Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 97


__ADS_3

"Marvin." Nathan menggoyang tubuh Marvin agar Marvin bangun dari tidur nya.


"Marvin bangun hey, jika kau tidur duduk seperti itu tubuh mu akan sakit." Ucap Nathan.


"Hmmm, ada apa. Kau sudah bangun." Marvin mendekatkan tangan nya pada dahi Nathan.


"Eh apa yang kau lakukan." Tanya Nathan.


"Sudah tidak panas, kau sudah sembuh." Ucap Marvin yang sebenarnya masih sangat mengantuk karena hampir semalaman ia menjaga Nathan.


"Aku sudah baik-baik saja, terimakasih." Kata Nathan.


"Hmmm ya ya iya, aku ngantuk." Ucap Marvin sambil menidurkan tubuh nya kembali.


"Terimakasih Marvin, kau sangat baik pada ku, aku ingin berteman dengan mu, aku tidak akan mempermasalahkan apapun lagi." Kata Nathan.


Marvin yang sudah kembali tidur tidak mendengar perkataan Nathan. Nathan yang menyadari itu sangat kesal pada Marvin, ia langsung menarik kembali perkataan nya tadi.


Nathan yang juga masih mengantuk memilih untuk tidur kembali. Rasa nya ia seperti memiliki seorang kakak yang memang selama ini ia inginkan. Tetapi apa boleh buat diri nya anak pertama.


"Kak Marvin." Ucap Nathan sambil menahan tawa nya.


"Bagaimana sayang, apa sudah ada hasil nya." Tanya Citra.


"Sebentar lagi sayang, nanti mereka akan mengantarkan nya, sudah aku sangat yakin jika dia memang anak kita." Jawab Vino.


"Aku juga sangat yakin, kamu tau kemarin dia sempat pergi meninggalkan ku di mall sendiri." Kata Citra.


"Apa, bagaimana bisa sayang." Tanya Vino.


"Aku tidak tau dia kemana, dia izin pada ku untuk pergi ke suatu tempat, dia bilang hanya tiga puluh menit. Tapi ada kebohongan di mata nya aku yakin saat itu ia ingin pergi meninggalkan kita, kurang lebih tiga jam aku menunggu nya dan akhirnya dia kembali sambil menangis meminta maaf pada ku."


"Dia tidak akan bisa pergi dari kita sayang, percaya itu, aku ingin memperbaiki kehidupan nya. Kamu tau dia sudah tidak perjaka lagi." Ucap Vino.


"Maksudnya sayang dia sudah melakukan hubungan suami istri di usia nya yang masih sangat muda."

__ADS_1


"Seperti nya begitu, dia pernah berkata seperti itu pada ku, aku takut dia seorang hiper sex, dia masih mudah jika dia seperti itu terus menerus itu akan menghancurkan kehidupan nya." Ucap Vino.


"Kamu ayah nya kamu pasti bisa merubah nya menjadi lebih baik." Kata Citra.


"Kamu sudah sangat yakin aku ayah nya, hahaha aku juga sudah yakin dia anak ku, sifat ku dengannya juga sangat mirip."


"Tapi bagaimana dengan Nathan, Nathan sangat tidak menyukai Marvin pasti rasa cemburu nya sangat besar ketika tau Marvin juga anak kita." Tanya Citra.


"Dia harus menerima nya sayang, dia tidak boleh egois. Aku juga tidak akan pilih kasih pada siapapun, walaupun Marvin anak ku, Nathan tetap yang akan menggantikan ku. Dia sudah berjuang untuk mendapatkan posisi itu dan aku harus menghargai perjuangan nya." Jawab Vino.


"Bagaimana dengan Marvin mereka sama-sama memiliki hak."


"Marvin, yang paling utama aku harus membuat nya menjadi lebih baik lagi setelah itu baru lah aku pikirkan posisi apa yang cocok untuk nya, di Vins grup masih banyak posisi untuk nya." Kata Vino.


"Aku harap semua keputusan mu dapat di terima oleh mereka, karena aku yakin ini yang terbaik untuk mereka semua." Ucap Citra.


Mereka semua sedang berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi, semua hadir kecuali Nathan dan juga Marvin yang masih tertidur dengan lelap.


"Tadi malam mati lampu." Ucap Alka.


"Iya aku sangat kesal tapi seru, bagaimana kau tau jika tadi malam mati lampu." Tanya Calvin.


"Hehehe maaf yah, ayah kita sama-sama pria normal." Kata Calvin.


"Berarti kita sama Calvin, tadi malam ehem dan tiba-tiba mati lampu." Ucap Alka.


"Kalian sudah jangan bahas ranjang di meja makan." Ujar Andy.


"Dimana Nathan dan Marvin." Tanya Amanda.


"Mereka selalu bertengkar tetapi juga selalu kompak." Kata Alka.


"Iya aku tidak tau, kenapa Nathan tidak suka pada Marvin, padahal seperti nya Marvin orang yang baik." Ucap Calvin.


Calvin sangat teliti dalam menilai seseorang, jika diri nya sudah berkata baik berarti orang itu memang baik, seperti kasus Tiara Calvin sama sekali tidak suka pada Tiara dan benar saja Tiara bukan orang yang baik.

__ADS_1


Note : Karena pendapat novel ini hampir unlimited, maka bulan Mei Novel ini terakhir di tulis di sini. Bisa jadi author pindah.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..


.


..


.


.


.

__ADS_1


.


Tapi bukan pindah lapak, Alias membuat Novel baru untuk melanjutkan cerita ini.


__ADS_2