Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 173


__ADS_3

"Kalian gila, aku tidak pernah tidur dengan nya, bahkan tertarik dengan nya tidak sama sekali," ucap Calvin dengan tegas.


Keluarga Vins benar-benar terkejut dengan kedatangan Rebecca yang mengaku-ngaku hamil anak nya. Vino masih dapat menahan emosi nya, tangannya sudah gatal ingin memukul menantu nya itu.


"Sayang percaya dengan ku, aku tidak pernah tertarik dengan wanita mana pun selain kamu," ucap Calvin sambil memeluk Nila, yang hanya diam, ia sedang berpikir secara rasional mungkin.


"Calvin aku tidak tau apa yang terjadi dengan kalian berdua, dia adik ku sulit untuk tidak percaya dengan nya," ucap Piter.


"Piter kau tau aku, aku tidak mungkin melakukan hal serendah itu," kata Calvin.


"Calvin hentikan," bentak Vino.


"Kenapa yah, lagi-lagi kau tidak pernah percaya pada ku, apa aku serendah itu di mata mu," ucap Calvin.

__ADS_1


"Kalian semua apakah bisa sesuatu masalah di selesai kan dengan kekerasan, bukan nya api di lawan dengan api akan semakin membesar. Vino belajar dari masa lalu, belajar dari masalah ku. Ini masalah kecil Vino," ujar Kevin.


"Rebecca aku tidak akan menganggap mu adik lagi jika kau benar-benar berbohong pada ku," ucap Piter


"Untuk apa aku berbohong kak, kau tau sendiri kan jika aku tidak pernah keluar dari rumah," kata Rebecca dengan air mata buaya nya.


"Nila, apa kau percaya dengan suami mu, karena kepercayaan istri yang paling penting saat ini," tanya Kevin.


Nila masih berpikir dengan keras pihak mana yang ia percayai, memang belakang ini suami nya sering ke rumah papa mertua nya, Nila tau itu karena Calvin selalu izin pada nya. Tetapi Nila juga tau betul bagaimana Calvin, ia sangat membenci Rebecca, sampai diri nya saja tidak pernah di perbolehkan dekat bahkan berbicara dengan Rebecca.


Calvin langsung kembali memeluk Nila karena Nila percaya pada nya, ia sangat merasa sangat beruntung memiliki istri seperti Nila.


"Sebenarnya masalah ini sudah selesai, Nila percaya dengan Calvin jadi untuk apa di perbesar lagi, yang menjalani rumah tangga ini kan Calvin dan Nila," kata Kevin.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan ku, kalian benar-benar egois, kalian gila," ujar Rebecca.


"Ayo pulang, kau benar-benar membuat malu keluarga kita," ucap Rebecca.


"Pulang kata mu, aku tidak akan membiarkan adik mu itu berkeliaran bebas, aku akan menuntut nya ke penjara," kata Calvin.


"Jangan aku ayah dari anak itu," ucap Ari.


"Kau Ari," kata Piter.


"Iya aku, kau benar-benar wanita gila, kau ikut dengan ku," Ari menarik paksa Rebecca.


"Maaf Calvin." Piter berlari mengejar Rebecca dan juga Ari.

__ADS_1


Suasana di rumah keluarga Vins kembali menenang, kecuali Calvin yang sangat marah pada ayah nya karena Vino sudah berulang kali tidak percaya dengan nya.


"Terima kasih paman, kau yang seharusnya yang layak ku panggil ayah," ucap Calvin.


__ADS_2