
Menjalankan rencana...
30 menit berlalu mereka telah sampai di rumah, indah yang melihat kedatangan viona langsung memeluknya begitu juga dengan wijaya...
"Bagaimana kabar mu sayang..." ucap indah...
"Baik mah..." ucap viona...
"Syukurlah kalau begitu..." ucap wijaya...
"Mah... kenapa kakak ipar ku begitu cantik..." ucap viona...
"Viona... jangan terlalu memuji ku nanti aku bisa terbang lo..." ucap bella....
"Apa yang kamu bawak bell..." ucap wijaya...
"Oh ini pah, kue dari toko bella, mari kita makan sama-sama..." ucap bella...
"Enak sekali ka, selain cantik kau juga pintar membuat kue..." ucap viona...
"Ah...kau terlalu sering memuji ku viona..." ucap bella...
"Stive, sepertinya kau perna membawa kue ini pulang..." ucap indah...
"Enggak mah, mamah salah kali, ya sudah stive naik ke kemar dulu..." ucap stiven...
"Mas aku ikut..." ucap bella...
Tanpa menjawab stiven melangkah kan kaki nya menuju kamar yang diikuti bella dari belakang, sementara itu di ruang keluarga wijaya,indah,viona dan juga iqbaal sedang menyusun rencana yang akan mereka jalankan malam ini...
__ADS_1
"Mamah yakin rencana ini bakalan berhasil..." ucap viona...
"Mamah yakin sekali..." ucap indah...
"Bal....sekarang tugas kamu cari obat yang saya maksud..." ucap indah...
"Bal... kamu cari saja untuk bella, stiven biar papah yang urus..." ucap wijaya...
"Baik tuan.. saya permisi..." ucap iqbaal...
"Kalau kamu sudah menemukan nya cepat beri pada kami..." ucap indah...
"Baik tuan..." ucap iqbaal...
Waktu makan malam telah tiba, telah banyak makanan yang tersaji di atas meja makan, tampak mereka telah berkumpul di ruang makan kecuali stiven dan juga bella...
"Sudah mah..." ucap viona...
"Bagus sebaliknya kamu panggil mereka turun..." ucap indah...
Viona bernjak menuju kamar stiven untuk memanggil mereka turun, sedangkan wijaya sedang mempersiapkan senjata rahasia nya...
"Mah, Tuang ini ke minuman stiven..." ucap wijaya...
"Apa ini pah, udah tuang aja beberapa tetes dan aduk sampai rata..." ucap wijaya...
Indah pun menuruti perintah suami nya itu, tak lama steven dan yang lainnya turun menuju meja makan...
"Malam mah..." ucap bella...
__ADS_1
"Malam sayang..." ucap indah...
"Mari kita makan nanti keburu dingin lo makanannya..." ucap wijaya...
Mereka pun makan dengan lahap di iringi canda dan tawa, sedari tadi tampak indah terus memeperhatikan gerak-gerik stiven dan bella...
Selesai makan mereka malanjutkan bercengkerama di ruang keluarga, stiven dan bella tiba-tiba merasa ada yang tidak beres dengan tubuh mereka...
"Malam ini ko terasa lebih panas ya..." ucap stiven...
"Enggak ah stive perasaan kamu saja..." ucap indah...
"Mah bella ke kamar dulu ya..." ucap bella dan langsung berlari menuju kamar...
"Stive juga kekamar mah..." ucap stiven...
Didalam kamar tampak bella bingung dengan keadaan tubuh nya...
"Kenapa dengan tubuh ku, jantung ku terasa lebih cepat berdetak dan badan ku terasa lebih panas, lebih baik aku mandi..." ucap bella dan langsung langsung berlari kekamar mandi...
Stiven yang sudah sampai di dalam kamar nya langsung merebahkan badanya ke atas kasur dan menyalakan ac dengan suhu renda...
"Ah... kenapa dengan badan ku, jantung ku berdetak lebih cepat dan badan ku terasa panas, sebaik baik aku mandi..." ucap stiven...
Stiven beranjak dari kasur nya dan langsung masuk kedalam kamar mandi, Di dalam stiven melihat bella yang sedang mandi tanpa memakai sehelai benang pun, ia mendekati bella dan langsung memeluk nya...
Dan terjadi lah sesuatu hal yang orang tua mereka inginkan.
Maaf ya. ini udah di revisi.
__ADS_1