Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 94


__ADS_3

Jalan-jalan...


"Ayo ka, aku sudah siap..." ucap bella...


"Wah... adik ku terlihat sangat cantik..." ucap aldy...


"Kenapa dandan seperti ini..." ucap stiven...


"Kenapa emang tidak boleh..." ucap bella...


"Tidak, ini akan mengundang perhatian banyak orang..." ucap stiven...


"Hey suami pencemburu, jangan terlalu mengatur adik ku, sudah dek ayo pergi..." ucap aldy...


"Tunggu sebentar..." ucap stiven dan berlari menuju kamar nya...


"Suami mu sunggu merepotkan..." ucap aldy...


"Dia juga teman mu..." ucap bella...


"Itu tidak bisa di pungkiri juga..." ucap aldy...


Tak lama stiven datang dengan pakaian yang tidak kalah rapi nya...


"Ayo..." ucap stiven...


"Mau kemana..." ucap bella...


"Ikut kalian la..." ucap stiven dan menarik tangan bella...


"Adik ipar gila..." ucap aldy...


Mereka pun pergi meninggalkan rumah stiven untuk pergi jalan-jalan...


"Ka, kita ke mall yuk..." ucap bella...


"Itu tidak buruk, kita akan bermain di sana..." ucap aldy...


Mereka pun langsung menuju ke mall terbesar di kota itu, sesampai nya di mall tersebut mereka langsung masuk kedalam dan menuju tempat arena bermain...


"Ayo cepat..." ucap aldy...


"Tunggu sebentar, ada satu orang lagi..." ucap bella...


"Siapa sayang..." ucap stiven...


"Tunggu saja, sebentar lagi datang..." ucap bella...


Tak lama orang yang di tunggu kehadirannya akhirnya menampakan diri nya, yang tak bukan adalah ariska...


"Maaf menunggu lama..." ucap arisak sambil tersenyum...


"Jangan tersenyum seperti itu ku bilang..." ucap aldy...


"Kenapa si ka, sewot amat..." ucap bella...


"Ayo masuk..." ucap stiven...


Mereka pun langsung masuk kedalam arena permainan, semua permainan hampir mereka coba, tampak terpancar aurah kebahagian di antara mereka semua...


"Haus..." ucap ariska...


"Ni minum..." ucap aldy memberika sebetol air meneral...


"Ini kan punya kakak..." ucap ariska...


"Mau tidak..." ucap aldy ketus...


"Iya, terimakasih..." ucap ariska dan mengambil botol tersebut...


"Mau minum sayang..." ucap stiven sambil memberikan sebotol air meneral...


"Terimakasih sayang..." ucap bella tersenyum manis...


"Uhukuhukuhuk..." bella yang terbatuk...


"Pelan-pelan sayang minum nya..." ucap stiven sambil memijat tengkuk leher bella...


"Hehehe... iya sayang..." ucap bella...

__ADS_1


"Mesrah nya mereka berdua, jadi kepengen begitu..." batin ariska lalu melirik ke arah aldy...


"Kenapa melirik ku begitu..." ucap aldy...


"Ti.. tidak ada..." ucap ariska yang tertangkap basa oleh aldy...


"Kalian lanjut berdua ya, aku dengan mas stiven ingin berkencan..." ucap bella...


"Lah ko begitu, terus kami bagaimana..." ucap aldy...


"Terserah kalian, nanti kita bertemu di parkiran..." ucap stiven...


Bella dan stiven pun pergi meninggalkan aldy dan juga ariska di tempat itu...


"Kita mau kemana ka..." ucap ariska...


"Tidak tau..." ucap aldy dan pergi meninggalkan ariska...


"Ka tunggu..." ucap ariska...


Mereka pun berjalan berdua tanpa tujuan yang jelas, aldy hanya terdiam sambil berjalan tanpa memperdulikan ariska...


"Semangat ariska kamu pasti bisa mendapatkannya..." batin ariska...


"Ka kesana yuk..." ucap ariska...


"Tidak..." ucap aldy dan terus berjalan...


"Kalau kesana bagaimana..." ucap ariska...


"Tidak..." ucap aldy...


"Lebih baik kita makan es krim..." ucap ariska dan menarik tangan aldy menuju toko es krim...


"Eh, apa-apaan kamu si..." ucap bella...


"Sudah ikut aja..." ucap ariska...


Sesampai nya di toko es krim, ariska langsung memesan es krim kesukaanya...


"Ka bayar..." ucap ariska...


"Percuma dong kakak laki-laki kalau aku yang bayar..." ucap ariska...


"Iya, sebentar..." ucap aldy...


"Makasi..." ucap ariska...


Setelah membeli es krim tersebut mereka pun kembali berkeliling di mall tersebut tanpa tujuan yang jelas. Ariska tampak sedang menikmati es krim yang ia beli tadi dengan nikmat nya, aldy yang melihat itu langsung menimbulkan rasa ingin mencoba es krim tersebut...


"Es krim ku mana..." ucap aldy...


"Ha... es krim..." ucap bella...


"Iya..." ucap ariska...


"Tidak ada, kakak tidak bilang tadi..." ucap ariska...


"Harus nya kamu peka..." ucap aldy...


"Mau ini..." ucap ariska sambil menunjuk es krim nya...


"Boleh..." ucap aldy...


Ariska pun menyuapi aldy dengan es krim milik nya, dan timbul rasa jahil di fikiran nya. Ariska dengan sengaja mendorong sendok es krim tersebut dengan sedikit kuat hingga wajah aldy terkenah es krim tersebut...


"Ups sorry..." ucap ariska...


"Kamu pasti sengaja kan..." ucap aldy...


"Tidak aku tidak sengaja, sini biar aku bersikan..." ucap ariska...


Ariska pun mengambil tisu yang berada di dalam tas nya, ia dengan perlahan membersikan wajah ariska dengan telitih...


"Terimakasih..." ucap aldy dengan sedikit senyuman...


"Terus senyum begini ya, kakak terlihat begitu tampan..." ucap ariska...


Jantung aldy berdetak sedikit lebih cepat, ia langsung berusaha mengendalikan diri nya agar tidak terlihat oleh ariska...

__ADS_1


Sementara itu bella dan stiven sedang berada di lantai paling atas mall tersebut, mereka berniat untuk menonton film...


"Kita nonton berdua sayang..." ucap stiven...


"Tidak kita nonton berempat..." ucap bella...


"Kenapa harus berempat, berdua saja agar lebih romantis..." ucap stiven...


"Kita kan selalu romantis..." ucap bella...


"Sepertinya kamu benar-benar ingin menjodohkan kakak mu itu..." ucap stiven...


"Sepertinya ada yang cemburu ni..." ucap bella...


"Tidak, aku tidak cemburu..." ucap stiven...


"Yakin tidak..." ucap bella...


"Cup..." stiven mencium pipi milik bella...


"Sayang malu..." ucap bella dengan wajah yang mulai memerah...


"Cup..." stiven kembali mencium pipi bella...


"Sayang, malu ah..." ucap bella yang wajah nya sudah seperti kepiting rebus...


"Kamu malu Punya suami kayak aku..." ucap bella dengan nada yang sedikit melas...


"Bukan begitu..." ucap bella...


"Kamu jahat..." ucap stiven memalingkan wajah nya...


"Sayang, kamu ko jadi ngambek gitu..." ucap bella..


"Tidak..." ucap stiven...


"Cup..." bella mencium wajah stiven...


"Lagi..." ucap stiven...


"Tidak aku malu..." ucap bella...


"Ya sudah kalau tidak mau..." ucap stiven...


"Cup..." bella kembali mencium stiven kali ini bagian bibir nya...


"Aku akan memakan mu sekarang sayang..." ucap stiven yang gemas dengan kelakuan istri nya itu...


"Hey kalian berdua, apa kalian tidak tau ini tempat umum..." ucap aldy...


"Penganggu datang..." ucap stiven...


"Apa kau bilang..." ucap aldy...


"Apa kau tidak dengar suara ku tadi, pengganggu..." ucap stiven...


"Harus nya kau yang pengganggu, tadi aku kan akan pergi bersama adik ku dan kenapa kau ikut dengan kami..." ucap aldy...


"Apa kalian bisa tidak bertengkar dulu..." ucap bella...


"Tidak..." ucap stiven dan aldy bersama...


"Kita mau nonton apa bell..." ucap ariska...


"Horor..." ucap aldy yang tau kalau stiven yang takut dengan film horor...


"Tidak, suami ku takut film itu..." ucap bella...


"Tidak takut, aku berani..." ucap stiven...


"Hey apa kau lupa, kau perna kencing di dalam bioskop karena ketakutan nonton film itu..." ucap aldy...


"Hey bodoh, kau juga takut saat itu..." ucap stiven tidak mau kalah...


"Sekarang kita nonton apa..." ucap ariska...


"Horor..." ucap aldy dan stiven kompak....


Udah segitu dulu ya...

__ADS_1


__ADS_2