
DNA.
"Bodoh kenapa dia seceroboh itu." ucap seseorang.
"Bagaimana bos, kita sudah tidak mempunyai alat untuk menghancurkan vins dan moonly grup." ucap adrian.
"Tenang lah, masi banyak cara untuk menghancurkan mereka." ujar seseorang itu.
"Kekuasaan mereka pasti akan segera berakhir." ucap adrian.
Setelah acara selesai sesuai dengan rencana kamarin. Citra dan putri melakukan tes dna, tes ini membuat bella dan yang lainnya terkejut, apalagi citra dan putri juga baru bertemu. Vino memberikan penjelasan pada mereka semua orang kenapa citra dan putri melakukan tes dna.
Setelah pengambilan darah untuk tes dna selesai, dokter membawa sempel darah kerumah sakit dan hasil nya akan keluar keesokan hari nya. Citra menggenggam tangan putri dan rasa nya begitu aneh, ia merasakan yang tidak pernah ia rasakan walaupun bersama adik nya dulu.
Begitu juga dengan putri ia merasakan mereka berdua seperti saudara yang terpisah sudah sangat lama, walaupun iya tau kemungkinan itu sangat kecil karena ibu nya bilang ia adalah anak tunggal.
Citra berjalan mendekat kearah vino dan memeluk nya dengan erat, peresaanya sekarang benar-benar kacau. Vino pun membalas pelukan itu dan membawa citra kembali masuk kedalam kamar.
Sementara itu setelah tertidur akibat melakukan olahraga ranjang yang melelahkan caitlin tebangun dari tidur nya, tubuh nya benar-benar remuk seperti habis melakukan olahraga seharian penuh, di tambah pangkal paha nya juga terasa sedikit nyeri yang membuat nya malas bergerak.
Caitlin memeluk andy dengan erat, kulit mereka yang saling bersentuhan membuat tubuh andy terasa di setrum, andy membuka mata nya secara perlahan ia melihat tubuh caitlin yang sangat erat memeluk nya. Ia mengusap rambut caitlin secara lembut yang membuat caitlin semakin nyaman dalam posisi itu.
"Sayang, jangan memancing ku." ucap andy.
"Aku ingin mandi, kamu harus tanggung jawab." ucap caitlin.
"Maksudnya." tanya andy yang tidak mengerti maksud dari caitlin.
"Sayang pangkal paha ku terasa nyeri kalau untuk berjalan, gendong aku masuk kedalam kamar mandi." ucap citra.
"Baiklah." ujar andy dan langsung membawa caitlin masuk kedalam kamar mandi. Andy tidak pernah membuang kesempatan emas nya, di dalam kamar mandi ia kembali meminta jatah nya. 2 jam berlalu mereka baru keluar dari dalam kamar mandi dengan kondisi caitlin yang lemas akibat ulah suami nya itu.
__ADS_1
Vino mengusap perut rata citra dengan lembut, ia benar-benar mengharap seseorang bayi di dalam sana, seseorang yang pasti membuat keluarga nya semakin bahagia. Citra membuka mata nya saat merasakan usapan lembut di perut nya, ia merasa bersalah karena telah meminum pil kb walaupun baru satu kali dapat di pastikan itu memperlambat kehamilan nya.
"Be." ucap citra.
"Kamu sudah bangun." tanya vino.
"Jika aku tidak hamil dalam waktu dekat, apa kamu akan menceraikan ku." tanya citra.
"Aku tidak akan pernah mau berpisah dengan mu apapun itu alasannya." jawab vino.
"Kamu yakin." tanya citra.
"Iya aku yakin." jawab vino.
"Apa yang kamu harapkan ending dari kisah ini." tanya citra.
"Aku berharap berakhir dengan happy ending seperti akhir kisah kedua orang tua ku." jawab vino.
Hari yang sangat mendebarkan telah tiba, mereka semua berkumpul di ruang keluarga menunggu dokter untuk membaca kan hasil dari tes dna kemarin, Putri dan citra duduk berdamping perasaan mereka benar-benar kacau. Vino mengenggam tangan citra dengan erat untuk memberikan rasa tenang pada citra. Begitu juga dengan jamal walaupun mereka berdua menikah karena sebuah kesalahan besar jamal sudah mempunyai rasa pada putri, dan sebalik nya putri juga sudah memiliki rasa pada jamal.
Andy dan caitlin datang bersama dokter ivan, dokter yang akan membaca kan hasil dari tes dna antara putri dan citra.
"Sudah ramai." ucap andy.
"Kau terlalu lama." ujar vino.
Andy duduk di samping vino, ia sengaja karena ingin mengganggu adik sepupu nya itu.
"Vin." bisik andy.
"Ada apa." bisik vino.
__ADS_1
"Kau tidak ingin bertanya tentang malam pertama ku." bisik andy.
"Tidak, itu tidak penting untuk ku." bisik vino.
"Apa semua nya sudah siap." ucap dokter ivan.
"Siap dok." jawab mereka semua.
Dokter ivan membuka surat hasil tes dna tersebut.
"Dan hasil nya adalah." ucap dokter ivan.
"Apa dok." tanya jamal.
"Diamlah dulu, kita dengar kan dokter ivan berbicara." ujar vino.
"Aku hanya bertanya, apa itu salah." ucap jamal.
"Ya kau salah." ucap vino.
"Kalian berdua, apa kalian tidak bisa diam." ujar stiven.
"Hasil nya positif." ucap dokter ivan.
"Maksud nya dok, mereka saudara kandung." tanya bella.
"Iya bahkan mereka berdua kembar." jawab dokter ivan.
"Kembar bagaiman bisa, kenapa wajah mereka tidak mirip." tanya vino.
"Anak kembar tak selalu mirip dan sama persis. Bahkan ada anak kembar yang tidak mirip satu sama lain alias kembar fraternal. Lalu, bagaimana kembar non-identik bisa terjadi? Perbedaan utama antara kembar fraternal dengan kembar identik ialah bagaimana proses pembuahan terjadi." Jawab dokter ivan.
__ADS_1
Citra dan putri saling menatap mereka masi tidak percaya kalau selama ini mereka berdua memiliki kembaran. Mereka berpelukan sangat erat, hal yang di luar dugaan telah terjadi, apa ini yang dinamakan takdir. Hanya author lah yang mengetahui semua ini.