
Dara...
Vins grub dalam masalah besar saham mereka sangat turun jatuh kebawah, adiwijaya grub juga mengalami dampak yang sangat besar samah mereka juga turun secara drastis, tetapi devan tidak menyerah walapun perusahaan yang baru di pimpinnnya dalam ambang ke bangkrutan hanya karena membantu temannya, ia tidak memepermasalahkan itu. Karena ia yakin bella dan viona pasti dapat menyelesaikan tugas nya dengan baik, sekarang giliran nya untuk menyelesaikan tugas nya dengan baik juga...
"Bagaimana apa ada perkembangan..." ucap devan dalam sambungan telfon...
"Apa, apa benar itu dia.. terus awasi orang itu..." ucap devan dan mematikan sambutan telfonnya...
Sementara itu indah dan yang lainnya masi setia menunggu kabar baik dari bella dan juga viona, Iqbaal yang kondisi nya mulai membaik sudah tidak perlu lagi duduk di kursi roda ia sudah bisa berjalan seperti biasa walapun kondisi belum sehat 100 %..
"Bella..." teriak stiven yang teebangun dari tudur nya...
"Ada apa stive..." ucap indah...
"Apa bella sudah kembali..." ucap stiven...
"Belum stive, pasti secepatnya bella akan kembali..." ucap indah...
"Aku bermimpi buruk mah, aku bermimpi bella meninggalkan ku..." ucap stiven...
"Itu hanya mimpi stive tidak mungkin bella meninggal kan mu, kamu tau betapa hancur nya bella saat tau dirimu mengalami kecelakaan, di hancur stive hancur..." ucap indah....
"Tapi mah aku takut..." ucap stiven...
"Stive kalau mamah boleh jujur, saat kecelakaan itu terjadi kamu sudah di vonis meninggal oleh dokter, kamu tau apa yang di lakukan bella saat kami sudah berputus asa, dia berlari menghampiri mu, dia memeluk mu, dia menumpahkan semua janji-janji yang perna kalian buat dulu, dan di memohon kepada mu untuk bisa hidup bersama nya dan anak-anak mu nanti. Ikatan kalian sangat kuat stive, kalian tidak akan perna terpisah stive..." ucap indah...
Stiven terdiam seketika saat mendengar dia sudah perna di vonis meninggal oleh dokter, ia tidak bisa membayangkan betapa hancur hati keluarga nya dan bella, ia hanya bisa menagis dalam diam nya...
Di kediaman aldy mereka tampak berkumpul di ruang keluarga untuk menunggu hasil tes dna antara yasmin dan juga bella, tak lama dokter ivan datang sambil membawa beberapa dokumen hasil dari tes tersebut...
"Selamat pagi semua nya..." ucap ivan...
"Pagi..." ucap mereka...
"Baiklah saya akan membaca kan hasil tes dna antara bunda dengan bella..." ucap ivan...
"Salahkan van..." ucap yasmin...
"Saya harap kalian dapat menerima apa pun hasil nya dengan lapang dada..." ucap ivan...
"Cepat bacakan..." ucap aldy...
"Hasil nya adalah...." ucap ivan sambil membuka dokumen tersebut...
"Apa..." ucap aldy yang tidak sabar dengan hasil tes tersebut...
"Negatif..." ucap ivan...
Yasmin yang mendengar itu langsung lemas, hati terasa hancur saat mendengar hasil tes dna tersebut, bella yang melihatnya langsung mengenggam tangan indah untuk memebrikan kenyamanan...
"Sudah ku bilang kan..." ucap aldy yang sebenarnya ada kekecewaan saat bella bukan adik kandung nya...
"PRANKKKK..." teriak ivan...
Mereka yang mendengar itu langsung menatap kearah ivan dengan sorotan mata yang tidak bisa di tebak...
"Apa maksud nya van..." ucap yasmin...
"Hasilnya positif, bella adalah dara anak bunda..." ucap ivan...
"Kamu serius van..." ucap yasmin...
"Iya bunda..." ucap ivan sambil memberikan hasil tes dna tersebut....
Yasmin dan bella pun membaca nya dengan telitih dan air mata mereka tak bisa terbendung saat melihat hasil tes tersebut...
"Positif..." ucap bella...
__ADS_1
"Kamu dara anak bunda..." ucap yasmin dan langsung memeluk bella...
Bella pun membalas pelukan dari yasmin sambil menagis, tak ada yang menyangka bawah ia masi memiliki keluarga kandung yang sangat menyayangi nya...
"Brukk..." satu pukulan mendarat di pipi ivan...
"Awww..." ucap ivan...
"Bisa-bisa nya hasil tes dna kau jadi kan prank..." ucap aldy...
"Sorry, biar dramatis gitu..." ucap ivan tanpa rasa bersalah...
"Aldy udah..." ucap yasmin...
Aldy pun mendekati bella lalu memeluk nya dengan erat, adik yang selama ini ia rindukan bisa berada di pelukannya...
"Dara..." ucap aldy sambil memeluk bella...
Bella pun membalas pelukan dari aldy, ia tidak menyangka bahawa aldy adalah kakak kandung nya...
"Bunda, aku punya satu permintaan..." ucap bella...
"Apa sayang..." ucap yasmin...
"Tetap panggil aku dengn nama bella ya..." ucap bella...
"Loh kenapa, bukannya kamu sudah terbukti adalah dara bukan bella..." ucap yasmin...
"Nama bella sudah melekat dengan ku dari kecil dan aku sangat nyaman dengan nama ini..." ucap bella...
"Baiklah, bunda setuju..." ucap yasmin...
"Terimakasih bun..." ucap bella...
"Iya sayang..." ucap yasmin...
"Berhenti memanggil ku tuan, aku kakak mu..." ucap aldy...
"Oh iya aku lupa, ka tolong bantu vins grub..." ucap bella...
"Tidak aku tidak mau..." ucap aldy....
"Aku mohon ka, demi adik mu..." ucap bella...
"Tidak bella, itu uruan stiven bukan urusan mu..." ucap aldy...
"Sepertinya kalian perlu waktu berdua, ayo viona bantu bunda ngambil cemilan..." ucap yasmin...
"Iy.. iya..." ucap viona...
"Ka stiven itu suami ku, atau jangan-jangan kakak tidak menyayangi ku..." ucap bella...
"Aku sangat menyayangi adik kecil ku ini, tapi kalau masalah vins grub aku tidak bisa..." ucap aldy...
"Ka aku mohon, aku tidak mungkin membirakan suami ku bangkrut..." ucap bella...
"Oke aku akan membantu vins grub tetapi kau harus..." ucap aldy...
"Apa ka..." ucap bella...
Aldy mendekati kuping bella dan membisikan sesuatu pada bella...
"Tidak, itu tidak mungkin..." ucap bella...
"Terserah dengan mu, kamu hanya ada dua pilihan itu..." ucap aldy...
"Tapi ka, aku sangat mencintanya, aku tidak sanggup ka..." ucap bella sambil menangis...
__ADS_1
"Simpan air mata mu bell, jangan berikan air mata mu pada laki-laki itu..." ucap aldy...
"Tapi ka, aku tidak bisa..." ucap bella...
"Kamu hanya punya waktu sedikit bell, aku dengar saham vins grub sudah sangat buruk kalau tidak cepat di tangani akan segara hancur..." ucap aldy...
Dengan berat hati akhirnya bella memilih...
"Baiklah aku pilih vins grub..." ucap bella sambil menangis...
"Maaf kan kakak bell, mungkin ini yang terbaik untuk mu..." ucap aldy...
"Ini bukan yang terbaik untuk aku ka, tapi untuk kakak, kakak sudah di butakan dengan kebencian..." ucap bella...
"Maaf bell, ini sudah kepeutusan kakak..." ucap aldy sambil memeluk bella....
"Yang lagi lepas kangen..." ucap yasmin...
"Hehehe iya bun..." ucap aldy...
"Bunda boleh bella bertanya..." ucap bella...
"Apa sayang..." ucap yasmin sambil duduk di samping bella...
"Dari kemarin bella tidak nampak ayah..." ucap bella...
"Ayah sudah tidak ada sayang..." ucap yasmin...
"Maksudnya bun..." ucap bella...
"Ayah sudah meninggal saat kecelakaan waktu itu..." ucap aldy...
"Kecelakaan..." ucap bella...
"Iya sayang, ayah dan kamu perna mengalami kecelakaan..." ucap yasmin...
"Ayah meninggal, mobil nya masuk kedalam sungai dan kamu tidak di temukan pada saat itu, kami fikir kamu telah hanyut kebawak arus sungai..." ucap aldy...
"Terus bagaimana bisa aku masi hidup..." ucap bella...
"Kami tidak tau, yang bisa menjelaskan smeua ini hanya orang tua angkat mu..." ucap yasmin...
"Mamah sudah meninggal hanya papah yang bisa menjelaskan semua ini..." ucap bella...
"Kita akan menemui nya..." ucap aldy...
"Tapi ka, kita harus ke indonesia terlebih dahulu..." ucap bella...
"Untuk apa..." ucap aldy....
"Kamu lupa dengan janji mu tadi..." ucap bella...
"Aku bisa melakukan nya dari sini..." ucap aldy...
"Aku juga ingin melihat suami ku ka..." ucap bella...
"Iya bunda juga ingin melihat stiven..." ucap yasmin...
"Bunda kenal..." ucap bella...
"Kenal dia teman kakak mu..." ucap yasmin...
"Dulu bun..." ucap aldy...
Terimakasih...
comen sebanyak mungkin, dan follow akun ig author andyabd92
__ADS_1