Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 32


__ADS_3

Digigit nyamuk...


"Mau apa si mas..." ucap bella...


"Aku mau kamu sayang..." ucap stiven...


Sesampai nya di kamar stiven menarik bella keatas kasus hingga mereka berbaring berhadapan...


"Mas aku kan lagi ada tamu..." ucap bella...


"Sayang, sudah ku bilang tamu nya suruh tunggu di luar saja..." ucap stiven sambil membelai rambut bella...


"Kamu tampan tapi ko pikun ya mas..." ucap bella dan mencubit hidung stiven...


"Auuu... kamu nakal sayang, tapi kamu cinta kan..." ucap stiven...


"Enggak..." ucap bella...


"Kamu cinta kan..." ucap bella...


"Enggak..." ucap bella...


"Sayang... kamu ko gitu si..." ucap stiven...


"Mas udah dong, aku mau tidur..." ucap bella...


"Boleh, tapi tidur nya sambil peluk aku ya..." ucap stiven...


"Itu mah enak di kamu..." ucap bella...


"Tapi kamu nya mau kan..." ucap stiven...


Tanpa menjawab bella memeluk stiven, stiven yang mendapatkan pelukan langsung membalas nya, mereka pun tertidur dengan saling berpelukan...


Tampak di ruang keluarga, keluarga rempong sedang berkumpul membahas hal yang mungkin tidak penting...


"Mah kue nya ada orang nya kemana..." ucap wijaya...


"Papah kayak gak perna mudah aja..." ucap indah...


"Hahaha... iya juga ya mah... semoga kita cepet di berikan cucu..." ucap wijaya...


"Mah, pah, ngomongi apa si..." ucap viona...


"Kamu masi kecil sayang, lebih baik kamu cari pasangan biar cepet nika..." ucap indah...


"Males ah mah, viona masi pengen bebas..." ucap viona...


"Terserah kamu, untuk sekarang kamu mamah bebas kan dulu..." ucap indah...


"Uuuuu... makin sayang..." ucap viona...


Jam menunjukan pukul 7 malam, waktu makan malam telah tiba, tampak makannan sudah tersaji di meja makan...


Bella mulai terbangun dari tidur nya yang sangat nyaman karena kebelet pipis...


"Mas bangun... aku mau pipis lepaskan pelukannya..." ucap bella...


"Mas... bangun aku udah gak tahan..." ucap bella...

__ADS_1


"Sayang, kamu menganggu tidur ku..." ucap stiven yang mulai terbangun dari tidur nya...


"Mas aku mau pipis lepassin dulu...." ucap bella...


Mendengar bella yang ingin membuang air kecil stiven memiliki rencana untuk mandi bersama bella, stiven pun menggendong bella menuju kamar mandi...


"Mas kamu mau ngapai si..." ucap bella...


"Kata kamu, kamu mau pipis kita sekalian mandi sayang..." ucap stiven...


"Mas turuni..." ucap bellan...


"Enggak sayang, gak ada penolakan..." ucap stiven...


Sesampai nya di kamar mandi bella langsung pipis karena sudah tidak tahan...


"Kamu jorok sayang..." ucap stiven...


"Aku sudah gak tahan mas..." ucap bella yang sudah selesai pipis...


"Sekarang kita mandi sayang..." ucap stiven...


"Mas aku malu..." ucap bella...


"Aku sudah hafal setiap inci tubuh mu sayang, kamu gak perlu malu..." ucap stiven yang telah membuka seluruh pakaianya...


Setelah membuka pakianya ia kemudian juga membuka seluruh pakain bella, sekarang mereka berdua tanpa mengenakan sehelai benang pun...


"Kamu begitu menggoda sayang..." ucap stiven...


"Mas ingat ya, aku sedang..."


"Tu kamu tau..." ucap bella...


"Aku cuma ingin mandi bersama mu tidak lebih..." ucap stiven...


Mereka pun mandi bersama di iringi canda, tawa dan desahan, karena tak jarang stiven mencium leher bella hingga menimbulkan beberapa bekas kemerahan...


30 menit berlalu mereka telah selesai dengan kegiatan mandi bersama, selesai mandi mereka langsung memakai pakain dan turun ke bawah untuk makan malam...


Sementara itu di ruang makan keluarga rempong sedang asik memakan makanan mereka masing-masing tanpa menunggu pasangan fenomenal, karena mereka takut terulang kejadian seperti tadi pagi...


"Mah mereka ko belum turun juga ya..." ucap viona...


"Biarkan sayang, nanti kalau mereka sudah lelah, pasti turun juga kok, mamah gak mau kejadian tadi pagi terulang lagi..." ucap indah...


"Iyah mah, papah juga berfikir begitu..." ucap wijaya...


Tak lama pasangan yang sangat di nantikan kedatangannya menampakan diri nya...


"Malam semua..." ucap bella...


"Malam kakak ipar..." ucap viona...


"Kalian ko tidak menunggu kami..." ucap stiven...


"Stive kalian terlalu lama, kami sudah keburu laper..." ucap indah...


"Iya ka, kakak terlalu lama, sementang punya bini yang cantik begini..." ucap viona...

__ADS_1


"Kamu terlalu cerewet viona..." ucap stiven...


"Sudah-sudah sebaiknya kalian makan, pasti kalian sangat kelelahan..." ucap wijaya...


Mereka pun memakan makanan yang sudah tersedia di meja makan dengan lahap nya karena sudah sangat lapar....


Seperti biasa setelah makan malam usai mereka berkumpul di ruang keluarga..


"Ka... itu leher kenapa ko merah-merah begitu..." ucap viona...


"Ini... ehmmm anu.. di gigit nyamuk..." ucap bella...


"Nyamuk nya ganas ya bell, sampe banyak begitu..." ucap indah...


"Seperti nya rumah kita sarang nyamuk ya mah..." ucap wijaya...


Bella yang mengerti maksud dari perkataan mertuanya pun membalasnya, ia berniat memejokkan suaminnya...


"Iyah nyamuk nya ganas mah, sudah bella usir tapi dia nya gak mau pergi..." ucap bella sambil menatap ke arah stiven...


"Harus nya kamu pukul bell..." ucap indah...


"Bella kasian sama nyamuk nya mah..." ucap bella...


"Kalau mamah gak mamah kasi ampun bell..." ucap indah...


"Bella sayang sama tu nyamuk, gak tega mah kalau di pukul..." ucap bella...


"Kalian ngomongi apa si, nyamuk ko di sayang..." ucap viona...


"Viona ini urusan orang dewasa kamu belum cukup umur..." ucap wijaya...


Stiven yang merasa diri nya di pojokkan memilih kembali kakamar nya...


"Stive ke kamar dulu..." ucap stiven pargi menuju kamar nya....


"Ya bell, nyamuk nya pergi, susul gih kayak nya dia ngambek..." ucap indah...


"Iya mah, bella susul dulu, malam semua nya..."


Bella pun pergi meninggalkan ruang keluarga menuju kamar nya...


Di dalam kamar bella melihat stiven sedang berbaring di kasurnya...


"Mas kamu ko ninggali aku si..." ucap bella...


"Kamu nya resek si, aku di bilang nyamuk..." ucap stiven...


"Tapi aku rela ko di gigit nyamuk setiap hari, kalau digigit nyamuk nya kayak kamu..." ucap bella...


"Kamu serius..." ucap stiven...


"Ya enggak la mas, abis dong badan aku merah semua..." ucap bella...


"Kan kamu nya gitu, bell kita main game yuk..." ucap stiven...


"Game apa mas..." ucap bella...


Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote ya...

__ADS_1


__ADS_2