
Permintaan maaf...
Setelah kue yang di buat oleh iqbaal dan dini sudah matang, mereka langsung membawa nya menuju ruangan bella untuk memakannya...
"Seperti biasa, aku suka masakkan mu frend..." ucap bella...
"Iya sayang enak, apa kau tak ingin mencoba nya bal..." ucap stiven...
"Tidal tuan, saya sudah kenyang..." ucap iqbaal...
"Ayo la sedikit aja..." ucap bella...
"Baik nona..." ucap iqbaal dan mengambil sepotong kue untuk memakannya...
"Kali ini benar-benar enak..." batin iqbaal...
"Gimana enak kan..." ucap bella...
"Iya nona, sangat enak..." ucap iqbaal...
"Mas aku dengar perusahaan papa, sedang tertekan..." ucap bella...
"Dari mana kamu tau..." ucap stiven....
"Dari artikel di sosmed mas, bukan punya papa saja punya kiki juga di ambang kebangkrutan..." ucap bella...
"Biar lah sayang, mungkin ini karma buat mereka..." ucap stiven...
"Tapi aku gak tega mas, nanti kalau perusahaan papah bangkrut gimana..." ucap bella...
"Tut... tut... tut..." suara hp milik bella berbunyi...
"Hallo..." ucap bella...
"Hallo ka, apa kita bisa bertemu lagi..." ucap nia...
"Siapa sayang..." ucap stiven....
"Nia mas, dia mengajak ku bertemu..." ucap bella...
"Suruh dia datang kesini saja..." ucap stiven...
"Iya mas..." ucap bella...
"Hallo ka, bagaimana kau mau kan..." ucap nia...
"Iya kau bisa datang ke bellcake, nanti aku kirim alamat nya..." ucap bella...
"Baik ka, terimakasih..." ucap nia dan mematikan sambungan telfon...
"Kenapa kamu menyuruh nia untuk datang kesini..." ucap bella...
"Nanti kamu akan tau sendiri sayang..." ucap stiven....
30 menit berlalu nia dan lia telah sampai di toko milik bella...
"Ini toko milik bella..." ucap lia...
__ADS_1
"Iya mah, menurut berita yang beredar si begitu..." ucap nia...
"Sejak kapan dia memiliki toko ini..." ucap lia...
"Aku juga tidak tau mah, lebih baik kita cepat masuk..." ucap nia...
Mereka pun masuk kedalam toko tersebut, dini yang melihat kedatangan nia dan lia langsung membawa nya kedalam ruangan bella...
"Permisi buk..." ucap dini...
"Masuk..." ucap bella...
Mereka yang mendapatkan izin dari bella langsung masuk kedalam ruangan bella, nia dan lia yang melihat kehadiran stiven hanya bisa menelan air liur nya...
"Silahkan duduk..." ucap bella...
"Terimakasih ka..." ucap nia...
"Ada apa kalian ingin menemui istri ku, apa pelajaran yang ku berikan kurang..." ucap stiven dengan nada menekan...
"Ka.. kami hanya ingin meminta maaf pada kalian..." ucap lia...
"Maaf kan kami tuan, jangan buat perusahaan papah saya bangkrut. Kami tidak ingin hidup menderita..." ucap nia...
"Mas ada apa ini, jadi kamu yang menekan perusahaan papah..." ucap bella...
"Kamu tanya saja pada mereka apa yang telah mereka perbuat..." ucap stiven...
"Sebenarnya apa yang terjadi..." ucap bella...
"Ka aku minta maaf pada mu tolong maaf kan aku..." ucap nia...
"Sebenarnya saat kau di cium dan di peluk kiki saat berada di noen kafe itu adalah rencana ku dan mamah, kami iri dengan mu karena kau mendapatkan laki-laki yang sempurna dan kaya..." ucap nia sambil menunduk...
"Plakk..." tamparan mendarat di pipi nia...
"Bella apa yang kau lakukan..." teriak lia...
"Apa atau kau mau ku tampar juga..." teriak bella...
"Jaga ucappan mu aku ini ibu mu..." ucap lia dengan nada yang tinggi...
"Ibu, sejak kapan kau menganggap ku anak ha..." teriak bella...
"Plakk..." satu tamparan lagi mendarat di pipi lia...
"Ini belum seberapa dengan apa yang kalian lakukan pada ku..." ucap bella...
"Maaf ka..." ucap nia sambil memegang pipi nya yang perih...
"Kurang ajar..." teriak lia dan ingin menampar bella...
Sebelum tangan lia menyentuh pipi bella, stiven sudah terlebih dahulu menahannya dan mendorong lia...
"Sedikit saja kau sentu istri ku, ku pastikan tangan mu tidak berada di tempat nya lagi..." ucap stiven dengan nada yang tinggi...
"Ma..maaf..." ucap lia menunduk ketakutan..
__ADS_1
"Selama ini apa salah ku pada kalian, kalian mengambil ayah ku, kalian menjadikan ku pembantu, kalian menghasut ayah ku agar semakin benci pada ku, dan sekarang kalian ingin memisahkan ku dengan suami ku..." ucap bella sambil menangis...
"Maaf ka, kami tidak bermaksud seperti itu..." ucap nia...
"Tidak bermaksud kau bilang, ini pelajaran yang pantas untuk kalian..." ucap bella...
"Tolong maaf kan kami, kami tidak akan mengulangi nya lagi..." ucap lia...
"Maaf kan kamu tuan stiven..." ucap nia...
"Ini semua terserah pada istri ku, jika dia meminta untuk menyingkir kan kalian dengan mudah ku singkirkan kalian..." ucap stiven...
"Ka tolong maaf kan kami..." ucap nia...
"Tidak, sekarang pergi kalian dari sini, dan jangan perna menampakan diri kalian lagi dari hadapan ku..." ucap bella...
"Ka, aku mohon..." ucap nia...
"Tolong bell, maaf kan kami..." ucap lia...
"Apa kalian tidak mendengar ucappan istri ku, pergi sekarang juga, atau kalian akan merasakan akibat nya..." ucap stiven...
Nia dan lia yang mendengar ancaman dari stiven pun langsung segera keluar dari ruangan bella, mereka tidak ingin memperburuk keadaan...
"Sayang tenang kan diri mu, sebaik nya kamu aku antar pulang ya..." ucap stiven...
"Tapi kamu harus kembali ke kantor..." ucap bella...
"Aku akan mengantarkan mu pulang terlebih dahulu..." ucap stiven...
"Baiklah, ayo kita pulang..." ucap bella...
Mereka pun pergi meninggalkan toko untuk pulang kerumah, setelah mengantarkan bella pulang stiven kembali ke kantor karena ada pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan...
Sementara itu di kediaman mahendra...
"Bagiamana apa mereka memaafkan kalian..." ucap mahendra...
"Tidak pah, ka bella malah mengusir kami..." ucap nia...
"Dan juga menampar kami..." ucap lia...
"Kurang ngajar anak itu, sudah berani dia..." ucap mahendra...
"Sebaik nya kita temui mereka lagi nanti malam pah..." ucap nia...
"Baiklah nanti malam kita akan menemui nya lagi..." ucap mahendra...
"Tapi pah, kita tak akan mudah membujuk ka bella untuk memaafkan kami, tuan stiven selalu melindungi nya..." ucap nia...
"Ya itu karena kebodohan kalian, sudah ku bilang jangan buat masalah pada nya..." ucap mahendra...
"Kami tidak tau, kalau tuan stiven sangat mencintai ka bella..." ucap nia...
"Sudah la, nanti malam kita bahas lagi..." ucap lia...
Terimakasih sudah mampir...
__ADS_1
Author juga Punya pengumuman penting,
Author udah buat satu judul novel lagi yang berjudul Iqbaal & dara (bukan cunta biasa) dan Ex-(boy) frend.. jangan lupa mampir ya...