
Mereka berdua nge-gym cukup lama sekitar 1.5 jam lebih. Setelah semua di rasa cukup mereka langsung kembali mengganti pakaian kembali dan keluar dari tempat Gym tersebut.
"Sudah lama tidak Gym tubuh ku terasa cukup sakit." Ucap Calvin.
"Kau saja yang lemah, kau mau makan apa, kita makan dulu." Kata Alka.
"Apa saja, yang terpenting tidak menambah lemak, karena lemak ku baru saja aku buang."
"Ya aku tau, kita makan makanan sehat saja." Ucap Alka.
Alka langsung membawa mobil kita ke salah satu restoran yang menjual makanan sehat. Calvin yang sangat lapar langsung memesan makanan yang menurut nya enak.
"Alka." Panggil seseorang.
"Siapa dia." Tanya Calvin.
"Alka aku sangat merindukanmu." Siska memeluk Alka secara tiba-tiba.
"Aroma tubuh nya membuat ku tergila-gila." Batin Siska.
"Lepas." Alka mendorong Siska.
"Alka aku sangat merindukanmu, kenapa kamu sangat kasar pada ku." Ucap Siska.
"Alka siapa dia." Tanya Calvin.
"Aku pacar nya Alka." Jawab Siska.
"Tidak dia mantan mu, aku sudah memutuskan nya sejak aku menikah dengan Amanda." Ucap Alka.
__ADS_1
"Tapi kan aku tidak mau, setelah yang kita lewati bersama kamu langsung memutuskan ku." Kata Siska.
"Apa yang kita lewati bersama, aku tidak pernah tidur dengan mu."
"Kita hampir tidur bersama, kau lupa saat di bali."
"Masih hampir belum tidur, itu pun karena aku terpengaruh Alkohol. Sudah pergi dari sini, jangan membuat selera makan ku hilang." Ucap Alka.
"Cup." Siksa mencium Alka dan pergi meninggalkan Alka yang sangat terkejut saat mendapatkan ciuman itu.
"Siska." Teriak Alka dan langsung mengelap wajahnya dengan tisu basah.
"Hahaha kau mendapatkan ciuman maut, jika Amanda tau bagaimana perasaannya ya." Ucap Calvin.
"Jangan sampai tau, awas saja dia sampai tau, dia mencium ku secara tiba-tiba aku tidak mengharapkan ciuman ini." Kata Alka.
"Alka jika di lihat-lihat dia cukup cantik, bodi nya gitar Spanyol, apa kau yakin tidak pernah tidur dengan nya."
"Bagaimana bila di bandingkan dengan Amanda, kau lebih suka yang mana." Tanya Calvin.
"Body Amanda memang tidak sebagus dia, tapi aku tetap akan memilih istri ku, sebagus apapun body orang lain, istri ku tetap nomor satu. Tapi milik Amanda lebih besar." Jawab Alka.
"Ah milik istri ku juga besar, aku beruntung tidak memiliki mantan dan dekat dengan seorang wanita sebelum nya. Jadi aku tidak seperti mu tadi, wanita itu berbahaya kau harus berhati-hati dengan nya." Ucap Calvin.
"Kau tenang saja dia berani bermain-main dengan ku, akan ku pastikan karir nya akan hancur."
Tak lama makanan yang mereka pun pesan datang dan mereka berdua langsung memakan makanan itu sampai habis. Setelah selesai makan dan membayar nya mereka berdua langsung pulang ke rumah karena hari juga sudah malam.
"Sampai jumpa esok." Ucap Alka.
__ADS_1
"Bodoh kita tinggal di satu rumah yang sama." Kata Calvin.
Alka yang sangat lelah masuk ke dalam kamar nya, ia melihat Amanda yang memeluk Amanda dari belakang.
"Sayang, kamu sedang apa." Tanya Alka.
"Aku sedang menunggu mu." Amanda membalik tubuh nya dan membalas pelukan dari Alka.
"Wangi parfum wanita, Alka kamu selingkuh, ada aroma parfum wanita di tubuh mu." Amanda mengendus-endus tubuh Alka.
"Sayang kamu salah paham, tidak aku tidak selingkuh."
"Kamu selingkuh Alka, aku tidak suka dengan laki-laki seperti ini." Amanda menampar Alka dan pergi meninggalkan Alka.
"Sayang tidak tunggu aku, aku tidak selingkuh kamu salah paham." Ucap Alka.
"Tidak mau." Amanda pergi menjauhi Alka.
"Alka tunggu aku jangan kekanak-kanakan seperti ini." Alka menarik Amanda dan mendekap tubuh Amanda.
"Lepas Alka, aku tidak suka dengan laki-laki seperti mu."
"Amanda dengar aku, aku tidak selingkuh." Alka mendekap Amanda sampai Amanda tenang baru lah Alka menjelaskan semua nya pada Amanda.
Setelah Amanda tenang Alka langsung menjelaskan semuanya, dari awal sampai akhir hanya saja Alka tidak memberitahu Amanda jika ia di cium Siska.
"Apa itu benar." Tanya Amanda.
"Iya sayang, aku sangat mencintaimu buat apa aku selingkuh. Untung kamu tidak langsung mengadu pada ayah dan papah mu bisa mati aku." Jawab Alka.
__ADS_1
"Maaf, aku terlalu takut kehilangan mu." Ucap Amanda.