Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 45


__ADS_3

Permainan tanpa henti...


"Mah.. pah.. kami naik ke kamar dulu, mau meletakan ini semua..." ucap bella...


"Iya sayang..." ucap indah...


Stiven dan bella pun pergi meninggalkan mereka dan langsung menuju kamar...


"Stive, apa kamu yakin tidak ingin, papa masi memiliki stok yang melimpah..." teriak wijaya...


"Tidak pah, stive kuat ko..." teriak stiven...


Sesampainya di kamar bella langsung menyusun barang yang mereka bawak dari jepang, selesai menyusunnya bella memilih untuk duduk di sofa, menyusul suami nya yang telah duduk sedari tadi...


"Mas.. tadi dini ngabari aku, kalau pembukaan toko nya lusa, apa kamu akan ikut datang..." ucap bella...


"Maaf sayang sepertinya tidak, aku harus ke luar kota, tapi iqbaal akan mengantar dan menemani mu disana..." ucap stiven...


"Tidak perlu mas, nanti kalau iqbaal sama aku, kamu nya sama siapa..." ucap bella...


"Aku sendiri bisa ko, kan cuma keluar kota..." ucap stiven...


"Baiklah kalau begitu, seperti nya aku memerlukan tenaga nya..." ucap bella...


"Bell, apa kita akan mengadakan pesta pernikahan..." ucap stiven...


"Terserah mas aja, bella ngikut gimana baik nya..." ucap bella...


"Kamu ingin acara yang seperti apa..." ucap stiven...


"Terserah mas, pokok nya jangan terlalu mewah..." ucap bella...


"Baiklah, nanti kita bicarakan lagi dengan mamah dan papah..." ucap stiven...


"Mas bella mandi dulu, udah petang..." ucap bella...


"Mau mandi bareng..." ucap stiven...

__ADS_1


"Tidak, mas masi dalam hukuman..." ucap bella...


"Ayo lah, aku sudah menginginkan nya..." ucap stiven...


"Tidak mas, ingat jam 8.30..." ucap bella dan meninggalkan stiven...


Jam menujukan pukul 7 malam, tampak keluarga wijaya beserta pasangan fenomenal sedang melakukan makan malam, selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga seperti biasanya...


"Pah.. mah.. stive dan bella memutuskan untuk membuat acara pesta pernikahan..." ucap stiven...


"Benarkah itu..." ucap indah...


"Benar mah, kami serahkan semua kepada kalian..." ucap stiven...


"Kalau begitu dengan senang hati, kami akan mempersiapkan dengan sangat baik..." ucap wijaya...


"Tanggal berapa kalian akan melaksanakan nya...." ucap indah...


"Bagiaman tanggal 15 ka..." ucap viona...


"Kalau tanggal 11..." ucap wijaya...


"Tidak, aku tidak mau pesta nya di adakan tanggal 10-17...." ucap stiven...


"Kenapa..." ucap indah...


"Karena itu tanggal dimana bella kedatangan tamu, itu sangat mengganggu ku..." ucap stiven..


"Tamu siapa bell..." ucap indah...


"Mas.. kamu ada-ada aja, tidak ada mah, bagiaman kalau tanggal 19..." ucap bella...


"Aku setuju..." ucap stiven...


"Baiklah kita akan mengadakan nya pada tanggal 19..." ucap wijaya...


"Jam berapa sekarang..." ucap stiven...

__ADS_1


"Jam 8 lewat 10 ka..." ucap viona...


"Sekarang kita akan mengadakan nya dimana di hotel atau rumah ini..." ucap indah..


"Di hotel saja mah, agar tidak ribet..." ucap bella...


"Mamah setuju, bagaimana dengan mu stive..." ucap indah...


"Stive setuju mah, jam berapa sekarang..." ucap stiven...


"Jam 8 lewat 20 ka..." ucap viona...


"Kamu kenapa stive, ko dari tadi gak tenang gitu..." ucap wijaya...


"Apa ada yang di bahas lagi mah..." ucap stiven...


"Kalian tema nya ingin apa..." ucap indah...


"Bella terserah mamah saja, bella tidak paham masalah seperti itu..." ucao bella...


"Loh... ko terserah mamah yang jadi pengantin ya kan kalian, bagaimana stive..." ucap indah...


"Stive ikut mamah saja, jam berapa sekarang..." ucap stiven...


"Jam 8 lewat 25 ka..." ucap viona...


"Kamu kenapa si stive, dari tadi nanyain jam terus..." ucap indah...


"Mah.. pah.. stive dengan kekamar dulu..." ucap stiven...


"Loh... ko pergi si, ini kan belum siap..." ucap indah...


"Ada deh mah...


Skip yaa.


udah di revisi

__ADS_1


__ADS_2