
Kamu anak ku.
"Ada apa car, seperti nya ada kau sudah mengenal istri ku." tanya vino yang sedari tadi memperhatikan tingkah caren yang sedikit aneh.
"Tidak vin, aku hanya sedikit takjub dengan kecantikan istri mu, dia benar-benar cantik cocok dengan mu." jawab caren sambil kembali duduk di tempat duduk nya.
Mereka Melanjutkan kegiatan makan malam itu, karena merasa tidak enak oleh vino dan jamal caren berhenti memerhatikan citra dan putri.
"Ada apa be." bisik vino.
"Aku merasakan hal yang aneh di tempat ini." jawab citra.
"Nanti kita bicarakan lagi setelah makan." ucap vino.
Setelah acara makan malam selesai mereka semua berkumpul di ruang keluarga hanya untuk sekedar berbincang, dan sekaligus ada hal yang ingin vino perjelas. Tampak amanda tertidur di dalam pangkuan vino mungkin karena efek kekenyangan.
"Jika anak ku masih hidup mungkin ujiannya hampir sama dengan amanda." ucap caren.
"Sabar car, cari pengganti nya dan buat anak secantik amanda." ucap vino.
"Jangan lupa vin, yang ku bicarakan tadi siang." ujar caren.
"Tenang, akan ku bicarakan pada adik ku." ucap vino.
"Siapa car." tanya abraham yang datang dari arah tangga.
"Vino pah." jawab caren.
"Kenapa tidak bilang jika ada tamu." ucap abraham sambil melangkah kan kaki nya.
"Malam om." ucap vino yang tidak bisa berdiri karena amanda yang berada di atas pangkuannya.
"Malam." jawab abraham.
Suasana menjadi hening seketika jantung abraham berdetak lebih cepat tidak seperti biasanya padahal ia tidak memiliki riwayat penyakit jantung, begitu juga dengan citra yang jarak diantara mereka berdua sangat dekat ia menatap lekat wajah abraham seperti ada magnet yang membawa mata nya kearah itu. Lain dengan citra air mata putri jatuh seketika hati terasa sangat sedih, dengan cepat putri mengusap air mata nya.
"Are you okay." tanya jamal.
"Yes I'm okay." jawab putri.
__ADS_1
Setelah semua nya duduk vino mulai membuka suara tentang maksud Kedatangan nya ke rumah caren.
"Sebenar nya ada hal yang ingin saya tanyakan pada om dan caren." ucap vino.
"Apa itu vin." tanya caren.
"Apa om dan caren tau tentang bayi kembar yang berada di panti." tanya vino yang membuat caren dan abraham terkejut pasal nya masalah ini tidak pernah terungkapkan dan di ketahui publik.
"Maksud kamu." tanya abraham.
Vino mengeluarkan kalung liontin dan menyerahkan nya ke caren karena ia tidak dapat berdiri untuk menyerah kan kalung itu ke abraham.
"Apa kalian mengetahui pemilik kalung itu." tanya vino.
"Tidak, bagaimana dengan papah, apa papah mengetahui kalung ini." tanya caren.
Abraham menatap kalung itu dengan sangat intens dan mulai mengingat nya.
#Flasback#
"Apakah boleh di buka mata ku." ucap nisa ibu kandung dari citra dan putri.
"Sudah." ucap abraham.
Nisa membuka mata nya dan melihat kalung cantik berserta liontin melekat di leher manis nya.
"Terimakasih aku suka." ucap nisa.
"Seharusnya aku yang berterimakasih pada mu karena telah mengandung anak kembar ku yang begitu cantik." ucap abraham sambil memeluk nisa dari belakang.
"Aku akan menjaga bayi kita dan menjadikan nya wanita sangat cantik." ucap nisa.
#Flasback#
"Kalung ini, dari mana kamu mendapatkan nya." tanya abraham yang mengingat kalung itu.
"Papah mengetahui nya." tanya caren.
"Kalung ini Milik mamah mu car, papah yang memberikan nya saat mamah mu sedang hamil." jawab abraham.
__ADS_1
"Hamil." ucap jamal.
"Kalung ini, kami dapatkan dari keranjang anak bayi kembar yang berada di panti." ucap vino.
"Bayi kembar, dimana bayi itu." tanya caren.
"Berarti adik mu masih hidup car." ucap abraham.
"Adik, jadi kamu benar anak dari keluarga jk grup be." ucap vino.
Citra dan putri berdiri secara bersama air mata mereka berdua menetes dari ujung mata. Mereka berdua langsung berlari memeluk abraham dan caren.
Caren dan abraham yang sudah mengerti dengan semua ini langsung membalas pelukan itu, mereka semua menangis karena orang yang selama ini mereka cari sudah ditemukan.
"Kamu anak papah." ucap abraham sambil menatap wajah putri dan citra.
Mereka berdua hanya menganggukan kepala nya karena tidak sanggup untuk berbicara lagi.
"Dimana mamah pah." tanya citra.
"Mamah sudah meninggal sayang, bertepatan dengan hilang nya kalian berdua." jawab abraham.
"Tut.. tut.. tut.." suara hp dari caren.
Caren sedikit menjauh dari ruang keluarga untuk mengangkat hp nya, setelah berapa saat caren datang kembali dengan wajah yang panik.
"Jk grup pah." ucap caren.
"Kenapa car." tanya abraham.
"Saham anjlok total dan bisa di pastikan akan kita akan bangkrut jika tidak ada perusahaan yang mau menyokong kita." ucap caren.
"Mungkin ini sudah takdir kira car, papah tidak masalah jika jk grup bangkrut. Hidup papah sekarang sudah lengkap dengan hanya kembali nya dua putri kesayangan papah." ucap abraham.
"Jk grup tidak akan bangkrut jika memiliki menantu seperti kami." ucap vino.
"Kau benar vin, adiwijaya grup tentu saja tidak akan tinggal diam." ucap jamal.
Note : Ini adalah konflik terakhir karena episode ini sudah terlalu panjang.Ketika konflik ini berakhir novel ini akan bergabung dengan novel takdir cinta novel dari vira dan kevin.
__ADS_1