Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 78


__ADS_3

"Apa kata mu." Ucap Alka.


"Milik mu kecil Alka, lebih besar milik ku." Kata Calvin.


"Bagaimana kau bisa membandingkan nya, milik ku saja sedang tidur."


"Hmmm kau benar, tapi seperti nya milik ku lebih besar Alka."


"Tubuh mu kecil, bagaimana milik mu besar." Ucap Alka.


"Iya bisa saja, Nila saja sampai nangis saat pertama kali melakukan nya."


"Kau pikir Amanda tidak, dia juga nangis." Kata Alka.


"Tunggu-tunggu kenapa kita malah memperdebatkan siapa yang lebih besar, padahal ada hal yang lebih penting dari itu." Ucap Alka.


"Iya juga, kau benar. Kita harus cepat memberantas si jalang itu, kau tau jalang itu semakin menjadi-jadi." Kata Calvin.


"Calvin aku curiga pada papah." Ucap Alka.


"Curiga bagaimana." Tanya Calvin.


"Apa saat kalian marah papah mereka memukul mu, padahal dia sangat sulit mengontrol emosi nya." Jawab Alka.


"Tidak pernah, malahan aku memukul nya beberapa kali, tapi dia hanya marah tanpa memukul ku."


"Hmmm, sudah jangan kau pikirkan, mungkin hanya pikiran ku saja." Kata Alka.


Sementara itu Amanda dan Nila sudah membuka seluruh kamar di lantai itu, tapi mereka sama sekali tidak menemukan Calvin dan Alka.

__ADS_1


"Bagaimana ini kak, mereka tidak ada bagaimana jika mereka berdua pergi dari sini." Ucap Nila.


"Aku juga tidak tau Nila, mereka berdua sedang tidak baik dengan ayah Vino, bisa jadi mereka tidak betah dan pergi dari rumah ini."


"Kita cari lagi kak, atau kita laporkan ke orang tua kita." Ucap Nila.


"Kita cari dulu, baru kita laporkan ke orang tua kita, kamu periksa semua kamar di lantai tiga dan aku di lantai 4." Kata Amanda.


"Baik kak, ayo kita mulai." Nila dan Amanda langsung menuju lantai atas untuk mereka berdua periksa.


"Aku lelah." Alka kembali menidurkan diri nya ke atas kasur.


"Bagaimana jika tadi malam kau di perk🤤sa oleh Tiara, apa kau menikmati nya." Tanya Calvin.


"Bagaimana bisa aku menikmati nya, aku saja di beri obat tidur, junior ku pun juga tidur. Dia bodoh seharusnya aku di beri obat perangsang baru mungkin dia bisa tidur dengan ku." Jawab Alka.


"Kau bodoh, dia jalang mana mungkin dia masih Virgin.


Tiara sudah menghapus semua jejak nya, ia keluar dari rumah Vino dan pergi ke suatu tempat.


"Sayang." Abraham menarik Tiara dan langsung mencium bibir Tiara dengan rakus nya.


"Sayang di kamar jangan di sini." Ucap Tiara.


Abraham langsung membawa Tiara masuk ke dalam kamar nya, di dalam kamar Abraham langsung membanting Tiara dengan kasar.


"Aww sakit, kamu lupa hanya aku yang bisa memuaskan mu." Ucap Tiara.


Tiara adalah jalang kesayangan Abraham, ia memilih Tiara masuk ke dalam rumah Vino karena ia yakin Tiara tidak akan berkhianat pada nya."

__ADS_1


"Melani, aku sangat merindukan tubuh mu." Ucap Abraham.


"Sayang, nama ku sekarang Tiara bukan Melani." Kata Tiara.


"Bagaimana apa kamu sudah tidur dengan Alka." Tanya Abraham.


"Sudah." Jawab Tiara yang sengaja berbohong agar Abraham tidak marah pada nya.


Skip🤣


"Bagaimana teknik mana yang lebih baik, milik ku saat ini, atau Alka malam tadi." Tanya Abraham.


"Sayang pelan, kamu lebih baik, Alka mudah tapi dia sangat bodoh." Jawab Tiara.


Amanda dan Nila memutuskan untuk menemui orang tua mereka, mereka ingin memberitahu mereka bahwa Alka dan Calvin hilang tanpa jejak.


"Ayah Calvin dan kak Alka hilang." Ucap Nila.


"Apa bagaimana bisa, apa anak itu lari dari sini karena aku." Kata Vino.


"Seperti nya begitu Vino, coba kita cari dulu." Ujar Aska.


"Kita bagi kelompok, Aku, Aska akan mencari di luar rumah, dan yang lainnya cari di dalam rumah." Ucap Andy.


"Lantai 2 3 4 tidak ada, lantai satu yang belum kami. periksa." Saut Amanda.


"Oke kita fokus ke lantai satu." Ucap Vino.


"Ayah Calvin dan Alka sedang tidak baik, tapi ayah tampak begitu khawatir." Batin Nila.

__ADS_1


__ADS_2