
Pertemuan yang tak sengaja...
Jam menunjukan pukul 12 malam stiven baru sampai di hotel dengan membawa makanan yang bella pesan, di dalam kamar stiven melihat bella tertidur di sofa dengan posisi duduk...
"Maaf telah membuat mu menunggu..." ucap stiven sambil mengelus wajah bella...
Sebenarnya stiven sudah pulang 3 jam yang lalu, tapi saat perjalanan menuju hotel, stiven terjebak macet karena ada nya kecelakaan lalulintas, belum lagi ia harus mencari makanan pesanan bella...
Bella yang merasakan ada tangan yang menyentuh wajah nya, ia pun terbangun dari tidur nya...
"Mas, kamu sudah pulang..." ucap bella...
"Sudah sayang, maaf telah membuat mu menunggu lama..." ucap stiven...
"Tidak papa mas, apa kamu membawa makanan aku sangat lapar..." ucap bella...
"Aku membawah nya, maaf pasti kamu sangat lapar..." ucap stiven...
"Ya sudah, mari kita makan..." ucap bella...
Stiven dan bella memakan makanan yang stiven bawak, bella makan sangat lahap karena sangat lapar, setelah makan mereka memutuskan untuk berbaring di kasur, sambil bercerita...
"Kenapa kamu pulang selarut ini..." ucap bella...
"Tadi pas perjalanan pulang aku terjebak macet, karena ada kecelakaan lalulintas..." ucap stiven...
"Pasti kamu sangat lelah, sebaik nya kamu tidur sekarang..." ucap bella sambil mengusap wajah stiven...
"Iya sayang..." ucap stiven dan mulai memejamkan matannya dan tak lama ia tertidur...
"Mas, kenapa aku takut sekali kehilangan mu, aku harap kita akan selalu bersama..." ucap bella sambil menahan air mata nya nya...
Bella pun memutuskan untuk tidur, ia meletakan wajah nya di dada bidang milik stiven...
Pagi hari telah tiba, sinar mentari telah menyinari bumi, memberi kehangatan untuk makhluk hidup yang ada di alam semesta ini...
"Sudah siap bell..." ucap stiven...
"Sudah mas..." ucap bella...
Stiven dan bella keluar dari hotel tempat mereka menginap, mereka memutuskan untuk pergi ke pusat perbelanjaan yang ada di kota tokyo...
Sesampainya di tempat tersebut bella dan stiven langsung mengelilingi tempat tersebut, untuk membeli sesuatu atau pun hanya sekedar melihat-lihatnya saja...
"Mas kalung itu sangat unik..." ucap bella...
__ADS_1
"Kamu mau..." ucap stiven...
"Mau mas, belikkan juga buat viona pasti dia suka..." ucap bella...
"Iya terserah kamu..." ucap stiven...
Setelah membayar nya, bella dan stiven kembali berjalan. mereka memutuskan masuk kedalam toko yang menjual berbagai macam barang...
"Mas, apakah kamu ingin memiliki barang couple dengan ku..." ucap bella...
"Tentu saja aku menginginkan nya..." ucap stiven...
Bella berjalan menuju rak yang berisi berbagai macam gelang yang sangat unik dikuti stiven di belakang nya...
Bella mengambil 1 pasang gelang, yang menurut nya sangat unik dan pas di gunakan untuk mereka berdua...
"Mas ini bagaimana..." ucap bella...
"Aku akan menerimah dan memakai barang apapun yang kamu berikkan..." ucap stiven...
Mereka pun membayar barang yang di pilih bella, setelah membayar nya mereka mulai berkeliling lagi...
Tak terasa hari mulai sore dan mereka memutuskan untuk makan di restoran yang berada di sekitar tempat itu...
"Ko tumben makannya sikit bell..." ucap stiven...
"Itu mah kesukaan kamu..." ucap stiven...
"Tu kamu tau mas, oh iya mas pinjam tangan kamu..." ucap bella...
"Untuk apa..." ucap stiven...
"Sudah minjam saja..." ucap bella...
Stiven mengangkat tangannya ke arah bella, bella pun mengambil gelang yang mereka beli tadi dan langsung memakaikan kannya ke tangan stiven...
"Kamu jaga gelang ini dengan baik, jika gelang ini terlepas, itu sebagai pertanda akan terjadi hal buruk salah satu di antara kita..." ucap bella...
"Sayang kamu ko ngomong nya gitu si..." ucap stiven...
"Sekarang aku akan memakainya juga..." ucap bella sambil mengeluarkan gelang yang sama dengan yang di pakai stiven...
"Biar aku yang akan memakaikannya..." ucap stiven dan mengambil gelang dari tangan stiven dan memakiaknnya ke tangan bella....
"Aku suka mas, apakah kamu juga suka..." ucap bella...
__ADS_1
"Kamu suka sudah pasti aku menyukai nya..." ucap stiven...
Selesai makan mereka kembali mengelilingi kota tokyo yang begitu indah saat malam hari tiba...
"Mas kenapa begitu indah..." ucap bella...
"Menurut ku ini biasa..." ucap stiven...
"Ko biasa si mas..." ucap bella...
"Ya karena tidak ada yang begituan indah selain diri mu, lagian mamah ku bernama indah jadi aku tak ingin terlalu banyak nama indah dalam hidup ku..." ucap stiven...
"Kamu aneh mas..." ucap bella...
"Tentu, aku jadi aneh saat bertemu dengan mu, tapi aku suka itu..." ucap stiven...
"Aku juga suka..." ucap bella...
"Suka apa..." ucap stiven...
"Suka sifat mu yang aneh..." ucap bella...
"Ya.. ku kira suka aku..." ucap bella...
"Itu mau nya kamu..." ucap bella...
Mereka kembali berjalan menerobos dingin nya kota tokyo, saat mereka sedang berjalan tiba-tiba ada seorang wanita memeluk stiven dari belakang...
"Aku kangen kamu..." ucap perempuan itu yang tak lain adakah cika...
Stiven yang menyadari ada sosok wanita yang memeluk nya dari belakang dan tak asing dengan suara nya langsung membalik badannya, begitu juga dengan bella...
Betapa terkejut nya stiven saat tau siapa yang memeluk nya tidak ada penolakan dari stiven saat cika memeluk nya, tapi stiven juga tidak membalas pulukkan dari cika...
"Ci.. cika..." ucap stiven...
Bella yang mendengar nama cika, tubuh nya langsung terasa begitu lemas, yang ia takutkan selama ini akhirnya terjadi juga...
"Aku rindu kamu..." ucap cika...
Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote ya...
Satu lagi author akan selalu menerima kritik dan saran dari kalian..
Siapa ni pendukung nya bella dan stiven tetap bersatu...
__ADS_1
Atau stiven dan bella berpisah....