
Peristiwa itu...
"Peristiwa apa mas..." ucap bella...
"Sudah aku tak ingin membahasnya..." ucap stiven...
"Mas ko nanggung si cerita nya..." ucap bella...
"Aku perlu energi untuk menceritakan nya..." ucap stiven...
"Kamu mau apa, minum, makan atau apa..." ucap bella...
"Aku mau bibir kamu..." ucap stiven...
"Aku tidak akan memberi nya..." ucap bella...
"Ya sudah aku tak lanjut bercerita..." ucap stiven...
Bella pun mencium bibir stiven karena sudah sangat penasaran dengan kelanjutan ceritanya, stiven yang mendapatkan durian runtuh langsung membalas ciuman dari bella, mereka mengadu bibir selama beberapa menit sampai iqbaal datang mengacaukannya...
Iqbaal yang sudah mendapat kan pesanan yang diinginkan bella langsung masuk ke dalam ruangan stiven tanpa mengetuk nya, sial nya ia melihat kejadian panas yang di lakukan oleh bella dan stiven...
"Ehemmmm..." ucap iqbaal membuyarkan susana yang terjadi...
Stiven dan bella yang mendengar suara tak asing bagi mereka, langsung melepas ciuman mereka...
"Frend..." ucap bella...
"Kau, kenapa tak mengetuk pintu dulu..." ucap stiven...
"Saya lupa tuan..." ucap iqbaal...
"Nona ini pesanan nya, silahkan dimakan.. saya permisi keluar..." ucap iqbaal...
"Kamu mau kemana, kita makan bersama..." ucap bella...
"Tidak nona, saya tidak ingin mengganggu keromantisan hubungan kalian..." ucap iqbaal...
"Sayang... biarkan dia pergi, kita dapat makan berdua disini..." ucap stiven...
"Tidak mas, kita sama-sama belum makan, lagian aku pesan tiga bungkus ko..." ucap bella...
"Tidak nona, lebih baik saya makan di luar saja..." ucap iqbaal...
"Tidak ada penolakan..." ucap bella...
"Baiklah nona, kalau anda memaksa..." ucap iqbaal...
"Sini mas, kita makan..." ucap bella...
"Kamu pesan apa..." ucap stiven...
"Pecel ayam, yang kayak tempat kang mamat itu..." ucap bella..
"Wa pasti enak, bal kamu ambil air untuk cuci tangan..." ucap stiven...
"Baik tuan..." iqbaal...
Iqbaal pun pergi untuk mengambil air sedangkan bella mempersiapkan makanan nya, tak lama iqbaal kembali dengan membawah mangkuk yang berisis air...
"Ini tuan..." ucap iqbaal dan meletakan nya di atas meja...
Stiven dan bella mencuci tangan dan mulai memakan makanannya, sedangkan iqbaal memperhatikan perubahan sifat stiven yang menurut nya luar biasa...
"Sejak kapan tuan mau makan makanan di pinggir jalan dan sejak kapan tuan mau memakai tangan nya langsung untuk makan, sepertinya anda sudah berhasil merubah sifat tuan stiven nona..." batin iqbaal...
"Frend, kenapa tidak di makan..." ucap bella..
"Iya nona, akan saya makan..." ucap iqbaal...
Setelah selesai makan stiven mengajak bella untuk pulang kerumah...
"Bell, pulang yuk..." ucap stiven...
"Bukan nya ini belum waktunya mas..." ucap bella...
"Sayang, sudah berapa kali aku bilang.. aku ini bos..." ucap stiven...
__ADS_1
"Ya sudah mari kita pulang..." ucap bella...
Mereka pun pergi meninggalkan kantor vins grub untuk pulang kerumah...
"Di perjalanan pulang bella tampak memikirkan perkataan iqbaal tentang cika, ia takut kalau cika belum meninggal dan merebut stiven dari nya...
"Kamu kenapa bell..." ucap stiven...
"Enggak mas, mas kamu bisa janji gak sama aku..." ucap bella...
"Apa bell, aku harus janji apa..." ucap stiven...
"Kamu janji gak akan ninggali aku apa pun yang terjadi..." ucap bella...
"Tentu sayang, aku tak akan perna meninggal kan mu..." ucap stiven...
"Janji..." ucap bella...
"Janji sayang..." ucap stiven sambil memeluk tubuh bella...
Sedangkan iqbaal hanya bisa menyaksikan kemesraan itu, 25 menit berlalu stiven dan bella telah sampai, mereka langsung masuk menuju kamar...
"Eh... anak-anak mamah sudah pulang..." ucap indah...
"Sudah mah, kami masuk kedalam kamar dulu mah... ucap bella...
"Silahkan, jangan lupa untuk makan malam, jangan sampe telat ya..." ucap indah...
"Iya mah..." ucap bella dan pergi meninggalkan indah...
Sesampainya di kamar bella langsung merebahkan tubuh nya di kasur untuk meregangkan otot-otot nya yang kaku...
"Kamu lelah sayang..." ucap stiven...
"Iya mas, agak pegel badan ku..." ucap bella...
"Mau di pijat..." ucap stiven..
"Boleh mas..." ucap bella...
Stiven pun naik keatas kasur untuk meminjat bella, ia memijat bella secara perlahan, dan tiba-tiba muncul ide gila nya untuk mengerjai bella...
"Begitu ya mas..." ucap bella...
"Iya sayang, mari aku bantu..." ucap stiven...
Bella pun melepas baju nya yang di bantu oleh stiven, stiven yang melihat tubuh bella putih bersih, hanya bisa menelan air liur nya dan junior nya sudah pasti meronta-ronta...
Setelah melepas baju nya bella kembali berbaring dengan posisi tengkurap, dan stiven mulai memijat nya di iringi kecupan dari stiven...
"Mas kamu ingin meminjat ku atau mencium tubuh ku..." ucap bella...
"Dua-dua nya sayang, aku sangat menyukai aromah tubuh mu..." ucap stieven...
"Sudah ah mas, kamu hanya berniat mengerjai ku..." ucap bella...
"Tidak, aku tidak akan melepaskan mu..." ucap stiven dan langsung memeluk tubuh bella...
"Mas lepas..." ucap bella...
"Tidak aku tidak akan melepas kan mu..." ucap stiven...
"Kalau begitu lanjutkan cerita tadi..." ucap bella...
"Yang mana..." ucap stiven..
"Tentang peristiwa 5 tahun lalu..." ucap bella...
"Baiklah aku akan menceritakan nya, tapi sambil memainkan ini..." ucap stiven sambil menunjuk dada bella..
"Mas jangan gila deh..." ucap bella....
"Kamu mau dengar tidak..." ucap stiven..
"Iya-iya, tapi hanya pegang tidak cium..." ucap bella...
"Lepas dulu itu pelindung nya, sangat mengangu ku..." ucap stiven...
__ADS_1
Bella hanya bisa menuruti semua kemauan suami nya, ia pun mulai melepasnya...
"Sayang itu sangat menggoda ku..." ucap stiven dan langsung memainkannya...
"Cepat kamu cerita..." ucap bella..
"Saat itu aku berada di london.......
#Flasback#
"Tuan sebaik nya kita segera pergi, musuh anda sudah mengintai kita..." ucap iqbaal...
"Seperti yang kamu katakan itu benar..." ucap stiven...
"Sebentar tuan saya panggil bala bantuan terlebih dahulu untuk berjaga..." ucap iqbaal...
Iqbaal pun mengubungi anak buah nya untuk datang, setelah selesai menghubungi anak buah nya, mereka memutuskan untuk segara pergi, sebelum mereka pergi...
"Dorr..." terdengar suara tembakan dan terlihat dari jauh musuh stiven telah datang...
Iqbaal yang merasa tuanya dalam bahaya, berdiri di hadapan stiven untuk melindungi nya...
"Tuan stiven vins, pemilik perusahaan terbesar di asia senang telah bertemu dangan mu..." ucap andra musuh bebuyutan stiven sejak dulu...
"kau senang aku tidak senang bertemu dengan mu..." ucap stiven...
"Kenapa.. kau takut dengan ku..." ucap andra...
"Aku tak takut dengan dan tak akan perna..." ucap stiven...
"Kalau kau tak takut, kenapa kau bersembunyi di belakang asisten mu itu..." ucap andra...
"Tuan andra jaga mulut kotor anda itu..." ucap iqbaal...
Stiven pun maju beberapa langka di depan iqbaal...
"Aku tak akan perna takut dengan mu, walapun aku harus mati... ucap stiven...
"Ohh... begitu sepertinya kau sudah tau jika ajal mu sudah dekat..." ucap andra...
Dari belakang andra anak buah nya diam-diam mengarahkan tembakan ke tubuh stiven, iqbaal yang menyadari nya langsung berlari untuk melindungi stiven...
"Dor.. dor.. tembakan terlepas dan mengenai iqbaal yang melindungi stiven...
"Maaf tuan, seperti nya hanya ini yang bisa aku lakuakan untuk membalas semua hutang budi ku..." ucap iqbaal dan terjatuh di hadapan stiven...
Tak lama bala bantuan yang di panggil iqbaal datang dengan jumlah yang sangat banyak, yang membuat andra dan anak buah nya ketakutan...
"Tangkap dia dan bawah di ke markas..." teriak stiven..
Dan stiven pun langsung membawa iqbaal kedalam mobil untuk membawa nya kerumah sakit, dan untung nya nyawa iqbaal masi bisa di selamatkan...
#Flasback#
"Semenjak itu lah, aku sangat mempercayai nya sampai sekarang..." ucap stiven dan mengigit dada bella...
"Ahhh... kenapa kamu gigit.. " ucap bella...
"Aku sangat gemas sayang..." ucap stiven...
"Sunggu tragis kisah kalian ya mas..." ucap bella...
"Ya bisa di bilang seperti itu, sayang kapan tamu mu akan berakhir...." ucap stiven...
"Mungkin 5 hari lagi..." ucap bella...
"Kenapa lama sekali, aku sudah tidak bisa menahanya..." ucap stiven...
"Kamu bisa kekamar mandi mas..." ucap bella...
Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote ya...
Kalau ada yang bertanya kenapa bella membahas kehidupan pribadi iqbaal, author hanya ingin memperkenalkan toko iqbaal lebih dalam lagi...
Dan yang minta Visual bisa comen, sebaik nya kita memakai artis dari mana dan sertakan nama nya....
Oh iya author up pagi dan sore...
__ADS_1
sebelum jam 8 dan sebelum jam 5..