Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 26


__ADS_3

"Kenapa kau menyanyi kan lagu itu Calvin. Sudah ada Nila di sisi mu." Batin Amanda.


"Kenapa aku menyanyi kan lagu itu, tidak ini salah." Ucap Calvin.


Calvin kembali bermain pinao dan menyanyi kan lagu lainnya.


Lirik


Pagi hari menyapa dengan indah


Ku tersenyum melihat kau masih lelah


Sudah dengan berbagai cara


Agar tak terlewatkan hari yang indah


Banyak hal yang tlah kita lewati


Di setiap harinya


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Kan ku jaga cinta ini


Sudah dengan berbagai cara


Agar tak terlewatkan hari yang indah


Banyak hal yang tlah kita lewati


Di setiap harinya


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Kan ku jaga cinta ini

__ADS_1


Kita di pertemukan oleh cinta


Kita tak saling ingkar janji


Kita saling melengkapi


Hingga tua nanti


Oh


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Kan ku jaga cinta ini


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Kan ku jaga cinta ini


Amanda yang tadi berniat menghampiri Calvin tidak jadi karena mendengar lagu ini. Ia yakin lagu itu di tunjukkan untuk Nila. Dan lagu sebelum nya hanya kesalahan yang tidak sengaja di lakukan Calvin.


"Sayang." Alka memeluk Amanda dari belakang.


"Hmmm iya ada apa." Tanya Amanda.


"Kamu sedang melihat Calvin bernyanyi, apa kamu masih ada rasa pada Calvin."


"Tidak sayang, aku. hanya mendengar dia bernyanyi, lirik lagu nya pasti di tunjukkan untuk istri nya Nila." Ucap Amanda.


"Kak." Nila berjalan menghampiri Calvin, sebenarnya saat Calvin pergi dari ranjang Nila mengetahui nya dan pergi mengikuti suami nya diam-diam. Lagu pertama membuat hati nya terasa sakit karena ia tau lagu itu di tunjukkan untuk siapa. Tetapi saat Calvin menyayikan lagu ke dua hati nya terasa bahagia ia merasa lagu itu di tunjukkan untuk diri nya.


"Nila, kamu sudah bangun." Tanya Calvin.


"Sudah, aku mendengar lagu yang kakak nyanyikan. Apa lagu yang pertama untuk kak Amanda? "


"Tidak, aku hanya salah menyanyi kan lagu, dan kamu tau lagu kedua yang ku nyanyikan untuk siapa." Calvin menarik Nila dan menaikkan Nila ke atas piano.

__ADS_1


"Siapa kak." Tanya Nila.


Calvin mendekati bibir Nila dan mencium nya dengan lembut, Nila mulai mengalungkan tangan nya ke atas leher Calvin lalu membalas ciuman itu.


Amanda yang melihat itu sontak menutup mata nya. Alka mendekati bibir Amanda dan juga mencium bibir Amanda. Amanda yang merasakan bibir Alka mulai membuka mulut nya, dan membalas ciuman dari Alka.


"Nila, lagu ini untuk ku, terimakasih telah ada dalam hidup ku, kamu membuat hidup ku lebih berwarna lagi." Ucap Calvin.


"Sama-sama kak." Nila memeluk Calvin dengan erat.


Berbeda dengan Alka dan Amanda yang sudah pindah ke dalam kamar karena mereka akan melakukan hal lebih.


"Mau jalan-jalan." Tanya Calvin.


"Kemana kak? "


"Pantai, sebentar lagi gelap bagus untuk melihat matahari tenggelam." Ucap Calvin.


Mereka berdua berjalan menuju pantai yang memang letak nya tidak jauh dari Vila. Awal nya mereka hanya berjalan berdampingan tanpa bergandengan tangan. Tapi tangan Calvin mulai berani menggandeng tangan Nila, perasaan Nila sangat senang saat Calvin menggandeng tangan nya.


"Kenapa, kamu tidak suka." Tanya Calvin.


"Tidak begitu, aku hanya kaget saja, aku senang kak." Jawab Nila.


"Senang, kau senang bersama ku."


"Tentu kak, siapa yang tidak senang berjalan-jalan dengan suami sendiri."


Mereka berdua berjalan menelusuri bibir pantai, pantai ini tampak sepi dari pengunjung yang membuat momen ini terasa lebih romantis.


Karena sebentar lagi matahari tenggelam Calvin mengambil tikar yang tersedia lalu membentangkannya untuk mereka berdua duduk.


Mereka duduk secara berdampingan sambil menatap matahari yang mau tenggelam. Calvin bergerak ke belakang tubuh Nila lalu memeluk Nila dengan erat. Kepala nya berada di atas pundak Nila agar tidak ketinggalan momen indah itu.


"Kak geli." Ucap Nila saat Calvin mulai mencium leher jenjang nya.


"Hmmm, kenapa wangi sekali Nila." Bibir Calvin mulai nakal menelusuri leher jenjang Nila. Nila menaikan kepala nya karena merasa kan geli sekaligus kenikmatan tiada tara.


"Hmmm." Nila membalik tubuh nya, agar Calvin menghentikan aksi nya.


"Ada apa, kamu mau lebih." Tanya Calvin.


"Tidak kak. Ini sangat menggelikan." Jawab Nila.


Tangan Calvin bergerak masuk ke dalam pakaian Nila. Ntah kenapa Calvin ingin sekali melakukan hal seperti tadi saat di rumah.


"Kak di Vila, jangan di pantai, dingin sekali." Ucap. Nila.

__ADS_1


"Sebentar saja." Calvin mencium bibir Nila, Nila gelagapan saat Calvin mencium nya secara mendadak.


Maaf sedikit author lagi sibuk sekali. Bye bye bsk..


__ADS_2