
Apa perasaan ku salah.
"An." ucap caitlin yang tidak percaya dengan apa yang ia dengar.
"Aku mencintaimu." ucap andy sekali lagi.
"Ini salah an." ucap caitlin.
"Salah, mencintai seseorang salah, dimana letak kesalahan ku." ucap andy.
Caitlin diam seketika, pernyataan cinta dari andy membuat nya terkejut, ia juga bingung letak kesalahan andy. Yang ia tau selama ini andy bersikap baik dan manis hanya karena mereka berdua sababat dekat.
"Apa aku salah mencintai sahabat ku sendiri, jika aku bisa memilih aku ingin rasa cinta ini hilang lin, aku takut dengan rasa cinta ini kamu akan meninggakan ku. Tapi semakin berusaha aku mengabaikan rasa cinta ini, semakin besar pulak aku mencintai mu." ucap andy.
"An." ucap citra.
"Apa kamu tidak ada sedikit pun rasa pada ku, setelah semua yang kita lalui bersama." tanya andy.
Citra hanya diam, ia menundukkan kepala nya, ia berusaha mengartikan rasa isi hati nya sekarang, tapi sama sekali ia masi belum bisa mengerti isi hati nya.
"Kamu ingat komitmen kita dulu, jika ada rasa cinta di antara kita. Maka orang yang memiliki rasa itu harus pergi menjauh, mungkin aku harus pergi menjauh dari mu loh, terimakasi telah memberikan rasa cinta ini." ucap andy dan pergi meninggalkan citra.
Andy kembali masuk kedalaman rumah itu, ia berniat mengambil barang nya yang tertinggal di dalam rumah.
"Oma oppa, andy pamit pulang dulu, ada urusan yang sangat mendadak." ucap andy.
"Loh kenapa bisa begitu." tanya indah.
"Kata ayah ada sedikit masalah dan andy harus berada di sana sekarang." jawab andy.
"Yasudah hati-hati ya." ucap indah.
"Ka, kenapa buru-buru si." ucap vira sambil memeluk andy.
__ADS_1
"Maaf vir, kakak titip caitlin ya jaga dia baik-baik. ucap andy.
Andy keluar dari rumah itu, saat keluar ia berpapasan dengan caitlin. Dengan berat hati ia meninggalkan caitlin tanpa berbicara lagi dengannya.
Caitlin masuk kedalam kamar nya, ia menangis di dalam kamar itu. "Ada apa dengan ku kenapa terasa sangat sakit ketika ia pergi dari meninggalkan ku." batin caitlin.
Rasa sakit di hati nya saat ini lebih sakit dari pada saat ia tau jika vino sudah menikah, Caitlin benar-benar bingung, ia tidak bisa membayang kan jika andy benar-benar akan meninggal kan nya.
Vira masuk kedalam kamar caitlin tanpa mengetuk pintu.
"Apa rasa nya sakit." ucap vira.
"Rasa sakit itu tidak seberapa bila di bandingkan dengan rasa sakit yang di rasakan ka andy selama ini lin. Apa kau sebodoh itu menyianyiakan orang yang selama ini selalu ada untuk mu." ucap vira.
"Tapi aku tidak mencintai nya vir." ujar caitlin.
"Bukan tidak, tapi kau belum mengerti perasaan mu selama ini, bercak merah di tubuh mu bukti kalau kau mencintai nya." ucap vira.
"Maksud mu." tanya caitlin.
Caitlin langsung teringat peristiwa kemarin malam, ia benar-benar menikmati sentuhan demi sentuhan yang di berikan andy pada nya. Ia juga bingung kenapa ia tidak menolak saat andy menyentuh tubuh nya, bahkan caitlin sempat kecewa saat andy menghentikan aktivitas nya.
Catlin diam beberapa saat, ia mengambil hp nya dan berlari keluar kamar nya ketika perasaan nya sudah benar-benar yakin. Ia langsung menuju ketempat yang seharus nya.
Di bandara andy sendang menunggu jam terbang pesawatnya, ia sengaja mematikan hp nya agar lebih tenang. Fikirannya melayang ntah kemana setelah menyatakan cinta nya yang telah lama ia pendam.
Setelah beberapa lama menunggu akhirnya pesawat yang akan ia naiki akan segera lepas landas. Dengan langka yang berat andy melangkah kaki nya.
"Andy." teriak seseorang dari arah belakang nya.
Andy yang nama nya di panggil ia langsung membalik badannya, betapa terkejut nya ia saat melihat kedatangan caitlin. Caitlin berlari dan langsung memeluk andy dengan sangat erat.
Andy tambah terkejut saat caitlin memeluk nya dengan erat, ingin rasa nya ia membalas pelukan itu terapi ia menahan nya.
__ADS_1
"Jangan pergi." ucap caitlin.
"Aaku harus pergi." ucap andy.
"Aku mencintaimu, sangat mencintai mu." ucap caitlin sambil menatap andy.
"Ha appa." ucap andy.
Caitlin menaikkan kaki nya dan mencium bibir andy sambil berkata. "aku mencintaimu an."
Andy langsung mencium bibir caitlin dengan lembut, hati nya benar-benar senang karena orang yang ia cintai tenyata juga mencintai nya.
Andy membatalkan kepulangannya, ia membawa caitlin keluar dari bandara dengan bergandengan tangan.
"Apa kamu akan tetap berada disini." tanya caitlin.
"Aku juga harus pulang, aku akan pulang bersama vino." jawab andy.
"Jadi kamu akan meninggal kan ku sendiri disini." ucap caitlin.
"Menikah dengan ku, dan kita akan selalu bersama." ucap andy sambil menatap caitlin.
"Menikah bukannya itu terlalu cepat untuk kita." ucap caitlin.
"Lebih cepat lebih baik sayang, aku sudah terlalu lama jauh dari mu, aku ingin kamu selalu bersama ku." ucap andy.
"Sayang." ucap caitlin.
"Iya, aku juga tidak tau sampai kapan bisa menahan nya." bisik andy.
"Ihh mesum." ucap caitlin kesal.
"Apa kamu mau menikah dengan ku." tanya andy.
__ADS_1
"Iya, aku mau." jawab caitlin sambil tersenyum.