Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 4


__ADS_3

Amanda sudah berada di rumah Calvin, Calvin mengusap minyak angin di hidung Amanda agar Amanda bangun dari pingsan nya.


"Apa dia korban pelecehan seksual." Batin Calvin.


Sementara itu Andy yang tau Amanda tidak masuk kantor langsung memarahi adik nya Alka, ia tau pasti jika yang menyebabkan Amanda tidak masuk adalah Alka.


"Kau apakan dia, apa yang harus aku katakan pada ayah dan papah nya." Tanya Andy.


"Dengar kak, aku tidak melakukan apapun, pada nya mungkin saja dia sudah tidak betah magang di perusahaan ini." Jawab Alka.


"Aku tidak mau tau, kau bawa dia ke perusahaan ini lagi. Dan jelas kan semua nya pada Vino dan Aska, aku tidak mau berurusan dengan mereka berdua." Ucap Andy.


HP Andy berdering tiba-tiba, baru ia mengatakan nama Vino, ternyata Vino cukup peka dan langsung menghubungi nya.


"Iya vin, ada apa." Tanya Andy.


"Kau tau dimana Amanda, apa dia masuk magang? "


"Tidak vin, hari ini dia tidak masuk magang, aku juga bingung." Kata Andy.


"Nomor nya tidak aktif, mana Alka tadi malam dia mengajak Amanda pergi bersama nya." Ucap Vino.


"Alka juga bersama ku, kata dia Amanda tidak mau magang di perusahaan ku lagi." Ujar Andy.


"Suruh adik mu menemui ku." Vino langsung menutup sambungan telepon itu.


"Kau dengar sendiri kan, kau temui Vino, dan rasakan sendiri akibat nya." Ucap Andy.


Calvin sangat senang melihat Amanda mulai terbangun dari pingsannya, ia langsung memberikan Amanda segelas air putih, dan Amanda meminum nya karena haus.


"Aku dimana." Tanya Amanda.


"Kamu di rumah ku." Jawab Calvin.


"Kenapa kamu mau bunuh diri, ada apa dengan mu." Tanya Calvin.

__ADS_1


"Tidak ada, terimakasih telah menyelamatkan ku." Ucap Amanda.


"Siapa nama mu." Tanya Calvin.


"Amanda, kamu? "


"Nama ku Calvin, senang berkenalan dengan mu, akhirnya aku dapat mengenal seorang wanita." Ucap Calvin.


"Maksud mu." Tanya Amanda.


"Selama ini aku tidak memiliki seorang teman wanita, orang tua ku melarang ku." Jawab Calvin.


"Aku yakin, kamu bukan orang biasa." Kata Amanda.


Calvin dan Amanda cepat sekali akrap, mereka berdua bercanda dan tertawa bersama, untuk sementara waktu Amanda dapat melupakan masalah nya karena Calvin selalu bertingkah lucu.


"Kau sangat kocak, senang bisa berkenalan dengan mu." Ucap Amanda.


"Kamu juga sangat lucu, baik dan cantik." Kata Calvin.


"Hehehe, oh iya kau tidak menghubungi keluarga mu." Tanya Calvin.


"Hmmm tidak aku butuh waktu sendiri." Jawab Amanda.


"Kalau begitu tinggal lah di sini beberapa waktu, temani aku." Kata Calvin.


"Ini tidak boleh kita bukan siapa-siapa kita tidak boleh tinggal satu atap." Amanda menolak penawaran Calvin.


"Aku tidak akan berbuat apa-apa pada mu, kita tidak tinggal berdua, di rumah ini banyak pelayan, pengawal ku dan akan ada adik dan kakak ku." Jelas Calvin.


"Hmmm bagaimana ya." Ucap Amanda.


"Ayo lah, temani aku, aku tidak punya teman, kita tidak akan di rumah saja aku akan menyiapkan agenda untuk kita berjalan-jalan." Calvin membujuk Amanda.


"Baiklah, tapi kau harus menepati janji mu." Ucap Amanda.

__ADS_1


"Bruk." Vino memukul wajah Alka.


"Dimana anak ku." Tanya Vino.


"Tidak tau kak, tadi malam aku mengantar nya pulang, pagi tadi aku menelpon nya dan dia mengatakan tidak ingin magang di perusahaan lagi." Jelas Alka.


"Cari dia sampai ketemu, atau aku akan berbuat lebih dari ini." Ucap Vino.


Alka membawa mobil nya ke apartment Amanda. Hidup nya sangat tidak tenang karena ancaman dari Vino, karena ia tau kalau Vino tidak pernah main-main dengan ucapan nya.


"Dimana gadis bodoh itu." Ucap Alka yang tidak menemukan Amanda di apartemen itu.


Hari cepat berlalu, Amanda dan Calvin sedang makan malam bersama, tak lama adik dan kakak Calvin datang, mereka terkejut dengan kehadiran Amanda di rumah ini.


"Siapa cal, pacar mu." Tanya Tiara.


"Tidak kak, teman ku." Jawab Calvin.


"Hmm kakak sudah memiliki pacar." Goda adik Calvin.


"Diam lah, dia teman ku, jangan membuat nya takut." Ucap Calvin.


"Setelah ini kita ke mall, aku ingin membeli sesuatu." Kata Calvin.


"Baiklah."


Setelah makan malam selesai, mereka berdua masuk ke dalam mobil untuk pergi ke mall.


"Kenapa kau selalu di ikuti para pengawal mu." Tanya Amanda.


"Hahaha aku tidak bisa bergerak bebas, aku aset dunia." Jawab Calvin.


Sesampainya di mall, Amanda dan Calvin keluar dari mobil, Pengawal Calvin berpencar menjaga Calvin dan Amanda dari kejatuhan.


"Ayo kita masuk." Ucap Calvin.

__ADS_1


"Hehehe iya, aku juga ingin membeli hp."


__ADS_2