Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 173 S2


__ADS_3

Gagal.


"Be, telah ku fikir-fikir aku tetap ingin bernyanyi." ucap vino.


"Apa kamu tidak malu dengan suara pas-pasan mu." tanya citra.


"Suara ku tak sejelek yang kamu fikirkan." jawab vino.


"Terserah kamu, yang terpenting tidak membuat malu dirimu sendiri." ucap citra.


"Kita akan duet." ujar vino.


"Duet. lagu apa." tanya citra.


"Lagu yang sangat romantis." jawab vino.


Setelah andy dan caitlin selesai bernyanyi sekarang giliran vino dan citra lah yang ingin berduet. Mereka memilih lagu yang pas dan mudah untuk di nyanyikan.


Bertuturlah cinta


Mengucap satu nama


Seindah goresan sabdamu dalam kitabku


Cinta yang bertasbih


Mengutus hati ini


Ku sandarkan hidup dan matiku padamu


Bisikkan doaku


Dalam butiran tasbih


Kupanjatkan pintaku padamu maha cinta


Sudah di ubun-ubun cinta mengusik resah


Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit


Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu


Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta

__ADS_1


Sujud syukur padamu atas segala cinta


Bisikkan doaku


Dalam butiran tasbih


Kupanjatkan pintaku padamu Maha Cinta


Sudah di ubun-ubun cinta mengusik resah


Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit


Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu


Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta


Sujud syukur padamu atas segala cinta


Cinta


Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu


Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta


Sujud syukur padamu atas segala cinta


Sujud syukur padamu atas segala cinta


Ketika cinta bertasbih.


Duet mereka berdua tampak begitu romantis walaupun dengan suara yang pas-pasan, alunan musik dan lirik di ucapkan secara tulus dari dalam hati membuat siapa saja yang mendengar nya menjadi baper.


"Sayang, lihat lah bukannya kita seromantis itu dulu." ucap stiven.


"Aku mengingat masa mudah kita dulu, penuh dengan drama yang selalu menghias kehidupan kita." ujar bella.


Stiven memeluk bella dengan erat, buah cinta mereka berdua mengasilkan anak yang tampan dan tentu saja pintar dalam urusan wanita.


"Aku rindu vira." ucap bella.


"Tenang lah, kurang dari 2 bulan lagi dia kembali." ucap stiven sambil mengusap rambut bella.


Caitlin dan andy memilih untuk langsung kembali ke dalam kamar, meninggal kan acara yang sedang berlangsung demi menyalurkan hasrat yang sudah lama mereka berdua timbun.

__ADS_1


Andy menarik tangan caitlin dan melum*at bibir caitlin dengan agresif nya. Sekarang sudah tidak ada yang bisa mengganggu mereka berdua lagi, mereka dengan bebas melakukan kannya tanpa takut bersalah atau pun berdosa.


"Apa harus sekarang." tanya caitlin.


"Aku sudah lama menginginkannya." jawab andy.


Andy merebahkan tubuh caitlin secara perlahan di ranjang, tangan nya perlahan membuka gaun yang menempel di tubuh caitlin, andy membuang gaun itu kesembarang arah. Sekarang tubuh mulus caitlin terpampang nyata di hadapan nya tinggal hanya dua kain yang menutupi bagian bawah dan atas tubuh caitlin.


Andy mengecup setiap inci tubuh mulus caitlin meninggal bercak merah dan desahan yang keluar dari bibir indah caitlin, ia juga membuka pakaian nya sampai andy tidak mengenakan sehelai benang pun. Caitlin menutup mata nya saat melihat junior andy yang sudah tidak junior lagi, ia tidak bisa membayangkan betapa sakit nya ketika junior itu menerobos masuk kedalam tubuh nya.


"Kenapa." tanya andy sambil bergerak mencium leher caitlin.


"Aku takut." jawab caitlin sambil menahan rasa geli di leher nya.


"Jangan takut aku akan melakukan secara perlahan." ucap andy sambil melepas pelindung gunung kembar di hadapanya. Andy menyentuh nya secara perlahan dan lembut, mengecup nya hingga membuat caitlin menggeliat merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan.


Andy kembali memcium bibir caitlin sebelum melakukan permesatuan, tangan nya bergerak menarik kain yang menutupi pangkal paha caitlin.


"Kamu siap." tanya andy.


Caitlin tidak menjawab dengan suara hanya menganggukkan kepalah nya pertanda kalau ia sudah siap dan yakin. Dan benar saja rasa nya mulai sakit saat junior andy sudah mulai menerobos masuk kedalam pangkal paha nya. Caitlin mencengkam tubuh andy dengan kuat untuk meredahkan rasa sakit itu.


"Sakit." ucap caitlin yang tak terasa air mata nya jatuh.


Andy yang tidak tega melihat caitlin menghentikan sejenak aktivitas nya agar tubuh caitlin dapat menyesuaikan permasatuan ini. Caitlin memejamkan mata nya dan menganggukan kepalah nya pertanda ia sudah siap.


Perlahan andy kembali mendorong lagi, dengan beberapa kali dorongan akhirnya pertahan caitlin lepas. Caitlin kembali menitih kan air mata nya karena memang terasa sangat sakit.


"Terimakasih telah menjaga nya untuk ku." ucap andy sambil mencium bibir caitlin.


Andy melanjut kan aktivitasnya rasa sakit yang caitlin rasakan kini berubah menjadi sesuatu yang membuat nya ketagihan, Mereka melakukan olahraga ranjang sampai kedua nya lemas dan tak berdaya.


Sementara itu keluarga yang lainnya bingung mencari keberadaan kedua mempelai, padahal acara sama sekali belum selesai tetapi kedua mempelai sudah menghilang ntah kemana.


"Vino, apa andy sedang melakukan nya sekarang." tanya jamal.


"Pasti dia sudah menahan nya sejak lama." jawab vino.


"Aku jadi ingin melakukan nya." ucap andy.


"Pergilah kerumah ku, di sana banyak kamar kosong dan kau bebas melakukan." ujar vino yang sebenarnya juga ingin meminta jatah nya.


"Sayyyangg, aaaku mauuu kaaluar." ucap andy yang baru pertama kali sampai kedalam puncak nya. Berbeda dengan caitlin yang sudah memuncak berkali-kali.

__ADS_1


Caitlin memejamkan mata nya saat cairan hangat masuk kedalam tubuh nya, cairan yang akan berubah menjadi bayi kecil yang mengemaskan. Andy menjatuhkan tubuh nya kesamping tubuh caitlin, ia sangat puas telah merasakan apa yang di rasakan oleh kedua teman nya.


__ADS_2