Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 61


__ADS_3

Viona dan iqbaal....


Hari pesta pernikahan bella dengan stiven semakin dekat, tampak di kediaman milik keuarga vins tenga sibuk mempersiapkan segalah keperluan pesta, Tampak keluarga vins sedang berkumpul di ruang keluarga membahas tentang pesta pernikahan stiven juga bella...


"Bell, mamah beruba fikiran, bagaimana kalau kita mengadakan nya di rumah saja..." ucap indah...


"Bella ikut mamah aja, gimana baik nya..." ucap bella...


"Kamu enggak pengen ikut nika viona..." ucap wijaya....


"Ah papah, pacar aja viona belum punya..." ucap viona...


"Tu iqbaal ada..." ucap stiven...


"Kalau mau, kita sekalian ngadain pesta besar..." ucap indah...


"Enggak, mana mungkin aku nika sama orang yang sama sekali tidak aku cintai..." ucap viona...


"Mungkin aja viona, contoh nya kakak mu, kalau gak karena obat itu, mungkin bella belum hamil juga..." ucap indah...


"Uhukuhuk..." bella terbatuk mendengar ucappan dari ibu mertuanya...


"Mah, udah gak usah di bahas..." ucap stiven...


"Iya maaf..." ucap indah...


"Viona, tolong panggil kan iqbaal, suruh cepat kesini..." ucap stiven...


"Kenapa harus aku..." ucap viona...


"Sudah cepat..." ucap stiven...


"Iya.. iya.. aku panggil..." ucap viona...


Viona pun pergi meninggalkan ruang keluarga dan langsung menuju kamar milik iqbaal...


"Tok...tok...tok..." viona mengetuk pintu...


"Asisten iqbaal..." ucap viona...


"Kenapa tidak ada jawaban, apa aku masuk aja. Lagian pintu nya juga tidak di kunci..." ucap viona...


Viona pun langsung masuk kedalam kamar milik iqbaal, ia sama sekali tidak melihat iqbaal di dalam kamar...


"Kenapa adik mu lama sekali..." ucap wijaya...

__ADS_1


"Dia kalau di suruh tidak perna benar..." ucap stiven...


"Sudah-sudah sebaik nya kau lihat sana..." ucap wijaya...


"Ayo mas, aku ikut..." ucap bella...


Viona masi tampak mencari iqbaal di dalam kamar nya, saat ia ingin keluar kamar. Tiba-tiba iqbaal muncul dari dalam kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya...


"Nona viona..." ucap iqbaal...


Viona yang mendengar nama nya di panggil ia langsung di membalik badannya, dan betapa terkejut nya viona melihat iqbaal dengan hanya menggunakan handuk saja..


"Aaaaakkkk..." teriak viona...


Iqbaal yang melihat viona berteriak langsung berlari untuk menutup mulut viona, saat berlari naas nya iqbaal terpeleset dan menabrak viona hingga mereka jatuh ke atas kasur...


"Deg..." jantung viona terhenti seketika ia belum perna melihat iqbaal sedekat ini...


"Ternyata dia tampan juga..." batin viona...


Tak beda dari viona iqbaal pun merasakan hal yang sama...


"Nona viona begitu cantik kalau di lihat dari dekat..." batin iqbaal...


"Iqbaallll..." teriak stiven...


Iqbaal yang mendengar teriakkan dari stiven langsung bangkit dari atas tubuh viona dan langsung mengambil handuk yang terjatuh di lantai...


Tanpa aba-aba stiven langsung berjalan maju mendekati iqbaal dan langsung memukul iqbaal tanpa ampun, bella dan viona yang melihat ibu berusaha memisahkan nya...


"Mas, mas udah mas..." ucap bella...


"Ka, udah kakak hanya salah paham..." ucap viona...


"Diam kalian, akan ku bunuh orang ini..." ucap stiven sambil terus memukul...


Indah dan wijaya yang mendengar keributan dari arah kamar iqbaal langsung berlari ke arah kamar tersebut, wijaya yang melihat stiven dengan beringas nya memukuli iqbaal langsung berlari menahan stiven...


"Stive stop..." ucap wijaya sambil menahan stiven...


"Lepas pah, biar ku binaskan orang ini..." ucap stiven...


"Tenang, kita selasai kan dengan baik-baik..." ucap indah...


Setelan semua di rasa mulai tenang, mereka kembali berkumpul di ruang keluarga untuk menyelesaikan masalah yang terjadi...

__ADS_1


Tampak stiven, indah dan wijaya telah duduk di ruang keluarga, sementara itu viona dan juga bella memilih untuk mengobati luka iqbaal terlebih dahulu, setelah semua lengkap wijaya mulai membuka suara...


"Sekarang jelaskan apa yang terjadi..." ucap wijaya...


"Ini hanya salah paham..." ucap viona...


"Kamu bilang hanya salah paham..." teriak stiven...


"Iii...iya ka, ini semua gak sesuai dengan apa yang kakak fikiran..." ucap viona...


"Aku gak mau tau, ntah ini di sengaja atau tidak, aku minta kalian nika sekarang..." ucap stiven dengan tegas...


"Tapi ka..." ucap viona lirih menahan tangis nya...


"Seperti nya ini jalan terbaik untuk kalian, terlepas ini benar atau bukan, mungkin ini sudah takdir kalian berdua..." ucap wijaya...


"Aku setuju pah, walaupun mamah kurang paham apa yang sudah terjadi, tapi mungkin ini yang terbaik..." ucap indah...


"Tapi mah.. pah.. kasihan mereka, mungkin tadi iqbaal tanpa sengaja jatuh di atas tubuh viona..." ucap bella...


"Kalau tidak sengaja, mengapa viona tidak mendorong iqbaal langsung, mereka tampak menikmati nya..." ucap stiven dengan nada yang tinggi...


"Stive tenang kan diri mu, kasihan adik mu, ia merasa tertekan..." ucap indah...


"Hey bodoh, kenapa kau diam saja, kau harus bertanggung jawab dengan apa yang kau lakaukan pada adik ku..." ucap stiven...


"Baik tuan, saya akan menikah dengan nona viona..." jawab iqbaal tegas...


"Tapi, aku tidak ingin menikah..." ucao viona lirih...


"Viona sekarang lihat kakak, kakak yakin iqbaal adalah orang yang terbaik untuk kamu, dia pasti bisa membimbing kamu menjadi lebih baik, kalau masalah cinta kamu tidak perlu khawatir. Cinta akan tumbuh dengan berjalannya waktu..." ucap bella sambil menatap ke arah viona...


"Tapi ka, viona tidak sekuat kakak..." ucap viona sambil menangis...


"Kamu harus yakin, kalau kamu bisa melewati ini semua dengan baik, dan kamu harus percaya, orang tua mu pasti telah memilih orang terbaik untuk mendampingi mu, kamu harus bersyukur masi memiliki orang yang menyanyangi mu dengan tulus..." ucap bella dengan menitihkan air mata nya...


"Baiklah ka, aku setuju akan menikah dengan asisten iqbaal..." ucap viona...


"Kalau semua sudah setuju hari ini juga kalian akan menikah..." ucap stiven...


Terimakasih sudah mampir...


Author juga Punya pengumuman penting,


Author udah buat satu judul novel lagi yang berjudul Iqbaal & dara (bukan cinta biasa) dan Ex-(boy) frend.. jangan lupa mampir ya...

__ADS_1


__ADS_2