
Pernikahan bersyarat...
"Dad, mom ini semua bukan sepenuhnya salah ku, dia saja yang lancang masuk Kedalam kamar ku." ucap vino yang berusaha membela diri nya.
"Apa aku pernah mendidik mu sebagai laki-laki pengecut." ujar stiven dengan nada yang menekan.
"Dad, ayolah aku tidak perlu menikah denganya, berikan saja dia uang untuk menebus ini semua." ucap vino dengan santai.
"Vino.!!!" teriak bella yang membuat mereka semua terkejut, begitu juga dengan vino seperti nya ucapan nya sudah melebihi batas.
"Jaga ucapan vin, mommy tidak pernah mendidik mu seperti ini, kamu harus menikah dengan citra malam ini juga." ucap bela dengan nada yang menekan.
"Tidak, aku tidak mau menikah dengan nya." teriak vino.
"Plak." satu tamparan mendarat di wajah vino, bela benar-benar sudah kehilangan kesabaran menghadapi kelakuan vino yang sudah kurang ngajar.
"Mom." ucap vino kaget karena selama ini bella belum pernah main tangan jika marah.
"Menikah dengan nya atau kamu angkat kaki dari rumah ini." ucap bella.
Vino langsung terdiam ia tidak bisa berkata apa-apa lagi, mungkin sudah takdir nya harus menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak ia kenal.
"Jawab." teriak bella.
"Aku akan menikah dengan nya tetapi dengan satu syarat pernikahan ku di rahasia dari publik dan media." ucap vino.
"Kenapa, apa kau malu menikah karena perbuatan tercelah mu itu." ujar stiven.
__ADS_1
"Stive sudah lah, yang terpenting vino mau bertanggung jawab dengan perbuatan nya." ucap yasmin.
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang, akhirnya vino bersedia menikah dengan citra walaupun ada persyaratan yang harus di penuhi. Bela juga meminata vino menggunakan uang hasil keringat nya sendiri untuk mas kawin pernikahan nya.
Itu tidak sulit untuk vino, hasil dari modeling nya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan dari mommy nya itu. Setelah menunggu cukup lama akhirnya penghulu yang akan menikah kan vino dan citra datang, karena citra yang sudah tidak dianggap lagi oleh keluarga nya ia menyerah kan penghulu itu yang mewakili ayah nya.
Vino dan citra sudah siap untuk menikah mereka berdua duduk di depan penghulu karena pernikahan akan segera di laksanakan, vino mengambil uang tunai di dalam dompet nya sebagai mas kawin pernikahan ini.
"Vino ananda vins bin stiven vins saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Citra kirana binti doni apriyandi dengan maskawain uang tunai 1 juta rupiah dibayar tunai." ucap penghulu...
"Saya terimah nikah dan kawinnya
Citra kirana binti doni apriyandi dengan maskawain tersebut di bayar tunai." ucap vino dengan satu tarikan nafas...
"Sah sah sah." ucap mereka semua yang menjadi saksi pernikahan ini.
Air mata citra jatuh dari ujuang mata nya, hidup nya sudah benar-benar di tangan laki-laki yang sudah menjadi suami nya. Takdir hidup nya begitu sulit dan penuh lika-liku yang panjang. Bella yang melihat citra menitih kan air mata langsung memeluk nya dengan erat karena ia pernah berada di posisi itu, dan kali ini ia tidak kan pernah membiarkan citra merasakan apa yang di rasakannya dulu.
"Sial." teriak vino yang membuat citra mengurungkan niat nya untuk masuk kedalam kamar itu, ia kembali turun kebawah untuk meminta izin pada bella kalau ia masi belum berani satu kamar dengan vino.
Bella dan yang lainnya mengerti itu, malam ini citra di berikan kebebasan untuk tidur di dalam kamar nya sendiri.
Andy dan jamal masuk Kedalam kamar vino, mereka berdua berniat ingin menanyakan apa yang telah terjadi pada vino sehingga bisa membuat nya mabuk seperti tadi.
"Dia selingkuh, rumor itu benar." ucap vino.
"Sudah kubilang di tidak baik untuk mu vin." ujar andy.
__ADS_1
"Jika ingin menceramai ku lebih baik kalian berdua pulang." ucap vino.
"Apa kau susah putus dengannya.?" tanya jamal.
"Sudah aku tidak sudih memiliki pacar ******* seperti dia." ucap vino.
"Ku yakin, hati mu sulit menerimah ini semua. Ku harap kau tidak menyia-nyiakan pasangan mu sekarang vin." ujar andy.
"Aku tidak mengenal nya dan tidak pernah menganggap nya istri ku, cepat atau lambat aku akan pisah dengannya." ucap vino.
"Vin ayolah jangan seperti itu." ujar andy.
"Jangan pernah ikut campur dengan urusan pribadi ku, bukannya kau mencintai caitlin kau urus saja cinta mu itu." ucap vino.
"Benar an, sampai kapan kau menyembunyikan rasa cinta mu itu." tanya jamal.
"Aku tidak tau, mencintai orang yang mencintai ornag lain itu sangat merepotkan." ucap andy.
"Sadboy." ucap vino yang perihatin dengan kisah cinta kakak nya itu.
"Andai kamu tau vin, orang yang di cintai caitlin adalah kamu." batin andy.
"Kisah cinta ku lebih baik dari pada kalian berdua." ujar jamal.
"Ingat playboy kelas kakap, karma itu berlaku." ucap andy.
"Aku tidak peduli, selagi cantik kenapa tidak di embat. Vin apa aku boleh mendekati adik mu vira." ucap jamal.
__ADS_1
"Sampai kau dekati adik ku, akan ku patahkan leher mu itu." ujar vino.
Hay author punya grub ni, jangan lupa masuk ya...