Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 25


__ADS_3

Sesuai dengan keinginan mereka akhirnya mereka pergi untuk berlibur ke pantai. Mereka memilih pantai yang tidak terlalu jauh dari rumah, dan hanya akan menginap satu atau dua hari saja di Vila pribadi milik keluarga Vins.


Seperti biasa nya di dalam mobil hanya ada keheningan karena mereka semua fokus dengan pikiran mereka masing-masing. Calvin yang berfokus bagaimana cara melakukan seperti tadi tapi tidak menyakiti Nila, sebenarnya ia merasakan sesuatu yang luar biasa, belum pernah ia rasakan. Tapi karena Nila kesakitan dan menangis ia tidak tega untuk menerus kan nya.


"Hati ku terlalu lembut." Batin Calvin.


Tanpa aba-aba Calvin meletakkan kepala nya di atas pangkuan Nila. "Ada apa kak." Tanya Nila.


Calvin hanya menggelengkan kepala sambil memejamkan mata nya. Ia merasa sangat tidak bersemangat apa bila pergi bersama Amanda dan Alka.


Setelah kurang lebih 4 jam menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai juga, sebelum ke Vila mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu.


"Aku tidak bisa makan kepiting, udang, kerang." Kata Calvin.


"Sushi Bagaimana." Tanya Nila.


"Kamu tau makanan kesukaan ku." Jawab Calvin.


"Hmmm tidak hanya menebak saja, karena aku juga suka Sushi." Kata Nila.


"Iya aku mau Sushi yang banyak." Ucap Calvin.


Nila dan Amanda pergi untuk memesan makanan mereka, tertinggal hanya ada Alka dan Calvin hanya yang masih tidak akur padahal mereka berdua tau mereka sudah tidak ada masalah.


"Aww." Tiba-tiba kepala Calvin terasa sakit.


Awalnya Alka cuek dan tidak memperdulikan Calvin tapi rasa iba saat melihat Calvin kesakitan meruntuhkan pertahanan Alka.


"Minum lah, dan atur nafas mu." Ucap Alka.


"Air hangat." Tanya Calvin.


"Itu akan membuat mu sedikit rileks." Jawab Alka.


Calvin meminum air pemberian Calvin, setelah itu ia mulai mengatur nafas nya untuk menenangkan otak nya.


"Terimakasih." Ucap Calvin, walaupun ia masih tidak suka dengan Alka, Calvin tidak pernah lupa, mengatakan terimakasih jika Alka membantu nya.


Tak lama istri mereka berdua dua datang, bersama pelayan. yang membawa berbagai macam Sushi yang menggugah selera makan mereka.


"Selamat makan." Ucap Calvin dan langsung mengambil Sushi yang menurut nya terlihat enak.


"Kita makan Sushi." Tanya Alka.


"Iya sayang, tidak papa kan." Jawab Amanda.


"Kamu tau tidak aku tidak bisa makan makanan mentah." Ucap Alka yang mulai kesal, padahal ia dan Amanda sudah lama dekat tetapi Amanda melupakan apa yang tidak bisa ia makan.


"Eh maaf, aku akan memesan kan makanan lain." Ujar Amanda.


"Tidak perlu aku tidak lapar, kalian makan lah, aku akan menunggu di dalam mobil." Kata Alka dan pergi dari tempat itu.

__ADS_1


"Seperti nya dia marah pada ku." Batin Amanda.


Setelah selesai makan mereka kembali masuk ke dalam mobil dan langsung pergi ke Vila untuk beristirahat sejenak.


Nila dan Calvin mendapatkan kamar utama, yang sangat cocok untuk para pengantin baru bulan madu. Calvin membanting kasar tubuh nya ke atas kasur yang sangat empuk dan lembut.


Nila pun yang juga merasa lelah ikut berbaring di samping tubuh Calvin. Calvin yang menyadari itu menarik Nila dan memeluk nya.


Nila sudah mulai terbiasa di peluk Calvin, karena Calvin memang suka memeluk sesuatu ketika mau tidur.


"Sayang." Bisik Calvin.


"Sayang, kakak memanggil ku sayang." Tanya Nila.


"Bukan nya tadi aku juga memanggil mu sayang? "


"Aku tidak ingat, ada apa kak." Tanya Nila.


"Terimakasih telah mengerti aku, aku akan lebih berusaha mencintai mu." Ucap Calvin.


Jantung Nila berdetak sangat cepat, ia merasa kalau hati nya telah di curi oleh Calvin. Atau bisa di katakan Nila jatuh cinta terlebih dahulu ke pada Calvin.


"Semoga perasaan ini tidak salah." Batin Nila.


Sementara itu Alka masih mendiamkan Amanda, ia tidur membelakangi Amanda. Amanda yang merasa terabaikan memeluk Alka dari belakang.


"Anak mu ingin memeluk mu." Ucap Amanda.


Alka langsung luluh saat mendengar kata anak nya, mungkin karena anak itu yang membuat nya bisa bersatu dengan Amanda. Jika tidak ada anak itu Amanda pasti sudah menikah dengan Calvin.


"Maaf aku tadi benar-benar lupa." Jawab Amanda.


"Iya aku memaafkan mu." Alka memeluk Amanda.


Nila sudah tidur di dalam pelukan Calvin, tetapi Calvin tidak bisa tidur sama sekali. Calvin melepaskan pelukan itu secara perlahan dan mulai berjalan keluar kamar.


Calvin melihat piono, ia mendekati piono itu dan mulai bermain sambil menyanyi.


Lirik.


Sulit ku melangkah pergi


Bila kau masih di sini


Gagal diriku melupa


Tiap engkau menyapa


Aku masih menyayangimu


Aku masih cinta padamu

__ADS_1


Bila masih saja kita bertemu


Semakin susah hati ini untuk


Melupakanmu


Telah kuhapus fotomu


Dari bingkai di kamarku


Tapi masih ada wajahmu


Singgahi mimpi-mimpi


Aku masih menyayangimu


Dan aku masih cinta padamu


Bila masih saja kita bertemu


Semakin susah hati ini untuk


Tuk melupakanmu


Selalu


Kau buatku


Luluh dengan kata-katamu


Semakin kuhindari


Semakin aku ingin bertemu


Aku masih menyayangimu


Dan aku masih cinta padamu


Bila masih saja kita bertemu


Semakin susah hati untuk lupakanmu


Aku masih menyayangimu


Dan aku masih cinta padamu


Bila masih saja kita bertemu


Semakin susah hati ini untuk


Melupakanmu

__ADS_1


Tuk melupakanmu


Amanda yang sedang di dapur mendengar suara pinao dan orang bernyanyi, saat mencari sumber suara itu ia melihat Calvin yang bermain piona sambil bernyanyi dengan lagu yang sangat dalam arti nya.


__ADS_2