Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 84


__ADS_3

Kebangkitan vins grub...


Setelah melalui drama yang panjang, mereka langsung berkumpul untuk membahas masalah vins grub yang sedang kacau balau bukan hanya vins grub, adiwijaya grub juga mengalami kekacauan...


"Sekarang bisa kalian jelaskan, awal dari permasalahan ini..." ucap aldy...


"Jujur kami tidak tau, awal permasalahan ini dari mana, tetapi menurut penyelidikan yang di lakukan devan, cika ada di balik dalang permasalahan ini..." ucap iqbaal...


"Apa cika..." ucap stiven...


"Iya benar sekali..." ucap devan...


"Tapi bagaimana bisa dia melakukan ini semua..." ucap stiven...


"Bukan hanya cika, tapi reyhan la dalang di balik semua ini, dia memeperngarui beberapa perusahaan besar untuk membantu nya menekan vins grub..." ucap devan...


"Rehyan ya, nama nya tidak asing di telinga ku..." ucap aldy...


"Dia pemilik perusahaan otomotif di jepang..." ucap devan...


"Baiklaha akan ku tekan balik perusahaan nya..." ucap aldy...


"Jangan, kita harus memulai nya secara perlahan dan halus..." ucap iqbaal...


"Kau benar bal, kita balas mereka dengan permainan yang halus..." ucap stiven...


"Yang terpenting sekarang aku akan membantu menstabilkan saham vins grub dan juga adiwijaya grub, setelah itu kita hancurkan biang kerok itu..." ucap aldy...


"Aku sudah mengirim seseorang untuk mengawasi nya..." ucap devan...


"Tamba pasukan dan bersiap untuk menangkap mereka berdua..." ucap stiven...


"Tidak perlu, aku punya pasukan khusus untuk melakukan hal itu, kalian tenang saja..." ucap aldy...


"Lebih baik kita segera menuju vins grub untuk memulai rencana ini..." ucap iqbaal...


"Jangan, kau lupa ada mata-mata reyhan di vins grub..." ucap devan...


"Seperti nya kita bersekan mata-mata itu terlebuh dahulu..." ucap aldy...


"Terimakasih..." ucap stiven menatap kearah aldy...


"Untuk..." ucap aldy...


"Untuk semua nya..." ucap stiven...


"Seharusnya aku yang berterimakasih pada mu karena telah menjaga dan merawat adik ku dengan baik..." ucap aldy...


"Andai aldy tau bagaimana aku memperlakukan bella dulu, bisa mati aku dibuat nya..." batin stiven...


"Maaf saya berbicara lancang, tapi bagaimana bisa nona bella menjadi adik kandung mu..." ucap iqbaal...


"Itu la dunia kita tidak perna tau nasib seseorang, dulu aku memiliki adik bernama dara, ia mengalami kecelakaan bersama ayah ku dan mobil mereka masuk kedalam sungai, ayah meninggal dalam kecelakaan itu tetapi tidak dengan dara, tubuh nya tidak di temukan, kami fikir ia telah hanyut terbawah arus sungai tetapi takdir berbicara lain, kami di pertemukan kembali dengan pertemuan yang tak terduga..." ucap aldy...


"Kenapa kau bisa yakin kalau bella adik mu..." ucap devan...


"Selain wajah kami yang mirip dia juga memiliki tanda lahir persis dengan dara, dan kami juga sudah melakukan tes dna tentu sja hasil nya positif..." ucap aldy...


"Ini takdir yang luar biasa..." ucap devan...

__ADS_1


Setelah mereka menghabiskan banyak waktu untuk membahas vins grub, akhir nya iqbaal, aldy dan devan pergi untuk mamulai rencana yang mereka susun...


"Karena parah wanita sudah datang kami pamit..." ucap devan...


"Kalian mau kemana, lebih baik kita makan terlebih dulu..." ucap viona...


"Kalian saja, kami harus segera menyelesaikan masalah ini..." ucap iqbaal...


"Bun aldy pergi dulu, kalau ada apa-apa bunda cepat kabari aldy..." ucap aldy...


"Hey kakak ku yang manja, di sini ada aku anak nya juga, jadi jangan khawatir..." ucap bella...


"Iya bawel, kakak titip bunda..." ucap aldy...


Aldy, iqbaal dan devan pun pergi meninggalkan ruangan stiven, sedangkan para wanita sedang memepersiapkan untuk makan malam....


"Mas tebak aku bawak apa..." ucap bella...


"Apa..." ucap stiven...


"Pecel ayam kang mamat..." ucap bella...


"Kamu serius..." ucap stiven...


"Serius dong mas, bentar aku siapkan dulu..." ucap bella...


"Ngomong-ngomong ini kamu yang beli kesana..." ucap stiven...


"Iya dong, sekalian melepas kangen dengan kang mamat..." ucap bella...


"Kurang ngajar, mau hancur warung kecil nya itu..." ucap stiven...


"Becanda sayang..." ucap bella sambil mencubit hidung stiven...


"Mau aku cibut lagi..." ucap bella...


"Jangan dong, sekarang suapi aku..." ucap stiven...


"Tentu bayi besar ku..." ucap bella...


Bella pun menyuapi stiven dengan senang hati, mereka makan sambil di iringi canda dan tawa seakan dunia milik mereka berdua yang lainnya hanya kontrak...


"Kalau udah berdua lupa deh sama yang lian..." ucap vion yang duduk di sofa...


"Apa kau iri karena iqbaal tidak di samping mu..." ucap indah...


"Tidak, aku tidak suka mengumbar kemesraan di depan orang..." ucap viona...


"Mereka berdua pasangan yang sangat serasi..." ucap yasmin...


"Tentu, tidak ada yang bisa memisahkan cinta mereka..." ucap indah...


"Mari kita makan..." ucap yasmin...


"Mari..." ucap indah...


Setelah selasai memberi makan bayi besar nya, bella pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan nya, tak lama ia pun kembali...


"Sekarang bayi ku harus tidur..." ucap bella...

__ADS_1


"Temani..." ucap stiven...


"Tentu aku akan menunggu mu disini..." ucap bella...


"Naik..." ucap stiven...


"Maksudnya..." ucap bella...


"Naik dan tidur di samping ku..." ucap stiven...


"Kamu serius..." ucap bella...


"Serius tempat ini lebih dari cukup untuk kita berdua..." ucap stiven dan menggeser badanya untuk memberi kan bella tempat...


Bella pun naik menuruti perintah dari stiven, stiven pun langsung memeluk tibuh bella yang sangat ia rindukan...


"Aku merindukan tubuh ini..." ucap stiven...


"Jadi kami hanya merindukan tubuh ku bukan aku..." ucap bella...


"Aku merindukan semua tentang dirimu..." ucap stiven...


"Aku juga sangat merindukan mu, jangan perna membuat ku khawatir lagi, hanya cukup sekali saja aku melihat mu seperti ini..." ucap bella...


"Maaf kan aku telah membuat mu khawatir..." ucap stiven...


"Mas kamu tidak penasaran dengan perkembangan bayi kita..." ucap bella...


"Oh iya seharus nya kita memeriksa kanya..." ucap stiven...


"Nanti saat kamu sudah lebih baik akan segera kita periksakan..." ucap bella...


"Terimakasih anak dedy udah menjadi anak yang kuat seperti orang tua nya..." ucap stiven sambil mengelus perut rata bella...


"Geli mas..." ucap bella...


"Tapi kamu suka kan..." ucap stiven...


"Tidak..." ucap bella...


"Suka kan..." ucap stiven...


"Sangat suka..." ucap bella dan memepererat pelukkannya...


Mereka pun tertidur sambil berpelukan tanpa memperdulikan orang di sekitar nya...


Sementara itu aldy dan yang lainnya sedang membereskan penghianat yang berada di dalam kantor vins grub...


"Bawah dia kedalam markas..." ucap iqbaal...


"Sekarang mata-mata sudah beres, kita mainkan rencana ini..." ucap aldy...


Aldy pun membuka hp milik nya dan mulai menghubungi orang kepercayaan nya untuk membantu menaikan saham vins grub, bukan hanya moonlay grub, aldy juga meminta bantuan pada perusahaan besar lainnya untuk membantu nya tak lupa ia juga sudah mengirim pasukan khusus untuk memebersekan reyhan dan juga cika...


"Sekarang kita pulang dan tinggal kita tunggu hasil nya besok..." ucap aldy....


Segitu dulu ya...


Vote vote vote....

__ADS_1


Follow ig author biar kita semakin dekat untung-untung bisa jadi jodoh author...


Andyand92...


__ADS_2