Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 166 S2


__ADS_3

Penculikan citra.


"Vira awas." teriak kevin langsung berlari mendorong vira agar tidak tertabrak mobil.


"Kevin." ucap vira saat melihat citra kevin keserempet mobil.


Kevin yang keserempet mobil ia sedikit terpental ke pinggir jalan.


"Awww." ucap kevin.


"Vin, kamu tidak papa kan." tanya vira dengan nada yang khawatir.


"Sakit vir." ucap kevin sambil memegang kaki nya.


"Maaf vin." ucap vira sambil menundukan kepalah nya.


Kevin yang berniat ingin memperpanjang drama nya ketika melihat vira menangis ia langsung membatal kannya, hatinya tidak tega melihat seorang vira menitih kan air mata.


"Vir, kamu nangis." tanya kevin.


Vira menggelengakan kepalah nya sambil mengusap air mata nya.


"Vir, jangan nangis aku tidak papa ko." ujar kevin sambil berusaha untuk duduk.


"Terimakasih." ucap vira sambil memeluk kevin dengan erat.


Vino dan citra sedang di dalam perjalanan menuju rumah, di perjalanan tiba-tiba mobil yang vino dan citra naiki di hadang oleh puluhan orang, Jumlah mereka jauh dengan jumlah pasukan yang mengawal vino dan citra, Yang membuat pasukan vino kalah telak.


Dengan wajah yang panik vino mengengam tangan citra, Mobil itu di buka secara paksa, dan ada beberapa orang menarik tangan vino sehingga genggam nya terlepas.Vino di hajar hingga babak belur dan di tinggal kan di pinggir jalan, sedangkan citra di bawah oleh mereka semua.


"Citra." teriak vino yang sudah tidak beradaya.


"Ka..kamu." ucap citra dengan suara yang gemtar.


"Hallo cantik, sayang nya kamu sedang sakit, aku sudah tidak sabar ingin bermain dengan mu." ucap adrian.


"Hallo bos, beres kami segara kesana." ucap adrian dalam sambungan telfon.

__ADS_1


Stiven yang mendapatkankan kabar vino dan citra di serang langsung menuju ke lokasi. Di sana ia melihat vino yang sedang berusaha untuk bangkit dari jalan raya, tubuh nya tampak babak belur akibat di pukuli.


"Vino." teriak stiven.


Amarah stiven langsung memuncak saat melihat putra kesayangan dengan keadaan seperti itu. Stiven menghubungi iqbaal untuk mempercepat penyelidikannya.


"Dad citra dad." ucap vino.


"Tenang lah, kita pulang terlebih dahulu setelah itu kita susun rencana untuk menyelamatkan istri mu." ujar stiven.


Vino hanya diam, ia tidak bisa banyak berbuat lebih tubuh nya juga sudah benar-benar lemas tak bertenaga. Ia hanya bisa mengikuti semua rencana yang di susun daddy nya.


"Awww." ucap putri Yang merasakan sakit di jantung nya, jantung nya juta berdetak lebih cepat dari biasanya.


Putri mencoba berfikir positif, ia berfikir karena setelah berhubungan badan dengan suami nya membuatnya merasa seperti itu.


"Ada apa dengan mu." tanya jamal.


"Tidak ada, hanya saja jantung ku sering bwedebar." jawab putri.


"Mungkin karena sedang dekat dengan ku." ucap jamal dan kembali memeluk putri dengan erat.


"Siapa anda, kenapa mebawa ku kesini." ucap citra.


"Diam lah, aku tidak ada urusannya dengan kau, kau alat ku untuk menghancurkan keluarga suami mu." ucap arya.


"Menghancurkan, apa salah keluarga suami saya, kalian jahat, biadap." teriak citra.


"Banyak." teriak arya hingga membuat ruangan itu menggema.


"Ayah mertua dan teman nya aldy moonly telah membunuh orang terdekat saya, dia membunuh kakak dan ayah ku." ucap arya dengan suara yang menekan.


"Membunuh, tidak mereka mungkin seperti itu." teriak citra.


"Diam, kau tidak tau apa-apa." teriak arya.


"Bawa gadis mu menjauh dari ku, aku benci dengan wajah nya." ucap arya.

__ADS_1


"Baik bos." jawab adrian.


Vino langsung di tangani oleh dokter yang stay di rumah itu. Devan dan jamal juga langsung datang kerumah vino untuk membantu stiven yang akan melakukan pergerakan secara besar-besaran.


Iqbaal telah menemukan titik lokasi dimana citra di sekap, ia mendapatkan lokasi itu karena kebohongan mereka sendiri, Mobil yang mereka bawa bersama citra sudah di lengkapi dengan alat pelacak. Aldy yang memimpin pergerakan ini langsung menyiapkan rencana yang sangat matang.


"Aku ikut." ucap vino.


"Vin, sudah lah kau cukup di rumah saja, tubuh mu tidak memungkinkan." ucap andy.


"Diamlah, apa aku harus menunggu kabar yang tidak pasti, sedangkan aku tidak tau kabar istri ku seperti apa." ucap vino.


"Vino, jamal dan andy aku mempunyai tugas khusus untuk kalian." ucap iqbaal.


Setelah semua di rasa siap, mereka langsung menuju lokasi tujuan. Iqbaal, devan, stiven dan aldy akan kembali menunjukan kemampuan mereka dalam menggunakan senjata tajam.


"Kalian siap." ucap stiven.


"Tentu." jawab aldy.


"Tangan ku sudah gatal." ujar devan.


"Aku sudah tidak sabar berapa banyak peluru ini akan mengenai tuannya." ucap iqbaal.


"Kau terlalu sadis bal." ujar stiven.


Sementara itu sesuai perintah dari iqbaal vino dan yang lannya menuju suatu tempat untuk mengambil sesuatu yang pasti akan di butuhkan saat penyelamatan terjadi.


Citra di bawa di suatu ruangan yang bisa di katakan sebagai kamar, karena sedang sakit ia tidak perlu repot-repot untuk di ikat cukup di letakan di kasur saja citra tidak akan kemana-mana.


"Ini tempat penyembuhan mu, sebelum kau akan melayani ku setiap malam, ingatlah aku sudah lama menginginkan tubuh mu. Walaupun kau sudah bersuami aku yakin rasa nya tetap sama sesuai dengan ekspetasi ku." ucap adrian.


Adrian adalah seseorang yang bisa di katakan kecanduan akan namanya sex, ia akan mencari seseorang yang menurut nya bisa muasakan nya dan memenuhi keinginan nya akan sex.


Note : Sekali lagi novel ini belum tamat. Sampul end hanya pajangan semata.


__ADS_1


klik profil jangan lupa mampir


__ADS_2