
"Alka, kau takut hantu tidak." Tanya Calvin.
"Tidak, kenapa kau bertanya seperti itu, kau takut hantu bukan." Tanya Balik Alka.
"Tidak, aku tidak takut hantu. Buat apa aku takut hantu, kita sedang bermusuhan jangan banyak bicara dengan ku." Jawab Calvin.
"Cih, kau sendiri yang mengajak ku berbicara, dasar aneh." Alka mendekati kulkas kecil yang berisi makanan.
"Kenapa gelap sekali, hukuman macam apa ini." Alka mengambil HP nya dan menghidupkan lampu flash.
"Alka, kau mau kemana." Calvin berjalan mendekati Alka.
"Aku hanya ingin mengambil makanan, ingat kita sedang bermusuhan tidak boleh banyak bicara." Alka membuka kulkas kecil itu dan mengambil makanan yang ia ingin kan.
Begitu juga dengan Calvin, walaupun tidak lapar ia ikut mengambil dari pada harus kembali lagi ke tempat yang gelap ini.
Mereka berdua kembali duduk di depan layar yang sangat besar, sedari tadi film sudah di putar tapi masih belum ada menunjukkan keseraman yang membuat Alka dan Calvin ketakutan.
"Halo An, bagaimana dengan dua menantu ku, mereka tidak bertengkar kan." Tanya Vino.
"Dia menantu mu mengacaukan kantor ku, saat ini mereka sedang aku beri hukuman." Jawab Andy.
"Ah sudah aku duga, buat mereka akur kembali. Jika ada apa-apa hubungi aku." Ucap Vino.
"Iya aku pasti akan membuat mereka berdua akur, aku sudah menyiapkan hukuman yang sesuai untuk mereka." Kata Andy.
"Ingat jangan sampai mereka terluka, mereka berdua menantu ku."
"Salah satu menantu mu adik ku bodoh." Andy langsung mematikan sambungan telepon tersebut.
Saat sedang asik-asik nya menikmati film tiba-tiba ada adegan 21+ yang membuat mereka berdua menelan air liur nya secara kasar, apalagi adegan tersebut sangat terlihat nyata.
__ADS_1
"Apa-apaan ini." Ucap Alka.
"Diam aku sedang mempelajari nya, jika kau menginginkan nya olahraga 5 jari sana di dalam. kamar mandi." Kata Calvin.
"Kau benar juga, lebih bagus aku mempelajari nya." Ucap Alka sambil memperhatikan adegan tersebut dengan sangat intens.
Tiba-tiba di tengah adegan tersebut, muncul hantu yang terlihat timbul dan keluar dari layar sontak Calvin dan Alka sangat terkejut. Calvin langsung melompat dan memeluk Alka karena ia benar-benar sangat takut.
"Ahhh junior ku kau tendang." Teriak Alka.
"Alka aku sangat takut." Calvin memeluk Alka dengan sangat erat.
"Iya aku juga takut, tapi lepas dulu. Junior ku terjepit sakit sekali." Ucap Alka.
"Eh maaf." Calvin melonggarkan pelukan nya.
"Kenapa hantu nya bisa muncul seperti itu, di tengah-tengah adegan yang sangat membagongkan." Ucap Calvin.
"Sangat takut, jangan-jangan jauh-jauh dari ku." Jawab Calvin.
"Cih, kita sedang bermusuhan jadi jangan sok akrap dengan ku." Kata Alka.
"Siapa yang sok akrap." Calvin menjauhi Alka tetapi tangan nya masih menempel di jas Alka.
"Tangan mu." Ucap Alka.
"Diam, hanya tangan." Kata Calvin.
"Ahhh Alka." Calvin kembali memeluk Alka saat tiba-tiba hantu kembali muncul. Sebenarnya Alka juga sangat takut padahal ia bukan tipe orang yang penakut.
Calvin menutup kuping nya karena suara hantu tersebut menggema dan terasa sangat nyaring. Begitu juga dengan Alka yang mulai membalas pelukan dari Calvin.
__ADS_1
"Alka aku minta maaf pada mu, jika tadi aku membuat mu marah." Ucap Calvin.
"Aku sangat takut, jangan lepaskan pelukan mu. Aku mohon." Calvin yang sangat cengeng mulai meneteskan air mata nya.
"Kau minta maaf pada ku." Tanya Alka.
"Iya Alka aku minta maaf, aku tidak akan membuat ku maaf lagi." Jawab Calvin sambil menahan air mata nya.
"Seperti nya dia benar-benar ketakutan." Batin Alka.
"Alka." Teriak Calvin.
Sementara itu Amanda dan Nila sedang berada di dalam satu kamar yang sama yaitu di dalam kamar Nilai. Mereka berdua berkumpul membahas kehamilan mereka berdua yang jarak nya tidak terlalu jauh hanya sekitar 2 bulan.
"Kak perut mu cepat sekali membesar nya." Tanya Nila sambil memegang perut Amanda.
"Aku juga tidak tau Nila, kau tau sendiri kan aku hamil sebelum aku menikah dengan Alka." Jawab Amanda.
"Kak maaf aku membuat mu mengingat hal itu kembali, tapi aku tidak habis pikir kenapa kak Alka bisa melakukan hal itu pada mu." Ucap Nila.
"Aku juga tidak habis pikir kenapa waktu itu Alka melakukan hal buruk itu, yang pertama saat ia mabuk, sebenarnya jika dia langsung ingin bertanggung jawab aku dapat memaklumi nya, tapi dia malah bersikap kurang ngajar pada ku. Untuk yang kedua karena dia cemburu pada Calvin dan dia benar-benar melakukan nya secara sadar." Ucap Amanda.
"Mungkin itu sudah garis takdir cinta kalian berdua kak, lihat sekarang dia sangat mencintai mu, aku yakin sejak dulu dia mencintaimu, tapi dia tidak menyadari nya." Kata Nila.
"Aku juga sudah berpikir seperti itu. Dan aku sudah menerima semuanya."
"Bagaimana dengan Calvin, apa kelakuan sama seperti Alka yang selalu meminta jatah." Tanya Amanda.
"Ah kau benar kak, dia selalu meminta jatah, tapi tidak memaksa. Jika aku tidak mau dia tidak marah dan malah memancing ku dan aku yang terbawah suasana."Jawab Nila.
"Hahaha, Laki-laki memang seperti itu jika sudah menyangkut soal jatah menjatah." Kata Amanda.
__ADS_1