
Gara-gara obat itu...
"Sebenarnya... ini semua rencana orang tua anda, mereka memberi obat di minuman tuan dan nona bella..." ucap iqbaal
"Jadi bella juga meminumnya juga, pantas saja dia tidak menolak ku..." batin stiven...
"Dan kamu membantu nya..." ucap stiven...
"Maaf tuan, saya tidak bisa menolak nya..." ucap iqbaal...
"Ya sudah la, nasi sudah menjadi bubur..." ucap stiven...
"Tuan apakah anda senang melakukan nya..." ucap iqbaal...
Stiven yang mendapatkan pertanyaan dari iqbaal langsung membayangkan kejadian malam itu saat ia melakukan nya dengan bella...
"Sebaiknya kamu cepat menikah bal, biar kamu tau rasa nya..." ucap stiven...
"Baik tuan, saya akan mengusaha kannya..." ucap iqbaal...
"Apa jadwal ku sekarang..." ucap stiven...
"Tidak ada tuan, saya sudah mengosongkan jadwal anda karena saya fikir anda tidak datang..." ucap iqbaal...
"Kalau begitu antar saya pulang saja..." ucap stiven...
"Baik tuan..." ucap iqbaal...
Sementara itu bella dan indah berada di ruang keluarga, mereka sedang asik bergurau...
"Bell, kapan kamu ajak mamak ke toko milik mu itu..." ucap indah...
"Secepatnya mah, mah bella ingin ke kota b, tapi bell takut mas stiven tidak mengizinkan..." ucap bella...
"Kamu mau ngapai bell kesana..." ucap indah...
"Bella mau buka cabang baru di kota itu..." ucap bella...
"Wah, menantu mamah hebat sekali..." ucap...
"Ah... mamah mulai de..." ucap bella sambil tertawa...
Stieven telah sampai di kediamanya, ia berniat menuju kamar, di ruang keluarga stiven melihat bella dan indah sedang asik mengobrol...
"Mah..." ucap stiven...
"Lo.. ko sudah pulang stive..." ucap indah...
"Iqbaal sudah mengosongkan jadwal stive mah, ini semua gara-gara mamah..." ucap stiven..
"Ko mamah yang di salahin..." ucap indah...
"Udah deh mah, stiven udah tau semua nya..." ucap stiven...
"Hehehe.. tapi kamu suka kan..." ucap indah...
__ADS_1
"Suka apaan..." ucap stiven dan pergi...
"Mah bella nyusul mas stiven dulu ya..." ucap bella...
"Iya sayang, jaga suami kamu jangan sampe hilang..." ucap indah dengan nada yang menggoda...
"Iya mah...." ucap bella...
Bella pergi menyusul suami nya yang berjalan menuju kamar. di dalam kamar, stiven sedang berada di atas kasur sambil memainkan hp...
"Tuan..." ucap bella...
"Ya..." ucap stiven sambil memainkan hp nya...
"Saya ingin meminta izin untuk pergi ke kota b besok..." ucap bella...
"Pergi saja..." ucap stiven...
"Terimakasih tuan.." ucap bella...
Bella membuka ponsel nya untuk mengubungi dini kalau besok ia sudah bisa pergi ke kota b...
"Hallo din..." ucap bella...
"Iya buk..."
"Besok saya sudah bisa meninjau perkembangan toko kita di kota b..." ucap bella...
"Baik buk, saya akan segera menghubungi pihak sana agar mempersiapkan semua nya..." ucap dini...
"Bell..." ucap stiven...
"Iya tuan..." ucap bella...
"Tolong pijati saya, badan saya sakit semua akibat ulah mu..." ucap stiven...
"Ulah saya tuan..." ucap bella heran...
"Apakah kau lupa betapa ganas nya diri mu tadi malam..." ucap stiven...
"Apa.. kenapa dia mengungkit masalah itu, apa dia tak punya malu..." batin bella...
"Kenapa diam, apa kau benar-benar lupa, kalau lupa biar kita melakukannya lagi..." ucap stiven...
"Apa-apaan dia, bukanya tadi pagi dia bilang tidak akan menginginkannya..." batin bella...
"Kalau kamu masi di situ berarti kamu menginginkan nya..." ucap stiven.
"Ti... tidak tuan, saya sangat mengingatnya, biarkan saya memijat anda tuan..." ucap bella sambil medekat ke arah stiven untuk meminjatnya...
Bella melai memijat punggung stiven secara perlahan, stiven yang merasakan sentuhan dari tangan bella, ntah mengapa terasa nyaman bagi nya...
"Tuan bagian sini sudah, sebaik nya anda membalik tubuh anda..." ucap bella....
Stiven membalik tubuh nya, tanpa sengaja pandangan mereka bertemu dan saling menatap...
__ADS_1
"Kenapa bibir nya begitu menggoda..." batin stiven...
"Dia sangat tampan, andai sifat nya tidak seperti ini..." batin bella...
Tanpa aba-aba stiven mendekat ke arah wajah bella dan mencium bibir bella, bella yang menyadari nya berusaha menolak nya, tetapi stiven memperdalam ciuman mereka...
Bella mulai terbawa suasana dan mulai membalas ciuman dari stiven, mereka berciuman selama beberapa menit hingga mulai kehabisan nafas dan mengakhiri ciuman itu...
"Maaf..." ucap stiven yang menyadari aksi gila nya..
"Oh iya mas, bella tadi ada janji dengan mamah untuk membantu nya, sepertinya mamah sudah menunggu..." ucap bella dan berjalan keluar dari kamar...
"Dasar bodoh... kau bodoh stive, kenapa kau tidak bisa menahan nafsu mu..." teriak stiven...
Bella pergi menuju dapur, sebenarnya ia hanya mencari alasan untuk kabur dari susana yang sangat ia benci...
"Gila tu orang, asal nyosor aja, tapi kenapa rasa nya begitu nyaman..." ucap bella sambil membuka kulkas untuk mengambil air minum...
"Kamu kenapa bell..." ucap indah yang sedari tadi memperhatikan bella...
"Enggak papa mah, oh iya mah bella suntuk ni, buat kue yuk..." ucap bella...
"Boleh bell..." ucap indah...
Tak lama viona datang sambil membawa bebeapa paper bag...
"Kalian sedang apa..." ucap viona...
"Membuat kue sayang, apakah kau mau membantu kami..." ucap indah...
"Boleh mah..." ucap viona...
Mereka pun mulai membuat kue diiringi canda dan tawa, tak terasa hari mulai gelap mereka telah usai membuat beberapa macam kue...
"Seperti nya sangat enak..." ucap viona...
"Udah sebaik nya kita membersikan diri dulu setelah itu kita makan malam..." ucap indah...
Mereka pun beranjak masuk kedalam kamar masing-masing untuk membersihkan diri...
Sementara itu di kediaman mahendra, tampak keluarga mahendra sedang berkumpul di ruang kuluarga...
"Mah.. gimana keadaan bella disana..." ucap nia...
"Iya pah.. gimana keadaan bella di sana, apa dia sudah menjadi ratu vins..." ucap lia dengan nada mengejek...
"Tidak mungkin mah, kita tau sendiri kan stiven vins bagaimana, pasti bella hanya di jadikan pembantu nya..." ucap mahendra...
"Bagaimana kalau lusa kita undang mereka makan malam di sini, apakah stiven vins akan ikut hadir dengan nya..." ucap lia...
"Nia yakin, tuan stiven gak akan hadir..." ucap nia...
"Boleh juga mah, kita liat apakah menantu kita akan datang..." ucap mahendra...
Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote ya...
__ADS_1