Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 113


__ADS_3

"Mungkin kalung itu memang terlihat kuno, tapi lihat lah dalam sisi sejarah nya..." ucap pemilik toko...


"Maaf buk, apakah kalung ini di jual..." ucap bella...


"Sayang kamu benar-benar ingin membeli nya..." ucap stiven...


"Iya mas aku sangat menyukai nya..." ucap bella...


"Tidak aku jual..." ucap pemilik toko....


"Kenapa bukan nya barang-barang yang ada di sini untuk di jual..." ucap bella...


"Sayang sudahlah, ibu ini tidak ingin menjual kalung itu..." ucap stiven...


"Itu bukan kaluang biasa, tidak cocok untuk kalian berdua..." ucap pemilik toko...


"Maksudnya buk..." ucap bella...


"Inti nya tidak di jual..." ucap pemilik toko...


"Kalau begitu kami permisi buk..." ucap stiven dan menarik tanagan bella...


"Hey anak mudah, jaga istri mu dengan baik, bahaya selalu mengintai nya..." ucap pemilik toko dengan tatapan yang aneh...


"Iya buk..." ucap stiven menarik tangan bella untuk keluar dari toko itu...


Stiven manarik bella untuk menjauh dari toko aneh itu, ntah kenapa ia sangat tidak suka berada di toko antik itu...


"Pelan-palan mas..." ucap bella...


"Ayo cepat aku tidak suka dengan toko itu..." ucap stiven...


"Kamu kenapa mas, kamu takut ya..." ucap bella...


"Aku tidak takut hanya saja toko dan si pemilik nya tamapak sangat aneh..." ucap stiven...


"Aneh bagaimana..." ucap bella...


"Pokok nya aneh la, terus kenapa dia tiba-tiba berbicara begitu, kamu dalam bahaya..." ucap stiven...


Saat mendengar kata bahaya bella langsung teringat dengan ancaman waktu itu, ia tidak menceritakan ancaman itu karena menurut nya ancaman itu belum jelas dan sudah berakhir...


"Mungkin hanya sekedar mengingatkan mas..." ucap bella...


"Sudahlah, kita jadi tidak beli baju couple nya..." ucap stiven...


"Jadi dong, ayo itu toko nya..." ucap bella...


Mereka berdua pun berjalan masuk kedalam toko baju itu, mereka memilih baju berwarna putih dengan gambar separuh hati, dan apabila mereka berdua dekat gambar hati itu akan menjadi sempurna...


"Kita pakai sekarang..." ucap bella...


"Ayo..." ucap stiven menarik bella menuju ruang ganti...


"Eh kalian berdua mau masuk bersama..." ucap pemilik toko...


"Iya buk, tenang aja kami suami istri ko. Ini buktinya..." ucap bella sambil menunjuk perut nya yang sedikit membesar...

__ADS_1


"Silahkan kalau begitu..." ucap pemilik toko...


"Sayang lihat lah tubuh ku..." ucap bella yang asik memperhatikan tubuh nya yang semakin membesar di depan cermin...


"Kenapa..." ucap stiven...


"Apa tidak ada yang berubah menurut mu..." ucap bella...


"Tentu ada, ini tambah membesar dan aku sangat menyukai nya..." ucap stiven sambil memegang buah dada bella...


"Sayang..." ucap stiven...


"Kenapa, aku sangat menyukai nya..." ucap stiven sambil mencium nya...


"Sayang..." ucap bella dan langsung memakai baju itu agar stiven tidak bertidak lebih jauh lagi...


"Kenapa di tutup..." ucap stiven kecewah...


"Agar kucing nakal ini tidak berbuat aneh-aneh..." ucap bella...


"Baru saja aku ingin menggigit nya..." ucap stiven...


"Sudahlah ayo keluar, kita mencari baju lainya..." ucap bella...


Mereka berdua kembali mencari baju couple lainnya, setelah menemukan beberapa pasang baju couple mereka keluar dari toko itu dan bergabung dengan yang lainnya...


"Dimana bella dan stiven..." ucap aldy...


"Pasti mereka sedang bermesra-mesraan..." ucap ariska...


"Ada apa bal..." ucap aldy...


"Kenapa kau dengan stiven selalu betengkar dan tidak perna akur..." ucap iqbaal...


"Iya sayang kenapa begitu..." ucap ariska...


"Tidak tau, jika tidal bertengkar denganya seperti ada yang kurang..." ucap aldy...


''Hanya itu, aku kira kamu iri dengannya..." ucap ariska...


"Aku iri dengannya tidak perna ada di dalam fikiran ku..." ucap...


"Itu mereka..." ucap viona....


"Wah... kalian berdua semakin uwuw deh..." ucap ariska...


"Alay..." ucap aldy...


"Iri bilang bos..." ucap stiven...


"Alay bagaimana ka, aku aja suka melihat nya mereka tampak lebih romantis..." ucap ariska...


"Romantis apaan..." ucap aldy...


"Iya romantis tidak seperti mu..." ucap stiven...


"Kalian membeli apa..." ucap bella...

__ADS_1


"Aku tidak membeli apapun, hanya viona yang belanja..." ucap iqbaal...


"Kenapa sama dengan ku, aku hanya menemani nya belanja..." ucap aldy...


"Kalian kalah dengan ku, lihat belanjaan ku..." ucap stiven sombong...


"Apa isi nya..." ucap iqbaal...


"Rahasia.. Ayo sayang kita pulang hari sudah larut..." ucap stiven menggandeng tangan bella...


"Lihat mereka ka, semakin romantis saja..." ucap viona...


"Kita juga tidak kalah romantis sayang..." ucap iqbaal...


Mereka semua memutuskan untuk langsung menuju vila karena hari sudah semakin malam. Sesampai nya di vila mereka semua masuk kedalam kamar masing-masing untuk beristirahat karena sudah lelah...


"Nyaman sekali..." ucap ariska yang langsung merebahkan diri nya keatas kasur...


"Iya begitu nyaman..." ucap aldy sambil memejam kan mata nya...


"Seperti nya malam ini aku bisa beristirahat..." batin ariska...


Ariska bangkit dari atas kasur dan menujuh kamar mandi untuk menyikat gigi dan mengganti pakaianya...


Saat ariska kembali ke atas kasur ia melihat pakaian aldy sudah berserahkan di lantai dan aldy yang sudah tidak memakai sehelai benang pun dengan posisi tengkurap...


"Ada apa dengannya..." ucap ariska...


Aldy tiba-tiba membalik badannya dan parahnya junior nya yang sedang menenggang tiba-tuba muncul yang membuat ariska kaget...


"Jadi ini yang membuat ku susah berjalan, jika diperhatikan secara dekat dan seksama bentuk nya mirip dengan yang ada di film-film..." ucap ariska sambil memperhatikan benda asing di depannya...


Tubuh ariska tiba-tiba memanas saat melihat benda asing itu, ada keinginan kuat di dalam tubuh ariska untuk memegang benda itu...


"Tidak-tidak lebih baik aku tidur..." ucap ariska...


Ntah mengapa sekuat apa pun ia berusaha untuk tidur ia tetap tidak bisa tidur, fikiran nya masi tertujuh pada benda asing milik aldy itu...


"Seperti nya jika memegang sebentar tidak papah..." ucap ariska...


Ia bangkit dari tidur nya dan kembali medekati benda asing itu, benda asing itu masi dalam kondisi yang sama...


Perlahan ariska menyentuh benda itu dan mulai memainkan kannya. Aldy yang merasa ada yang tidak beres dengan junior nya perlahan membuka mata nya dan betapa terkejut nya ia saat melihat apa yang dilakukan ariska...


"Sayang, kalau kami ingin bilang..." ucap aldy...


Ariska yang tertangkap basah oleh aldy hanya diam dan berusaha menyembunyikan rasa malu nya...


"Tidak aku hanya penasaran..." ucap ariska dan langsung buru-buru untuk kembali tidur...


"Kamu harus bertanggung jawab sayang..." bisik aldy...


Yang seharus nya ia dapat tidur dengan nyenyak akibat ulah konyol dirinya sendiri, ia harus menerima hukuman dari aldy yang tak bukan adalah olaraga di malam hari...


Segitu dulu ya...


Maaf telat up karena author juga ikut memperingati hari kemerdekaan kita...

__ADS_1


__ADS_2