
Berakhir di kamar mandi...
"Baigaimana kalau kita buat sekarang..." ucap stiven sambil manarik tangan bella hingga bella jatuh kepelukkanya...
"Buat apa mas..." ucap bella...
"Buat cucu untuk mereka..." ucap stiven...
"Gimana cara buat nya..." ucap bella sambil menahan tawa nya...
"Kamu lupa, kalau kamu yang lebih ganas malam itu..." ucap stiven...
"Malam kapan mas, bella lupa..." ucap bella...
"Kalau lupa kita ulangi..." ucap stiven dan langsung mencium bibir bella...
Bella pun tidak menolak nya ia membalas ciuman dari stiven, tangan stiven pun tidak tinggal diam, ia merabah semua bagian tubuh bella sambil menciumnya...
"Sayang aku menginginkannya..." ucap stiven...
"Tapi mas..." ucap bella...
"Tapi kenapa sayang, kita kan sudah sah menikah..." ucap stiven...
"Aku lagi ada tamu..."ucap bella...
"Biarkan tamu nya menunggu di luar sayang, kita selesai kan dulu..." ucap stiven...
"Mas.. bukam tamu itu, tamu lain.. aku sedang datang bulan..."ucap bella...
Stiven yang mendengar nya langsung lemas dan menjatuhkan tubuh nya ke atas kasur...
"Maaf suami ku yang tampan, kamu belum beruntung..." ucap bella...
"Kenapa kamu tidak bilang dari tadi aku kan udah telanjur..." ucap stiven...
"Kamu bisa menyelesaikannya di kamar mandi sayang..."ucap bella...
Stiven beranjak dari kasur menuju kamar mandi untuk menyelesaikannya...
"Jangan kamu abiskan sabunnya..." ucap bella sambil tertawa...
5 menit kemudian stiven keluar dari kamar mandi dengan muka yang kusut seperti baju yang tidak di setrika, bella yang melihat stiven langsung menghampiri nya...
"Kenapa mas wajah nya ko begitu amat..." ucap bella...
"Kamu menyiksa ku..." ucap stiven...
"Mas kamu gak kekantor..." ucap bella...
"Enggak...." ucap stiven...
"Kamu enggak sarapan..." ucap bella...
"Enggak...." ucap stiven...
"Ko jawab nya singakat amat si, kamu mara..." ucap bella...
"Enggak...." ucap stiven...
"Kalau enggak senyum dong... ucap bella sambil mencium pipi stiven...
Stiven yang mendapatkan ciuman dari bella tersenyum bahagia,dan ia langsung memeluk bella...
"Mas ke toko yuk..." ucap bella...
"Mau ngapai kesana..." ucap stiven....
"Mau nengo toko udah lama enggak di tengo..." ucap bella...
__ADS_1
"Ya udah kita sekalian makan di restoran..." ucap stiven...
"Kekamar atas yuk, kita siap-siap..." ucap bella...
Mereka pun keluar dari dalam kamar bawah menuju kamar atas, mereka harus melewati ruang keluarga yang tentu saja berisi keluarga rempong...
"Lo.. ko cepet amat buat cucu nya..." ucap indah yang melihat stiven dan bella keluar dari kamar bawah...
"Stive... apa perlu papa beri obat yang kemarin..." ucap wijaya...
"Maaf kan stive ya bell, kamu pasti kurang puas..." ucap indah...
Stiven dan bella hanya melalui mereka tanpa menjawab nya, mereka mulai terbiasa dengan sifat keluarga mereka yang super rempong...
Sesampai nya di kamar mereka langsung bersiap-siap untuk pergi ke toko kue, setelah di rasa semua telah siap, mereka pun langsung berangkat...
"Mau kemana kalian..." ucap indah...
"Mau ke toko mah..." ucap bella...
"Papah titip kue mu yang enak itu ya bell..." ucap wijaya...
"Iya pah nanti bella bawakan, kami pergi dulu mah pah..." ucap bella...
"Iya sayang hati-hati..." ucap indah...
Setelah berpamitan mereka pun langsung berangkat, sebelum ko toko mereka memutuskan untuk mencari sarapan terlebih dahulu...
"Mas kita makan di tempat langganan bella aja ya..." ucap bella...
"Dimana bell..." ucap stiven...
"Bentar lagi sampe ko, 300 meter lagi..." ucap bella...
Tak lama mereka sampai di warung makan kang mamat, yang terletak di pinggir jalan..
"Yakin bell makan di sini..." ucap stiven....
Mereka pun turun dari mobil, dan masuk kedalam warung makan tersebut...
"Eh neng bella, udah lama gak kesini..." ucap kang mamat pemilik warung tersebut...
"Iya kang, bella akhir-akhir ini sibuk ni, pesen kayak biasa ya kang 2 porsi..." ucap bella...
"Oke neng, di tunggu ya..." ucap kang mamat...
"Iya kang..." ucap bella...
"Kamu kayak nya udah kenal banget sama dia..." ucap stiven...
"Bella udah sering makan disini selain harga nya gak terlalu mahal makanan nya enak..." ucap bella...
"Kamu gak suka kan sama dia..." ucap stiven..
"Enggak la.. kan bella udah punya suami nya tampan..." ucap bella...
"Silahakan di makan neng..." ucap kang mamat...
"Makasi kang..." ucap bella...
"Itu suami nya ya neng..." ucap kang mamat...
"Iya kang suami bella, gimana cocok gak sama bella..." ucap bella...
"Cocok neng, yang satu cantik yang satu tampan, oh iya neng mau minum apa..." ucap kang mamat...
"Kamu mau minum apa mas..." ucap bella...
"Terserah kamu aja..." ucap stiven...
__ADS_1
"Kang teh es dua ya..." ucap bella...
"Oke neng..." ucap kang mamat...
"Di makan mas..." ucap bella...
"Sendok nya mana bell..." ucap stiven...
"Lo ko pakai sendok, pakai tangan mas..." ucao bella...
"Pakai tangan bell..." ucap stiven...
"Iya...kamu cuci tangan disini..." ucap bella sambil menunjukan wadah cuci tangan...
Stiven pun nurut dengan perkataan bella, ia mencuci tangan nya dan mulai memakan makananya...
"Ko gitu si mas makannya..." ucap bella...
"Jadi gimana bell, mau makan aja ribet amat..." ucap stiven...
"Pertaman ambil ayam nya terus cocol kesambel baru di makan deh..." ucap bella...
"Bell, suapin ya..." ucap stiven...
"Mas malu banyak orang..." ucap stiven...
"Ngapai malu si bell, yaudah kalau gak di suapi aku gak mau makan..." ucap stiven...
"Iya..iya... bella suapin, coba buka mulut nya..." ucap bella sambil menyuapi stiven...
Stiven pun membuka mulut nya, untuk menerima makanan dari tangan bella...
"Enak bell.. apalagi sambil di suapi kamu..." ucap stiven...
"Itu mah mau nya kamu..." ucap bella...
Tak lama kang mamat datang membawa dua gelas teh es...
"Cie.. romantis nya, makan nya di suapi..." ucap kang mamat...
"Kang mamat mau..." ucap bella...
"Enggak neng... nanti suami neng bella marah lagi sama saya..." ucap kang mamat...
"Hahaha.. bella becanda mang..." ucap bella..
"Yaudah neng, di lanjutkan makanya, akang mau ke belakang dulu..." ucap kang mamat...
"Iya kang..." ucap bella...
"Kamu jangan banyak bicara sama dia..." ucap stiven...
"Emang kenapa mas..." ucap bella...
"Aku gak suka..." ucap bella...
"Kamu cemburu sama kang mamat...." ucap bella...
"Enggak siapa yang cemburu..." ucap stiven...
"Yakin enggak cemburu, aku panggil ya orang nya..." ucap bella...
"Jangan.. kalau kamu panggil aku hancurkan warung nya..." ucap stiven...
"Suami ku kalau cemburu galak ya, main mau hancuri warung orang aja..." ucap bella...
Bella kembali menyuapi si bayi kolot sampai makanannya habis...
"Sudah habis, aku bayar dulu ya..." ucap bella..
__ADS_1
"Jangan biar aku yang bayar kamu tunggu sini..." ucap stiven...
Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote ya...