
Bertengkar...
"Apa kalian masi ingin diam di situ, ayo aku akan menunjukan restoran milik ku..." ucap aldy...
Mereka semua pun mengikuti aldy dari belangkang, tak jauh dari vila itu ada satu restoran yang cukup ramai dan besar...
"Itu restoran ku..." ucap aldy...
"Jangan sombong besok aku ku bawah kalian ke restoran ku, bahkan jauh lebih besar dari ini..." ucap stiven...
"Buktikan saja, besar jika tidak ada yang beli ya percuma..." ucap aldy...
"Pelanggan ku jauh lebih bayak dari restoran mu..." ucap stiven...
"Kita mau makan atau mau pamer restoran..." ucap bella...
"Tentu kita akan makan..." ucap aldy...
"Kalau begitu ayo..." ucap bella...
Mereka pun masuk kedalam restoran itu dan langsung di sambut oleh pelayan restoran tersebut...
Setelah makan mereka memutuskan untuk mengahabiakan waktu untuk bermain di pinggir pantai...
"Apa kamu bahagia sayang..." ucap stiven...
"Iya mas, aku benar-benar bahagia..." ucap bella...
"Kebahagiaan kita akan bertambah ketika anak kita lahir nanti..." ucap stiven...
"Aku sudah tidak sabar untuk menantikannya..." ucap bella...
"Bell sini..." teriak ariska..."
"Iya bentar, ayo mas kita kesana..." ucap bella...
"Pergilah aku di sini saja..." ucap stiven...
Bella pun berjalan mendekat kearah yang lainnya yang sedang asik bermain pasir dan air...
"Ada dengan mu..." ucap aldy...
"Aku baik-baik saja..." ucap stiven...
"Kenapa tidak ikut bermain disana..." ucap aldy...
"Melihat mereka bahagia dan tertawa sudah lebih dari cukup untuk ku..." ucap stiven...
"Tumben kau bijak seperti ini..." ucap aldy...
"Ntalah semenjak aku bertemu dengan bella hidup ku berubah 180 derajat, ia, membawa pengaruh besar pada ku..." ucap stiven...
"Bukan hanya pada mu, ia membawa pengaruh besar pada setiap orang yang ditemui nya..." ucap aldy...
"Sunggu beruntung aku bisa mendapatkan nya..." ucap stiven...
"Kau harus menjaga berlian itu, jangan sampai berlian itu sampai tergores sedikit pun..." ucap stiven...
"Aku akan berusaha menjaga nya, tidak ada orang yang bisa menyakiti nya..." ucap stiven...
"Aku ingin bertanya..." ucap aldy...
"Apa..." ucap stiven...
"Bagaimana cara mendapatkan anak kembar..." ucap aldy...
"Kau bertanya pada orang yang tepat, tapi sayang nya hanya orang yang kuat dan perkasa la yang mampu mendapatkan nya..." ucap stiven...
"Aku kuat dan perkasa..." ucap aldy...
"Itu menurut mu, kau harus menanyakan pada istri mu apa dia puas dengan permainan mu..." ucap stiven...
"Apa perlu begitu..." ucap aldy...
__ADS_1
"Menurut mu..." ucap stiven dah pergi meninggalkan aldy...
"Mau kemana, aku belum selesai bicara..." teriak aldy...
"Cari saja di youtube..." teriak stiven...
"Tunggu aku..." teriak aldy dan mengejar stiven...
Aldy mengejar stiven dengan cepat saat sudah dekat denganya iya dengan sengaja mendorong stiven hingga jatuh ke bibir pantai...
"Jalan pakai mata bos..." ucap aldy sambil tertawa...
"Kau sengaja mendorong ku..." teriak stiven...
"Jangan asal menundu, apa ada bukti..." ucap aldy...
Stiven bangkit dan mendorong aldy sampai terjatuh...
"Hey apa maksud mu, apa kau mau kurang ngajar dengan kakak ipar mu..." ucap aldy...
"Aku tidak peduli..." ucap stiven...
Aldy yang geram dengan tingkat stiven, ia mengambil pasir di tangan nya dan melemparkanya ke baju stiven...
"Baju ku..." teriak stiven...
"Kenapa apa kau marah..." ucap aldy...
Dan terjadilah aksi saling balas melempar pasir di antara dua sahabat itu...
"Lihat tingka mereka bedua..." ucap viona...
"Mereka seperti anak kecil..." ucap iqbaal...
"Ris kau tau apa yang harus kita lakukan..." ucap bella...
"Iya bell, kita beri pelajaran pada dua laki-laki itu..." ucap ariska...
Ariska dan bella berjalan mendekati aldy dan stiven yang sedang bertengkar...
"Diam..." teriak aldy dan stiven...
Ariska dan bella yang geram dengan tingka suami mereka, langsung menjewer suami mereka masing-masing dan membawa nya menuju vila...
"Jangan kita lewatkan tontonan ini ka..." ucap viona...
"Iya dek, ayo kita ikuti mereka..." ucap iqbaal...
Di dalam vila sudah ada dua tersangka yang sedang duduk dengan di awasi istri mereka masing-masing...
"Cepat baikkan..." ucap bella...
"Tidak..." ucap stiven dan aldy kompak..
"Kalian bukan anak kecil lagi. Kenapa kalian bertengkar..." ucap ariska...
"Dia mendorong ku hingga baju ku basah..." ucap stiven...
"Hey adik ipar aku tidak sengaja..." ucap aldy...
"Tidak sengaja jelas-jelas kau sengaja melakukan nya..." ucap stiven...
"Dari mana kau tau aku sengaja melakukan nya, apa kau bisa membaca fikiran ku..." ucap aldy...
"Aku tidak sebodoh itu..." ucap stiven...
"Kenapa kalian malah bertengkar..." ucap bella...
"Dia yang memulainya..." ucap stiven...
"Aku, jelas-jalas kau yang memulai nya..." ucap aldy...
"Kalau kalian tidak berdamai, kalian akan tidur berdua..." ucap ariska...
__ADS_1
"Benar, aku akan tidur bersama kakak ipar..." ucap bella...
"Kenapa begitu kami masi punya misi..." ucap aldy...
"Aku tidak peduli, cepat baikkan..." ucap bella...
"Sayang, tapi dia yang salah, seharusnya dia yang meminta maaf pada ku..." ucap stiven dengan wajah yang melas...
"Wajah mu menjijikan..." ucap aldy...
"Diam la, jangan ikut campur..." ucap stiven...
"Minta maaf pada suami ku..." ucap bella...
"Kenapa harus suami ku yang minta maaf..." ucap ariska...
"Ya karena dia yang salah..." ucap bella...
"Dia tidak salah, dia tidak sengaja melakukan nya..." ucap ariska...
"Jelas-jelas dia sengaja mendorong suami ku..." ucap bella...
"Jangan mengada-ngada suami mu saja yang lemah..." ucap ariska...
"Lemah suami ku kuat, bahkan kami bisa melakukan nya sampai 5 jam..." ucap bella...
"Kami bisa 6 jam..." ucap ariska tida mau kalah...
"Kami bisa 10 jam..." ucap bella...
"Kenapa malah kalian berdua yang bertengkar..." ucap aldy...
"Diam..." teriak bella dan ariska...
"Kami bisa satu hari tanpa keluar kamar..." ucap ariska...
"Itu kecil bagi kami..." ucap bella...
"Hey, berhenti bertengkar..." ucap stiven...
"Iya kenapa malah kalian berdua yang bertengkar, lihat lah kami sudah baikkan..." ucap aldy...
"Ini semua karena kalian berdua..." ucap bella dan masuk kedalam kamar nya...
"Benar, ini karena kalian..." ucap ariska dan juga masuk kedalam kamar nya...
"Apa kita salah..." ucap stiven...
"Seperti nya begitu, sekarang tugas kita membuat mereka akur lagi..." ucap aldy...
"Yasudah kita hendel istri kita masing-masing..." ucap stiven...
Mereka berdua pun masuk kedalam kamar mereka masing-masing untuk mengurus istri mereka yang sedang bertengkar...
"Gimana dek, apa kamu puas..." ucap iqbaal...
"Sangat puas ka, mereka berdua sangat lucu..." ucap viona...
"Kita lihat saja apa mereka berdua bisa berdamai..." ucap iqbaal...
"Iya ka, ini semua tergantung pada AUTHOR... ucap viona..."
Hay jangan lupa mampir ke cerita author satu lagi ya...
CINTA COE KEJAM...
Sinopsis...
Bagaiaman perasaan mu jika di hari ulang tahun mu adalah awal dari kehancuran hidup mu, mungkin itulah yang di rasa kan oleh Agnes. Di ulang tahun nya yang ke 23 tahun perusahaan orang tua nya hancur beserta orang tua nya yang menghilang bak di telan bumi, di tambah lagi kakak kandungnya mengalami kecelakaan yang membuat nya koma...
Hancur itulah kata yang bisa mewakili perasaan nya saat ini, ia bersumpah pada diri nya sendiri akan membalas semua ini pada orang yang menghancurkan keluarga nya itu...
Takdir satu kata yang tidak bisa manusia prediksi kehadiran nya. Demi kesembuhan kakak nya ia rela menjual diri nya pada seorang ceo yang amat kejam dan dingin. Ia juga harus rela mengingkari janji nya dengan seorang pangeran kecil yang menyelamatkan nyawa nya pada saat kecil dulu...
__ADS_1
Alex seorang Coe perusahaan terkenal, nama nya sangat tersohor di penjuru muka bumi. siapa yang berani berurusan dengan ku maka di akan hancur, satu kalimat yang membuat nya di takuti oleh banyak orang. Ia menikah dengan agnes hanya untuk menghindari perjodohan yang di atur oleh kedua orang tua nya. Awal nya ia sangat membenci agnes tapi dengan seiring berjalannya waktu benci itu berubah menjadi cinta...
Apakah Agnes bisa membalaskan dendam nya atau justru melupakan dendam itu ?...