
"Nila." Teriak Calvin.
"Iya kak, ada apa." Nila langsung berlari menghampiri Calvin.
"Kenapa pakaian ku seperti ini, aku tidak biasa kalau tidur pakai baju seperti ini." Ucap Calvin.
"Kak, ini pakaian Nathan, pakaian mu belum di antar, kamu biasa pakai pakaian apa? "
"Aku memiliki pakaian tidur tersendiri Nila." Kata Calvin.
"Ya sudah pakai celana pendek saja." Ucap Nila.
"Kamu mesum Nila, Kamu mau membuat anak dengan ku." Tanya Calvin.
"Kak, kenapa kamu menjadi mesum." Jawab Nila.
"Kamu meminta ku hanya memakai celana pendek saja, sudah pasti kamu mau membuat bayi bersama ku." Kata Calvin.
"Maaf kak, aku belum bisa. Usia ku masih 18 tahun aku belum terlalu paham hal seperti itu."
"Aku hanya bercanda Nila, kamu kira aku tau. Aku hanya asal bicara saja." Ucap Calvin.
Setelah mengganti pakaian mereka berdua naik ke atas kasur untuk tidur. Calvin sama sekali tidak bisa tidur karena kedinginan.
Nila dingin sekali." Ucap Calvin.
"Mau bagaimana lagi, kamu hanya memakai celana pendek." Ujar Nila.
"Aku tidak tahan, kamu cari kan aku sesuatu, biasa nya mommy ku atau pelayanan menyiapkan semua yang aku mau." Ucap Calvin.
"Kak ini sudah malam, jangan terlalu manja seperti itu, aku lelah aku butuh istirahat."
"Maaf aku merepotkan mu." Calvin bangkit dari atas kasur.
__ADS_1
"Kak aku tidak bermaksud seperti itu."
"Jangan bergerak dari atas kasur, atau aku berbuat sesuatu hal yang tidak kamu inginkan, aku hanya keluar mengambil air hangat." Ucap Calvin.
Calvin berjalan keluar dari kamar, saat melintasi salah satu ruangan ia melihat Alka dan Nathan sedang menonton siaran bola bersama.
"Calvin, kenapa tidak memakai baju malam-malam." Tanya Nathan.
"Tidak ada." Jawab Calvin, sebenar nya ia ingin bergabung dengan Nathan tapi karena ada Alka ia mengurung kan niat nya.
"Kau mau memakai jaket atau switer ku." Tanya Nathan.
Calvin menganggukkan kepala nya, Nathan yang paham maksud dari Calvin ia bangkit dari sofa meninggal kan Alka sendiri.
"Kau mau kemana, kau mengajak ku menonton TV, tapi sekarang malah meninggal kan ku." Ujar Alka.
"Sebenar kak, nanti aku akan kembali." Kata Nathan.
Calvin memilih switer Nathan yang membuat tubuh nya hangat.
"Kau abis malam pertama Calvin." Tanya Nathan.
"Maksud mu." Tanya Calvin.
"Kau habis mencetak anak bersama adik ku."
"Tidak, aku tidak akan melakukan nya sebelum kami saling mencintai." Kata Calvin.
"Bagus lah, kalau begitu aku mau lanjut nonton lagi kau ikut tidak."
"Tidak, ada Alka, lebih baik aku tidur bersama Nila." Ucap Calvin.
Calvin masuk ke dalam kamar kembali, ia mendengar suara tangisan. Calvin langsung berlari untuk melihat apa yang terjadi pada istri nya.
__ADS_1
"Nila kamu kenapa." Tanya Calvin.
"Kakak marah pada ku, kakak tidak menceraikan ku kan? "
Calvin mendekati Nila dan memeluk nya. "Tidak Nila, aku tidak akan menceraikan mu, buat apa aku menikah jika pernikahan itu berujung perceraian.
"Tapi kakak mencintai kak Amanda, sedangkan aku apa, kita tidak memiliki rasa sama sekali. Aku tidak tau apa aku bisa masuk ke dalam hati mu atau tidak." Ucap Nila.
"Aku memang mencintai Amanda, aku menikah dengan mu bukan karena aku ingin mendekati Amanda lagi, tapi aku ingin melupakan Amanda, aku pikir jika bersama mu aku dapat mencintai mu." Kata Calvin.
"Sudah jangan menangis, kenapa kamu yang cengeng, bukan nya aku yang suka menangis, Nila aku memang sangat manja apa kamu mau menuruti kemauan aneh ku."
"Iya kak aku akan memanjakan mu." Ucap Amanda.
Setelah drama yang cukup panjang, akhirnya mereka berdua tidur bersama. Walaupun tidak berpelukan, dengan tidur satu ranjang membuat mereka berdua semakin terasa dekat.
Pagi hari telah tiba, Amanda mulai terbangun dari tidur nya, ia merasa tubuh nya sangat berat karena Alka tidur di atas benda milik nya.
"Sayang bangun, ayo kita mandi." Ucap Amanda.
"Hmmmm nyaman sekali." kata Alka.
"Nyaman sayang, bangkit atau tidak aku kasih jatah lagi."
"Iya iya, jatah dulu ya." Ucap Alka.
"Tadi malam sudah, besok saja sayang. Aku sedang hamil anak mu." Kata Amanda.
"Oh iya aku lupa, maaf baby ayah melupakan mu." Alka mencium perut rata Amanda.
"Aku ingin memeriksakan kandungan ku sayang, kamu mau menemani ku." Tanya Amanda.
"Sudah pasti, nanti kita akan pergi." Jawab Alka.
__ADS_1
Sementara itu Nila juga mulai terbangun dari tidur nya, ia sedikit terkejut karena wajah Calvin sudah tenggelam di benda milik nya.
"Aku malu, tapi aku dia suami ku." Batin Nila.