nya kita bertemu besok..." ucap nia...
"Dimana kita akan bertemu..." ucap bella...
"Neon kafe, jam 11 siang..." ucap nia...
"Baiklah..." ucap bella...
"Oke ka..." ucap nia dan memetuskan sambungan telfonnya...
"Ada apa..." ucap stiven...
"Besok aku akan bertemu nia..." ucap bella...
"Kamu yakin..." ucap stiven...
"Yakin mas, dia bilang ingin berbicara dengan papah..." ucap bella...
"Baiklah aku akan mengutus beberapa pengawal untuk menjaga mu..." ucap bella...
"Iya mas..." ucap bella...
"Sekarang boleh..." ucap stiven...
"Boleh, tapi aku tak ingin lelah..." ucap bella...
"Tenang sayang, aku yang akan bekerja keras, kamu hanya perlu menikmati nya..." ucap stiven...
"Silahkan..." ucap bella...
"Stiven pun melancarkan aksi nya, dan bella hanya menikmati permainan dari stiven...
"Kamu luar biasa sayang..." ucap bella...
"Cepat berkembang dan mejadi penurus ku..." ucap stiven sambil mengelus perut bella yang rata...
"Seperti nya kamu harua bekerja keras sayang..." ucap bella...
"Dengan senang hati..." ucap stiven...
Sementara itu di kediaman mahendra...
"Bagaimana nia..." ucap lia...
"Sukses mah..." ucap nia...
"Bagus, kita jalanankan rencana kita sayang..." ucap lia...
"Dengan senang hati mah..." ucap nia...
Terimakasih sudah mampir...
Untuk visual author ngambil artis dari korea ya...
__ADS_1