Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 82


__ADS_3

Pulang ke indonesia...


"Aldy sampai kapan kalian akan terus begini..." ucap yasmin...


"Mungkin selama nya..." ucap aldy dan pergi meninggalkan yasmin dan juga lainnya...


"Jangan lupa siapkan pesawat..." ucap yasmin...


"Iya bun, bunda siap-siap aja..." ucap aldy...


"Anak itu ya..." ucap yasmin...


"Bun, kenapa ka aldy begitu penurut dan manja dengan bunda padahal saat pertama kali bertemu dengan ya, dia begitu dingin..." ucap bella...


"Dia dingin karena belum mengenal mu, dan bisa kamu lihat sekarang perbedaan nya saat pertama kali kalian bertemu..." ucap yasmin...


"Iya bun sangat berbeda..." ucap bella...


"Ka apa kita beri kabar mereka kalau kita akan pulang..." ucap viona...


"Tidak perlu, kita akan beri mereka kejutan..." ucap bella...


"Ide bagus ka, betapa terkejut nya mereka nanti..." ucap viona...


"Sekarang kalian berdua bantu bunda berkemas, mungkin bunda akan lama berada di indonesia..." ucap yasmin...


"Ayo bun kita berkemas..." ucap bella...


Mereka pun menuju kamar milik yasmin untuk berkemas, setelah selesai berkemas bella meminta tolong pada aldy untuk mengantarkan nya ke hotel untuk mengambil barang yang tertinggal...


"Ka antarkan aku ko hotel ya..." ucap bella...


"Kenapa harus aku, kamu bisa meminta antarkan adik mu itu..." ucap aldy...


"Percuma dong aku punya kakak..." ucap bella cemberut...


"Becanda, ayo kakak antarkan jangan cemberut ntar kakak gigit lo..." ucap aldy...


"Terimakasih kak aldy yang manja..." ucap bella...


"Apa kamu bilang..." ucap aldy....


"Ka aldy yang manja..." ucap bella dan berlari meninggalkan aldy dan viona...


"Tunggu, awas kamu ya..." teriak aldy sambil mengejar bella...


"Kenapa saat melihat mereka dekat begini aku jadi rindu dengan ka stive ya, dulu kami juga begitu..." ucap viona...


Setelah mengmbil barang di hotel mereka langsung kembali kerumah untuk menjemput yasmin...


"Bun, ayo kita berangkat..." ucap bella...


"Kalian sudah sampai..." ucap yasmin...


"Sudah bun ayo kita berangkat..." ucap bella...


"Ayo sayang..." ucap yasmin...


"Ka peka dong, tolong bawakan barang bunda..." ucap bella...


"Iya bawel..." ucap aldy sambil mengacak-ngacak rambut bella...


"Kakak, kan jadi berantakan..." ucap bella...

__ADS_1


"Sudah-sudah ayo kita berangkat..." ucap yasmin...


Mereka pun langsung menuju bandara, sesampainya di bandara mereka langsung naik pesawat pribadi yang telah aldy siapkan...


Tak lama pesawat lepas landas dari kota new york menuju indonesia...


"Bye new york, banyak hal yang tak terduga saat aku berada disini..." ucap bella...


"Di indonesia kamu tinggal dimana sayang..." ucap yasmin yang duduk tepat di samping bella...


"Bella tinggal bersama mas stiven bun dan keluarga nya mereka sangat baik sama bella..." ucap bella...


"Bunda semakin tidak sabar ingin bertemu mereka..." ucap yasmin...


"Bella juga tidak sabar mengenal kan bunda pada mereka..." ucap bella...


Setelah puas berbicara mencurahkan isi hati mereka, mereka pun memutuskan untuk istirahat karena perjalanan masi sangat jauh...


Sementara itu devan sudah mengetahui siapa dalang di balik semua masalah ini, yang tak bukan adalah reyhan dan juga cika, reyhan adalah orang yang sangat membeci stiven dari dulu, karena stiven selalu unggul dari nya, ia juga menyukai satu orang yang sama dengan stiven yaitu cika, semenjak stiven dan cika berpacaran reyhan semakin membeci stiven ia melakukan berbagai macam cara untuk menjatuhkan stiven tapi selalu gagal, baru kali ini la reyhan berhasil menggoyahkan pertahanan stiven dengan berbagai macam siasat licik...


"Kita harus bagaiman van..." ucap iqbaal...


"Aku juga tidak tau bal, perusahaan ku juga dalam masalah..." ucap devan...


"Apa kita masi punya harapan..." ucap iqbaal....


"Tentu masi bal, kita masi mempuyai harapan dari bella dan juga viona, semoga mereka berhasil membujuk aldy untuk membantu kita..." ucap devan...


"Apa dengan aldy saja kita bakal kembali seperti semula..." ucap iqbaal...


"Tentu bal, jika vins grub dan moonlay grub bersatu akan menjadi perusahaan raksasa, tidak ada yang bisa menggoyangkan mereka..." ucap devan...


"Aku harap begitu van, oh iya orang yang kau bilang kemarin memang sangat mencurigakan, aku sudah mengawasi nya ada beberapa hal jagal yang dia perbuat..." ucap iqbaal...


"Tentu, oh iya nanti malam kita berkumpul bersama sama stiven kita harus memberi dukungan pada nya..." ucap iqbaal...


"Ide bagus, nanti abis dari sini kita langsung kesana saja..." ucap devan...


"Tentu..." ucap iqbaal...


12 jam berlalu bella dan yang lainnya akan segera mendaparat di indonesia, tak lama mereka pun berhasil mendarat dan langsung menuju kediaman milik aldy yang berada di kawasan elit...


"Wah.. rumah bunda besar juga ya, sama degan rumah mas stiven..." ucap bella...


"Ini rumah kakak mu sayang..." ucap...


"Jadi ini milik ka aldy, mengapa dia mempunyai rumah di indonesia..." ucap bella...


"Jangan di fikir perusahaan ku di amerika aku tidak memiliki rumah di indonesia, aku juga orang indonesia..." ucap aldy...


"Santai dong jawab nya..." ucap bella...


"Ayo masuk kita letakan barang bunda abis itu kita langsung pergi kerumah sakit..." ucap yasmin...


"Iya bun..." ucap bella...


Seteleh meletakan semua barang yasmin mereka langsung menuju rumah sakit, awal aldy menolak tetapi setelah melewati berbagai macam drama akhir nya hati aldy luluh juga, ia mau ikut kerumah sakit menjengu stiven...


Diperjalanan tiba-tiba bella mengingat perjanjian nya dengan aldy, air mata nya jatuh saat mengingat itu...


"Apa ini keputusan yang tepat..." batin bella...


"Mas aku belum bingung, aku sangat mencintai mu tapi aku tidak ingin melihat perusahaan mu bangkrut, semoga ada jalan terbaik untuk kita berdua..." batin bella...

__ADS_1


Aldy yang menyadari bella menetas kan air mata hati nya merasa tidak tega, karena ia tau bella menangis karena perjanjian yang ia buat...


"Maaf kan kakak dek, mungkin ini yang terbaik untuk mu..." batin aldy...


"Sayang ko kamu menagis..." ucap yasmin...


"Iya ka ko kakak nangis..." ucap viona...


"Aku hanya senang akan bertemu dengan suami ku lagi, saat terakhir aku melihat nya dia sedang terbaring lemah dan sekarang dia sudah sadar, aku sangat merindukan nya..." ucap bella...


"Sebesar itu kah cinta mu pada suami mu itu..." ucap aldy...


"Aku tak perlu menjawab pertanyaan itu, kau sudah tau sendiri jawabannya..." ucap bella...


"Hey sekarang kamu berani dengan kakak mu ya..." ucap aldy...


"Ampun kakak ku yang manja..." ucap bella dengan nada yang mengejek...


"Stop menyebut ku manja, bisa turun harga diri ku jika orang lain mendengar nya..." ucap aldy...


"Itu panggilan sayang ku pada mu, ka aldy yang manja..." ucap bella...


"Terserah mu, untung saja kamu adik ku..." ucap aldy...


"Kalau tidak kenapa..." ucap bella...


"Kalau tidak sudah ku masukan kamu kedalam kandang singa..." ucap aldy...


"Anda kakak yang kejam..." ucap bella...


Sementara itu di ruangan tempat stiven di rawat iqbaal dan yang lannya sedang berkumpul hanya sekedar untuk memberi semangat untuk stiven, walaupun stiven tampak tidak semangat sama sekali karena fikiran nya hanya tertuju pada satu nama yaitu bella...


Tak lama aldy, bella, viona dan juga yasmin telah sampai di rumah sakit, mereka langsung menuju tempat stiven di rawat....


Jantung bella berdetak begitu kencang saat melangkah kan kaki nya menju ruangan tempat stiven di rawat, ntah apa yang akan terjadi saat ia bertemu dengan stiven apa kah ini pertemuan terakhir nya dengan stiven, ntahlah hanya author yang tau...


Saat sampai di depan ruangan tersebut bella membuka pintu secara perlahan dan terlihat stiven yang sudah sadar dari koma nya, ia langsung berlari dan memeluk stiven...


"Sayang..." ucap bella sambil berlari untuk memeluk stiven...


"Bella..." ucap stiven kaget saat melihat bella....


Mereka pun saling berpelukan melepaskan semua kerinduan yang selama ini terpendam...


Indah dan yang lannnya juga kaget saat melihat kedatangan bella, sampai mereka tidak melihatnya keberadaan orang nya berada di dekat mereka...


"Aku rindu..." ucap bella sambil menangis...


"Aku sangat merindukan mu..." ucap stiven...


Mereka pun melepaskan pelukan mereka dan saling menatap, stiven perlahan mendekati bibr bella dan mencium nya bella pun membalas ciuman dari stiven, ciuman yang ia sangat rindukkan...


"Hmmmm..." ucap wijaya...


"Ada orang disini..." ucap devan...


"Maaf..." ucap bella tersenyum malu...


"Ehmmmm...." ucap aldy...


Mereka yang mendengar suara itu langsung menatap ke arah sumber suara, dan betapa terkejut nya mereka saat tau siapa pemilik suara tersebut...


Maaf typo kejar tayang hehehe...

__ADS_1


Follow ig andyabd92


__ADS_2