
Malam yang indah...
Aldy dan ariska pun langsung menuju kakamar mereka berdua, sesampai nya di kamar ariska langsung merebahkan tubuh nya ke atas kasur karena sudah sangat lelah...
"Nyaman sekali..." ucap ariska...
"Sayang..." ucap aldy dan ikut berbaring di samping tubuh ariska...
"Iya ada apa..." ucap ariska...
"Apa kita akan melakukannya sekarang..." ucap...
"Sekarang apa kamu tidak letih..." ucap ariska...
"Tidak..." ucap aldy dan memeluk ariska...
"Sayang, aku belum mandi..." ucap ariska...
"Nanti saja kita selesai kan dulu..." ucap aldy...
"Ta..." belum ariaka menjawab aldy sudah terlebih dahulu mencium bibir ariska...
Mereka pun saling membalas ciuman itu dengan penuh nafsu, momen yang paling di tunggu aldy telah tiba tidak akan ada orang yang menganggu mereka berdua lagi...
"Kruyuk..." suara perut ariska...
Aldy pun melepaskan ciuman nya saat mendengar suara itu...
"Kamu laper..." ucap aldy...
"Hehehe iya, dari pagi belum makan..." ucap ariska...
"Ya sudahlah, ayo kita mandi setelah itu kita makan malam..." ucap aldy...
"Kamu enggak papa kan..." ucap ariska...
"Mau gimana lagi, dari pada aku jadi duda muda..." ucap aldy...
"Tahan ya sayang..." ucap ariska mencium wajah aldy dan langsung berlari menuju kamar mandi...
"Sayang aku berubah fikiran ayo kita lanjutkan..." teriak aldy...
"Nanti saja, aku mau mandi..." teriak ariska yang sudah berada di dalam kamar mandi...
"Buka aku mau mandi juga..." teriak aldy...
"Tidak, kamu pasti akan berbuat aneh-aneh..." ucap ariska...
"Tidak aku janji..." ucap aldy...
"Janji..." ucap ariska...
"Iya..." ucap aldy...
Ariska pun mengambil handuk untuk menutupi tubuh nya yang sudah tidak memakai sehelai benang pun. Perlahan ia membuka pintu tersebut...
"Waw.. Apa kamu berniat menggoda ku..." ucap aldy...
"Sayang... Aku tutup ni pintunya..." ucap ariska...
Tanpa menjawab aldy langsung masuk kedalam kamar mandi dan manarik handuk yang menutupi tubuh ariska hingga memperlihatkan setiap inci tubuh nya ariska...
"Sayang..." ucap ariska kesal...
"Kenapa..." ucap aldy yang tak melepaskan pandangan pada tubuh ariska...
"Malu..." ucap ariska dan menarik handuk nya dari tangan aldy untuk menutupi tubuh nya...
"Kamu harus terbiasa, sekarang tolong kamu buka kan pakaian ku..." ucap aldy...
"Tapi sayang aku sudah lapar..." ucap ariska...
"Sayang, semakin lama kamu protes semakin lama kita berada di dalam sini..." ucap aldy...
Ariska pun menuruti semua permintaan aldy dengan sedikit keraguan, pertama ia membuka baju aldy setalah itu ia membuka celana panjang aldy...
"Sudah..." ucap ariska...
"Satu lagi..." ucap aldy...
"Tidak ini memaluhkan..." ucap ariska...
"Ayo lakukan..." ucap aldy...
__ADS_1
Dengan terpaksa ariska membuka celana dalam aldy dengan mata yang tertutup, aldy yang melihat itu hanya bisa menahan tawa nya. Aldy sedikit menggoyangkan junior nya dan tanpa sengaja tersentu tangan ariska sontak membuat ariska kaget dan membuka mata nya...
"Aaakkk..." teriak ariska saat melihat junior aldy yang sudah tidak junior lagi...
Aldy menarik tangan ariska dan mencium bibir nya agar ariska berhenti berteriak...
"Sudah puas kamu melihat nya..." ucap aldy...
"Apa itu akan masuk kedalam anu ku..." ucap ariska...
"Iya kenapa kamu sudah tidak sabar merasakan nya..." ucap aldy....
"Apa rasa nya akan sakit..." ucap ariska...
"Kamu akan merasakan sensasi yang luar biasa..." bisik aldy...
"Aku tidak percaya..." ucap ariska...
"Apa kamu ingin mencoba nya sekarang..." ucap aldy...
"Tidak, aku ingin mandi..." ucap ariska...
Mereka berdua pun mandi bersama, di iringi germecik air dan desahan akibat ulah aldy...
Dan benar saja hampir 40 menit mereka berada di dalam kamar mandi, ntah apa yang mereka lakukan di dalam sana yang jelas ariska keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang penuh bercak merah tanda kepemilikan...
"Seluruh tubuh ku berwarna merah..." ucap ariska kesal...
"Tapi kamu suka kan..." ucap aldy...
"Tidak ini membuat ku malu..." ucap ariska...
"Aku akan melakukan lebih dari itu nanti malam sayang..." bisik aldy...
Ariska yang mendengar itu mendadak merinding, apalagi saat melihat junior aldy tadi...
"Aku tidak bisa membayangkan rasa nya..." batin ariska...
Ariska perlahan membuka lemari pakaiannya dan betapa terkejut nya dia saat melihat isi lemari itu...
"Sayang, ini baju siapa..." ucap ariska...
"Punya kamu la, emang siapa lagi perempuan yang ada di dalam kamar ini..." ucap aldy...
"Lusa saat kamu memindahkan pakain kamu kesini..." ucap aldy...
"Terimakasih..." ucap ariska sambil memeluk aldy dengan erat...
"Kamu harus membayar nya malam ini..." bisik aldy...
Setalah mereka selesai mengenakan pakain mereka langsung keluar dari kamar untuk makan malam, saat ingin masuk kedalam lift mereka bertemu dengan pasangan fonomenal yang sedang tertawa bahagia...
"Kalian mau kemana..." ucap ariska...
"Eh kakak ipar, kami ingin makan malam..." ucap bella...
"Apa kau sudah melakukannya kenapa rambut kalian basah..." bisik stiven...
"Belum, tapi aku tidak akan melepakanya malam ini..." bisik aldy...
"Apa kau perlu bantuan ku, aku memiliki obat yang dapat memuaskan mu..." bisik stiven...
"Tidak perlu, aku tidak selemah itu..." bisik aldy...
"Kalau kau berubah fikiran bisa langsung datang kekamar ku..." bisik stiven...
"Tidak akan..." bisik aldy...
"Bell apa aku boleh bertanya..." bisik ariska...
"Boleh, bertanya la kenapa harus berbisik seperti ini..." bisik bella...
"Apa saat pertama kali melakukan itu sakit..." bisik ariska...
"Melakukan apa..." bisik bella...
"Itu malam pertama..." bisik ariska...
"Pasti sakit tapi setelah itu rasahkan sensi nya..." bisik bella...
"Jawaban mu tidak memuaskan ku..." bisik ariska...
"Kamu nikmati saja malam itu..." bisik ariska...
__ADS_1
"Kalian berdua sedang apa..." ucap stiven...
"Kami sedang membahas malam per..." belum bella menyelesaikan ucappanya ariksa memotong nya terlebih dahulu...
"Tidak ada, ini urusan wanita..." ucap ariska sambil menatap kearah bella...
"Iya urusan wanita..." ucap bella...
Sesampai nya di ruang makan mereka melihat berbagai macam menu yang sangat menggugah selera...
"Jangan terlalu bayak makan, itu membuat mu tidak nyaman saat melakukan nya..." bisik bella...
"Terimakasih sarannya bell..." bisik ariska...
Ariska pun mengikuti saran yang di berikan oleh bella, ia hanya mengambil makanan secukupnya nya saja...
"Kenapa sedikit sekali kamu makannya..." ucap aldy...
"Aku sedang diet..." ucap aldy...
"Mengertilah istri mu sedang mempersipakan semua nya..." bisik stiven...
Setelah selesai sarapan Aldy langsung membawa ariska masuk kedalam kamar nya...
"Mereka sepertinya sudah tidak sabar..." ucap bella...
"Apa aku boleh meminta jatah malam ini..." ucap stiven...
"Kamu juga tidak mau kalah sayang..." ucap bella mencium bibir stiven dan berlari meninggalkan stiven...
"Kamu harus membayar semua ini sayang..." ucap stiven dan ikut mengajar bella...
Sementara itu aldy dan ariska sudah berada di dalam kamar, untuk menghilangkan keguguppannya ariska memilih menyalahkan televisi...
"Sayang kemarilah..." ucap aldy yang sudah berbaring di atas kasur...
Ariska pun berjalan mendekat kearah aldy yang sedang berbaring di atas kasur dan ikut berbaring di samping nya...
"Ada apa ka..." ucap ariska...
"Tidak ada aku hanya ingin memeluk mu..." ucap aldy...
Ariska memencet remot tv untuk mencari siaran yang menurut nya enak untuk di tonton, tanpa sengaja ia memencet siaran yang berisi adegan 18+ sontak membuat nya memejam kan mata nya...
"Kamu pintar memilih tontonan sayang..." ucap aldy dan mengambil remot yang berada di tangan ariska lalu melempar kannnya kesebarang arah...
"Ganti ka..." ucap ariska...
"Tidak, sekarang buka mata mu..." ucap aldy...
Perlahan ariska membuka mata nya dan terpanah saat melihat adegan 18+ itu...
"Kita akan melakukannya sekarang..." ucap ariska langsung mencium bibir ariska...
Tangan aldy juga ikut bergerak ia merabah setiap inci tubuh ariska hingga terkadang terdengar suara desahan yang lepas dari bibir ariska...
Ia membuka seluruh pakaiannya dan juga istri nya sampai mereka berdua tidak mengenahkan sehalai benang pun...
Aldy pun langsung menjamak setiap inci tubuh ariska hingga meninggalkan jejak kepemilikan kurang lebih 45 menit mereka berdua melakukan pemanasan sampai tiba waktunya...
"Apa kamu siap..." ucap aldy...
"Tapi aku takut..." ucap ariska...
"Aku akan melakukan secara perlahan..." ucap aldy...
Aldy pun mengarah kan junior nya ke sarang nya, ia melakukan nya secara perlahan. Saat junior aldy mulai masuk ariska merasahkan ada benda yang besar berusah masuk kedalam tubuhnya yang menimbulkan rasa sakit...
Ariska memejamkan mata dan mengigit bibir nya untuk mengurangi rasa sakit itu, aldy yang melihat itu lebih memperhalus permainan nya...
Dan dalam beberapa kali dorongan akhirnya pertahan ariska bobol, ia merasahkan sakit yang luar biasa...
"Aaaww..." teriak ariska dan tanpa sadar meneteskan buturan air mata...
"Tahan sayang..." ucap aldy...
Aldy memberhentikan permainan nya sejenak dan memulainya lagi saat ariska meminta nya...
"Lanjutan..." ucap ariska...
Aldy pun melanjutkan permainannya, dan benar saja rasa sakit itu berubah menjadi sensasi yang luar biasa...
Mereka melakukan nya sampai kedua nya tidak memiliki energi lagi dan tertidur sambil berpelukkan...
__ADS_1
Maaf kalau tidak sesuai...