Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 62


__ADS_3

Pernikahan iqbaal dan viona...


"Ananda muhammad iqbaal bin panji saputra saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak saya viona citra binti wijaya vins dengan maskawain uang tunai 50 juta dibayar tunai"... Ucap wijaya dengan lantang...


"Saya terima nikah dan kawinnya viona citra binti wijaya vins dengan maskawain tersebut di bayar tunai".. Ucap iqbaal dengan satu tarikan nafas...


Sah...


Sah...


Sah...


Kini viona telah menjadi istri sah iqbaal, viona mencium tangan iqbaal dan iqbaal pun mencium kening viona...


Setelah pembacaan doa selesai mereka melanjutkan acara dengan hanya makan malam, tampak mereka tenga berkumpul di ruang makan dengan makanan yang tersaji di atas meja...


"Viona sekarang iqbaal adalah suami mu, duduk di samping nya dan layani dia, seperti kakak dan mamah mu melayani suami nya..." ucap wijaya...


"Baik pah..." ucap viona...


"Tidak papa tuan, saya bisa mengambil makanan saya sendiri..." ucap iqbaal...


"Ball... sekarang kamu sudah resmi menjadi keluarga vins, dan jangan panggil kami dengan sebutan tuan, panggil kami seperti viona memanggil kami..." ucap indah...


"Baik tuan, eh mah..." ucap iqbaal...


"Kau sangat lucu frend, oh iya aku sudah menjadi kakak ipar mu, berhenti memanggil ku nona, dan suami ku bukan tuan mu lagi..." ucap bella...


"Tidak, dia tetap memanggil ku tuan..." ucap stiven...


"Mas kamu lupa, kamu yang meminta iqbaal menikah dengan adik mu, jadi dia sudah menjadi adik ipar mu..." ucap bella...


"Iya... iya dia boleh memanggil kau apa saja..." ucap stiven...


Mereka pun melanjutkan kegiatan makan malam, setelah makan seperti biasa mereka berkumpul di ruang keluarga...


"Sepertinya kita harus sedikit merubah rencana pesat pernikahan ini..." ucap indah...


"Iya mah, karena pasangannya tambah satu lagi..." ucap wijaya...


"Kau ingin pesta pernikahan seperti apa viona..." ucap indah....


"Aku ikut aja mah..." ucap viona...


"Kalian ini yah, kalau di tanya ingin pesta seperti apa jawabannya ikut saja..." ucap indah...


"Sudah lah mah, kami percaya sama mamah..." ucap bella...


"Pesta ini akan menjadi pesta besar bagi keluarga vins, dan mungkin akan di siarkan langsung oleh beberapa stasiun tv..." ucap indah...

__ADS_1


"Apa tidak berlebihan mah..." ucap bella...


"Tidak sayang, kita memiliki saham yang besar di beberapa stasiun tv, dan tanpa di minta pasti mereka akan bersedia..." ucap indah...


"Hey kau, kenapa kau diam saja dari tadi, jangan-jangan kau sedang memikirkan malam pertama dengan adik ku..." ucap stiven...


"Mas ini mulut bisa di rem sikit tidak..." ucap bella...


"Ti.. tidak tuan..." ucap Iqbaal...


"Kalau dia memikirkan malam pertama dengan ku kenapa, toh dia suami ku..." ucap viona...


"Bal.. berhenti memanggil nya tuan, dan viona tidak papa sayang, kau sekarang bebas melakukan nya, jangan sampai kami bertindak..." ucap indah...


"Maksud mamah bertidak bagiamana..." ucap viona...


"Sudah lupakan..." ucap wijaya...


"Dan untuk kakak ku yang tercinta, dia sekarang suami ku dan jangan selalu memerintah nya sesuka mu..." ucap viona...


"Iya... iya sepertinya aku harus mencari asisten baru..." ucap stiven....


"Tidak perlu, aku tetap akan menjadi asisten pribadi mu..." ucap iqbaal...


"Baiklah, kalau itu keputusan mu..." ucap stiven...


"Sudah-sudah sebaik nya kita tidur..." ucap indah...


"Iya mas, malam semua..." ucap bella....


"Mah aku tidur dimana..." ucap viona...


"Kamu tidur di kamar suami mu sayang..."' ucap indah...


"Bal, ajak istri mu masuk kedalam kamar..." ucap wijaya...


"Baik pah, ayo Viona..." ucap iqbaal...


Mereka pun masuk kedalam kamar masing-masing untuk beristirahat...


Kamar Stiven dan bella...


"Sayang, apa yang akan mereka lakukan malam ini ya..." ucap stiven...


"Ya seperti yang kita lakukan waktu itu..." ucap bella...


"Aku tidak yakin mereka melakukan nya..." ucap stiven...


"Kamu harus yakin sayang..." ucap bella...

__ADS_1


"Baiklah, kalau perlu aku kasih pemanis sedikit..." ucap stiven...


"Jangan aneh-aneh mas..." ucap bella...


"Tenang sayang kamu harus percaya aku..." ucap bella...


"Aku percaya kamu..." ucap bella sambil memeluk stiven...


Kamar indah dan wijaya...


"Pah, apa kita perlu bertindak..." ucap indah...


"Kita lihat perkembangan nya dulu mah..." ucap wijaya...


"Baiklah kita lihat saja besok pagi..." ucap indah...


"Kenapa cepat sekali..." ucap wijaya...


"Sudah papah nurut aja sama mamah..." ucap indah...


"Iya mamah ku sayang..." ucap wijaya...


Sementara itu di dalam kamar milik iqbaal dan viona, terlihat viona duduk di pinggir kasur dan iqbaal tampak duduk di atas sofa, mereka hanya diam tanpa berusaha...


Tak lama iqbaal berdiri dan berjalan mendekat kearah viona...


"Sebaik nya kamu lekas tidur, aku akan tidur di sofa..." ucap iqbaal memecah keheningan...


"Tidak.. Itu tidak perlu sebaik nya kamu tidur di atas kasur dengan ku..." ucap viona...


"Kamu yakin..." ucap iqbaal...


"Iya aku yakin, dan aku bingung harus memanggil mu apa..." ucap viona...


"Senyaman nya kamu saja..." ucap iqbaal...


"Bagaimana kalau ka..." ucap viona...


"Itu tidak buruk, dan aku bisa memanggil mu dek.." ucap iqbaal...


"Baikalah..." ucap viona dan berbaring di atas kasur...


Dan iqbaal pun mulai membaringkan tubuh nya di atas kasur dan mulai memejan kan mata nya..


Begitu juga dengan viona, ia berusaha untuk tidur tetapi fikirannya melayang ntah kemana...


Terimakasih sudah mampir...


Oh iya mulai besok author bakal up hanya satu episode, karena author mulai sibuk urusan sekolah, kalau ada waktu pasti auyhor kasi bonus...

__ADS_1


Author juga Punya pengumuman penting,


Author udah buat satu judul novel lagi yang berjudul Iqbaal & dara (bukan cinta biasa) dan Ex-(boy) frend.. jangan lupa mampir ya...


__ADS_2