
Dua laki-laki penakut...
"Ya sudah kalau begitu..." ucap bella...
Mereka pun langsung pergi untuk membeli tiket, setelah membeli tiket mereka langsung masuk kedalam bioskop. Tampak terlihat stiven dan aldy sudah menujukan aura ketakutan, mereka hanya diam menunggu film di putar...
"Semoga hantu nya tidak seram..." batin stiven...
"Kenapa aku jadi takut begini ya, itu hanya ada di film..." batin aldy...
Tak lama akhirnya film horor tersebut di putar, bella dan ariska tampak antusias menikamati film tersebut tetapi tidak dengan aldy dan stiven mereka hanya menutup mata tanpa memperdulikan film tersebut...
"Ka, ko di tutup mata nya..." ucap ariska...
"Tidak papa..." ucap aldy...
"Pasti dia takut..." ucap stiven dengan masi menutup mata nya...
"Dia apa kamu yang takut, buka tu mata..." ucap bella...
Stiven dan aldy pun membuka mata mereka secara perlahan, dan naas nya saat membuka mata mereka tiba-tiba hantu nya muncul di layar bisokop dengan wajah yang seram. Sontak membuat aldy dan stiven berteriak sambil berpelukan karena tempat duduk mereka bersebelahan...
"Aaaaahhhh..." teriak aldy dan stiven bersama...
"Kalian kenapa si, buat malu..." ucap bella kesal...
"Mbak kalau suami nya takut nonton horor jangan di paksa nonton dong, ganggu aja..." ucap salah satu pengunjung...
"Maaf mbak..." ucap bella...
"Kalian bedua membuat ku malu..." ucap bella...
"Hantu nya seram sekali..." ucap stiven...
"Dasar penakut..." ucap aldy yang masi berpelukan dengan stiven...
"Kakak ipar, kenapa kau memeluk ku jika kau berani..." ucap stiven...
"Aku hanya berusaha melindungi mu..." ucap aldy...
"Terserah kalian berdua, awas jangan sampai terulang lagi..." ucap bella....
Mereka pun melanjutkan menonton film tersebut, stiven dan aldy yang sudah merasa lebih tenang melepaskan pelukan mereka, mereka terlihat senang karena film tersebut sudah tidak ada adegan yang seram...
"Kalau begini mah, tidak ada seram-seram nya..." ucap stiven...
"Iya tidak seru..." ucap aldy....
"Tunggu saja sebentar lagi..." ucap ariska...
Aldy dan stiven tanpak menikmati film tersebut karena sudah tidak menampilkan adegan yang menyeramkan, dan adegan klimaks nya yang bella dan ariska tunggu pun tiba, adegan dimana semua hantu bermunculan tanpa henti...
Stiven dan aldy yang melihat itu langsung berteriak sekuat mungkin dan langsung berlari meninggalkan bella dan juga ariska...
"Aaaahhh...." teriak stiven dan aldy sambil berlari keluar...
"Kita bagaimana bell..." ucap ariska...
"Kita beri pelajaran dua laki-laki penakut itu..." ucap bella...
Sementara itu stiven dan aldy yang sudah berada di luar bioskop, langsung duduk di kursi yang tersedia di tempat itu...
"Aku tak akan perna menonton film horor itu lagi..." ucap stiven...
__ADS_1
"Aku juga, cukup hari saja..." ucap aldy...
"Kalian berdua membuat ku malu..." ucap bella dengan kesal...
"Ini semua salah aldy..." ucap stiven...
"Ko aku, bukan nya kau yang penakut..." ucap aldy...
"Kau lebih penakut dari ku, kau yang diluan lari tadi..." ucap stiven...
"Kenapa kau mengikuti ku..." ucap aldy...
"Diam, sekarang kita pulang..." ucap bella...
"Iya..." ucap aldy dan stiven bersama...
Mereka pun langsung keluar dari mall tersebut dan menuju ke rumah, karena bella sudah sangat kesal, di perjalan stiven dan aldy hanya terdiam mereka takut membuat singa yang sedang kesal akan mengamuk...
"Aku turun di depan saja..." ucap ariska...
"Tidak, kau ikut dengan ku pulang ke rumah..." ucap bella...
"Tapi bell, aku sudah terlalu banyak merepotkan mu..." ucap ariska...
"Plise untuk satu minggu ini saja..." ucap bella...
Ariska pun bingung, dia sudah terlalu banyak merepotkan keluarga bella, tapi dia juga mempunyai misi untuk mendapatkan hati aldy sebelum waktu yang di berikan aldy habis, ariska perlahan melihat kearah aldy yang sedang fokus menyetir untuk melihat respon aldy saat bella memintanya untuk tinggal nya...
"Jangan pedulikan dia..." ucap bella...
"Iya bell.. aku mau..." ucap ariska...
"Terimakasih..." ucap bella...
"Kalian sudah pulang..." ucap viona yang sedang duduk di sofa bersama iqbaal...
"Sudah, romantis nya kalian berdua, yang satu cantik pintar yang satu tampan dan pemberani lagi..." ucap bella sambil melirik ke arah stiven...
"Aku juga pemberani..." ucap stiven...
"Pemberani ko lari nonton film horor..." ucap bella...
"Suami mu memang penakut dek..." ucap aldy...
"Sama dengan mu..." ucap bella...
"Satu kosong..." ucap iqbaal yang memperhatikan perdebatan seru ini...
"Sekarang kalian berdua tidur bersama, aku ingin tidur bersama ariska..." ucap bella dan menarik tangan ariska menuju kamar nya...
"Ini semua salah mu..." ucap stiven...
"Kau memang penakut stiven vins..." ucap aldy...
"Terserah mu..." ucap stiven dan pergi menuju kamar...
"Hey, kenapa kau menuju kamar ku..." ucap. aldy...
"Apa kau tidak dengar singa sedang ngambek..." ucap stiven...
"Tidak boleh..." ucap aldy dan mengejar stiven...
Viona dan juga iqbaal yang melihat itu hanya tertawa, menurut mereka perdebatan itu seperti tontonan yang sangat sayang jika di lewatkan...
__ADS_1
"Tidak terbayang ya ka, nanti kalau anak-anak kita berkumpul bersama seperti kita begini, pasti sangat menyenangkan..." ucap viona...
"Iya dek, kakak tidak sabar menantikan itu..." ucap iqbaal...
Sementara itu stiven dan aldy harus terpakasa tidur satu kamar karena singa betina sedang ngambek...
"Aku ingin nonton tv..." ucap stiven...
Saat stiven ingin mengambil remot, tiba-tiba ia melihat beberapa cd/kaset film dewasa...
"Woy mesum..." ucap stiven melemparkan cd/kaset tersebut ke aldy yang sedang berbaring di tempat tidur...
"Dari mana kau mendapat kan ini..." ucap aldy...
"Sekarang aku ngerti kenapa kau tidur selalu tidak memakai baju..." ucap stiven dan ikut merebahkan badan nya ke atas kasur...
"Kau salah paham, itu hanya kebiasaan ku sejak kecil..." ucap aldy...
"Setelah mungkin 18 tahun yang lalu kita baru bisa tidur seperti ini lagi..." ucap stiven sambil membayangkan masa kecil mereka...
"Iya, terakhir kita seperti ini saat ulang tahun mu..." ucap aldy...
"Hahaha, kau memberikan ku kado yang sangat menjijikan..." ucap stiven...
"Dimana kado itu sekarang..." ucap aldy...
"Apa kau lupa, kita membuang nya di sungai..." ucap stiven...
Saat mereka asik mengobrol tiba-tiba lampu kamar mereka mati, sontak membuat dua laki-laki penakut ini teriak sambil berpelukan...
"Aaaakkkkk...." teriak stiven dan juga aldy...
"Kenapa lampu nya mati..." ucap stiven...
"Apa kau tidak membayar listrik..." ucap aldy...
"Aku tidak miskin hingga tidak membayar listrik..." ucap stiven...
Sementara itu bella dan ariska sedang tertawa puas telah mengerjai dua laki-laki penakut itu...
"Apa ini tidak papa bell..." ucap arsika...
"Tidak, kau tenang aja..." ucap bella...
Mereka berdua pun kembali ke kamar sambil tertawa...
"Aku tidak bisa membayangkan wajah mereka berdua..." ucap bella...
"Wajah ka aldy pasti menjadi lebih imut dan tampan..." ucap ariska...
"Ris, bagaimana perkembangan mu dengan ka aldy..." ucap bella...
"Begitu la bell, dia memberi ku waktu..." ucap ariska...
"Waktu, maksudnya..." ucap bella...
"Iya dia memberi ku waktu untuk membuat nya jatuh cinta pada ku, dia sudah tau tentang perjanjian kita..." ucap ariska...
"Kamu pasti bisa ris..." ucap bella...
Segitu dulu ya....
Sekarang author lagi fokus ke ariska dan aldy ya..
__ADS_1