
Berangkat ke jepang...
Hari yang di tunggu telah tiba, hari keberangkatan stiven menuju jepang, mereka sudah mempersiapkan semua nya sejak malam tadi, sekarang mereka siap untuk berangkat, bella dan stiven sudah berada di bandara yang diantar langsung oleh iqbaal...
"Frend, aku titip masalah toko dengan mu ya, aku sudah memerintahkan dini untuk membantu mu..." ucap bella...
"Untuk itu anda tenang saja nona, saya tidak akan mengecewakan anda..." ucap iqbaal...
"Jangan toko bella saja yang kau urus, kantor jangan kau lupakan..." ucap stiven...
"Baik tuan, anda tidak perlu risau, saya akan mengurus semua nya dengan baik..." ucap iqbaal...
"Ya sudah kami berangkat..." ucap bella...
"Hati-hati nona tuan..." ucap iqbaal...
"Tentu, mari sayang..." ucap stiven menggandeng tangan bella...
Stiven dan bella telah masuk kedalam pesawat, tak lama pesawat pun lepas landas...
"Kamu tak takut..." ucap stiven...
"Sedikit... tapi aku harus terbiasa aku kan bukan penakut seperti mu..." ucap bella...
"Iya-iya kamu memang wanita ku yang paling pemberani..." ucap stiven...
"Begitu dong, berapa lama kita sampai jepang..." ucap bella...
"Mungkin sekitar 8 jam, kamu tidur saja, aku mau ngecek email perusahaan..." ucap stiven...
"Baiklah, aku juga kurang tidur malam tadi, gara-gara ulah mu..." ucap bella...
"Ko gara-gara aku..." ucap stiven...
"Kamu lupa tangan mu tak bisa lepas dari dada ku..." ucap bella...
"Ya sudah. lebih baik kamu tidur sekarang, nanti malam tangan ku juga akan memegang lagi..." ucap stiven...
"Terserah mu, aku mau tidur..." ucap bella...
"Selamat tidur sayang..." ucap stiven dan mengecup dari bella...
"Kamu juga jangan lupa tidur..." ucap bella...
"Baiklah, nanti aku akan menyusul mu dalam mimpi..." ucap stiven...
Bella pun mulai memejamkan mata nya dan tak butuh waktu lama ia pun tertidur, sementara itu stiven masi terlihat sibuk dengan pekerjaan nya yang ia pantau melalui hp, setelah selesai ia berniat untuk tidur...
__ADS_1
"Seperti nya aku sudah tergila-gila dengan mu bell, tapi apakah itu termasuk cinta, apa aku sudah mencintai mu, bagaimana dengan nya sampai sekarang aku tak tau, apakah dia masi hidup atau sudah meninggal... ucap stiven lalu memejamkan mata nya dan mulai tertidur...
Di dalam tidur bella, ia bermimpi buruk kalau stiven akan meninggalkan nya dan memilih hidup dengan wanita lain...
"Mas... kamu mau ninggali aku..." ucap bella...
"Maaf bell, tapi cinta ku bukan untuk mu..." ucap stiven...
"Mas jangan pergi..." ucap bella yang melihat stiven pergi dari hadapannya bersama wanita lain...
"Maaf bell, aku harus pergi..." ucap bella....
"Jangan pergi mas... teriak bella dan terbangun dari mimpi nya sambil menangis
Stiven yang mendengar bella teriak langsung terbangun dari tidur nya...
"Kamu kenapa bell..." ucap stiven...
"Aku bermimpi buruk..." ucap bella...
"Tenang la itu cuma mimpi..." ucap stiven...
"Mas kamu gak akan ninggali aku kan..." ucap bella...
"Kenapa tiba-tiba kamu bertanya seperti itu..." ucap stiven...
"Aku hanya ingin memastikan nya..." ucap bella...
"Aku harap begitu mas..." ucap bella...
"Sudah, sebentar lagi pesawat kita akan mendarat..." ucap stiven...
"Iya mas..." ucap bella...
Pesawat yang di tumpangi bella dan stiven akhirnya mendarat di kota tokyo jepang...
"Wah keren sekali tempat ini..." ucap bella...
"Maaf bell, kita jalan-jalan nya besok ya, sekarang kita ke hotel, terus aku langsung mau ke proyek..." ucap stiven...
"Iya mas, kita kan kesini ada pekerjaan bukan liburan..." ucap bella...
"Ya sudah sekarang kita ke hotel dulu..." ucap stiven...
Mereka pun berangkat menuju hotel menggunakan mobil yang sudah di siapkan iqbaal sebelum stiven sampai di jepang...
Sesampai nya di hotel mereka langsung masuk kedalam kamar yang terletak di lantai 45, lantai tertinggi di gedung ini...
__ADS_1
"Wow... keren sekali pemandangan nya..." ucap bella...
"Besok kita akan berkeliling di kota ini..." ucap stiven...
"Benar mas..." ucap bella...
"Iya sayang, kamu membawa pakain tebal kan, kalau tidak salah besok salju pertama akan turun..." ucap stiven...
"Iya mas, aku bawak ko, tidak sabar bertemu salju..." ucap bella...
"Ya sudah kamu istirahat disini aku langsung pergi ke proyek, mungkin aku pulang agak sedikit telat..." ucap stiven...
"Aku ikut mas..." ucap bella...
"Tidak kamu di sini saja, nanti kamu kecapean..." ucap stiven...
"Iya-iya aku disini..." ucap bella...
"Ya sudah aku berangkat..." ucap stiven...
"Hati-hati mas..." ucap bella...
"Iya sayang..." ucap stiven...
Stiven pun pergi meninggalkan hotel menuju proyek nya, sementara itu bella memilih untuk menonton drakor walaupun dia bukan berada di korea...
Waktu menunjukan jam 7 malam, bella terlihat masi asik dengan hp milik nya...
"Kenapa dia belum pulang, apa ku telpon saja dia..." ucap bella...
"Sepertinya aku perna menyimpan nomor kontak nya, apa ya.. oh iya beruang kutup selatan dan utara yang bersatu menjadi stiven..." ucap bella dan menghubungi nomor stiven...
"Hallo..." ucap stiven...
"Hallo mas..." ucap bella...
"Oh kamu sayang, iya ada apa..." ucap stiven...
"Jam berapa kamu pulang, kalau pulang bawakkan makanan ya, aku males keluar..." ucap bella...
"Sebentar lagi, iya nanti aku bawakkan makanan, udah dulu aku lagi sibuk..." ucap stiven...
"Iya mas, maaf mengganggu..." ucap bella dan memutuskan sambungan telfon...
Bella pun duduk di sofa untuk menunggu stiven pulang, 1 jam berlalu stiven masi juga belum menapakan diri nya, bella masi setia menunggu di sofa sambil memainkan hp milik nya...
3 jam berlalu stiven masih juga belum pulang, bella berniat untuk menghubungi stiven tetapi ia tidak ingin mengganggu suami nya, ia masi memilih setia menunggu stiven pulang walapun mata nya sudah sangat mengantuk dan tak lama ia pun tertidur....
__ADS_1
Terimakasih sudah mampir jangan lupa vote comen dan like..
Ini author kasi bonus karena tadi author telat up, nanti sore author juga up lagi ko...