
Setelah malam panjang...
Malam yang sangat panjang dan membahagiakan telah selesai kini malam itu sudah berganti pagi RALAT berganti menjadi siang. Meyisakan dua pasangan yang sedang tertidur sambil berpelukan tanpa sadar jika matahari sudah mulai mengudara...
"Apa mereka masi belum bangun..." ucap stiven yang sedang menunggu aldy untuk pergi kekantor...
"Belum mas, kamu pergi diluan saja ini sudah siang loh, mau sampai kapan kamu menunggu nya..." ucap bella...
"Tidak, aku tidak akan pergi, dia libur aku juga harus libur..." ucap stiven...
"Kalau kamu libur kita jalan-jalan yuk..." ucap bella...
"Tidak, aku ingin berdiam diri dirumah sambil memeluk mu..." ucap stiven...
"Sampai kapan kita dalam posisi ini..." ucap bella...
"Sampai aku puas memeluk mu, tapi sepertinya tidak akan perna puas..." ucap stiven...
"Sayang aku pengen liburan..." ucap bella...
"Kamu ingin liburan kemana..." ucap stiven...
"Aku ingin kepantai..." ucap bella...
"Tapi kamu sedang hamil, tidak baik jika bepergian..." ucap stiven...
"Tak perlu jauh yang penting liburan..." ucap bella...
"Bali bagaimana..." ucap stiven...
"Boleh.. Sudah lama aku ingin pergi kesana..." ucap bella...
"Kamu mau nya kapan..." ucap stiven...
"Kalau bisa sekarang kita berangkat sekarang..." ucap bella...
"Jangan sekarang juga, bagaimana mana kalau besok..." ucap stiven...
"Iya aku ikut kamu, sayang jangan masuk-masuk tangan nya..." ucap bella...
"Diamlah aku hanya ingin menikmati nya sebelum aku harus berbagi pada anak ku..." ucap stiven sambil memainkan bagian favorit nya...
"Kamu tidak akan kebagian lagi, anak kita kembar dua..." ucap bella...
"Kita bisa membuat jadwalnya, siang jatah mereka dan malam ini milik ku..." ucap stiven...
"Terus aku istirahatnya kapan dong..." ucap bella...
"Setelah aku puas bermain dengan nya..." ucap stiven...
"Terserah kamu..." ucap bella den mempererat pelukan nya...
Aldy dan ariska masi tampak terlelap dengan tidur nya, mereka berdua sangat kelelahan karena habis bertempur tadi malam...
Perlahan ariska terbangun karena merasa ingin membuang air kecil, Saat terbangun yang pertama kali ia lihat adalah wajah aldy yang begitu sangat tampan menurut nya...
"Dia sangat tampan dan perkasah, sepertinya dia tidak mempunyai rasa lelah..." ucap ariska sambil menyentuh wajah aldy...
"Sayang bangun aku ingin buang air kecil tolong lepaskan pelukan ini..." ucap ariska...
Bukan melepaskan nya aldy malah mempererat pelukankanya, sampai kulit mereka saling menyentuh yang membuat junior aldy kembali bereaksi, Ariska yang merasakan ada benda yang sedang mengeras di daerah perutnya sedikit menjauhkan tubuh nya...
"****** aku, sepertinya aku tidak akan selamat..." batin ariska...
"Kenapa..." ucap aldy dengan suara serak nya...
"Kamu mau apa..." ucap ariska...
__ADS_1
"Itu pertanyaan yang bodoh sayang..." ucap aldy dan bergerak menuju atas tubuh ariska...
"Sayang... Apa kamu tidak lelah..." ucap ariska...
"Aku tidak perna lelah, bahkan aku ingin melakukan nya sepanjang hari..." ucap aldy...
Belum ariska menjawab aldy sudah menyerang ariska terlebih dahulu, membuat ariska tidak bisa apa-apa dan hanya mengikuti semua pemainan yang di berikan aldy...
"Aku kebelet pipis..." ucap ariska yang sudah tidak bisa menahannya...
"Jangan alasan..." ucap aldy...
"Aku serius sayang..." ucap ariska mendorong tubuh aldy dari atas tubunya...
Ariska bangkit dari atas kasur dan perlahan berjalan menuju kamar mandi...
"Kenapa rasa nya nyeri sekali..." batin ariska...
Aldy yang melihat itu langsung bangkit dari atas kasurnya dan berjalan mendekati ariska untuk menggendong nya...
"Kalau perlu batuan bilang sayang..." ucap aldy...
"Kamu memang suami yang pengertian..." ucap ariska...
Setelah selesai membuang air kecil ariska berniat untuk sekalian mandi karena badannya sudah merasa gerah...
"Kamu mau ngapai..." ucap aldy...
"Mandi..." ucap ariska...
"Tidak, kita harus melanjutkan yang tertunda tadi..." ucap aldy...
"Sayang badan ku sudah gerah..." ucap ariska berharap aldy dapat memahami nya...
"Baiklah kalau begitu..." ucap aldy...
"Baiklah kita akan melakukannya di sini..." ucao aldy...
Lagi dan lagi sepertinya aldy tidak perna puas dalam pertempuran itu, ntah karena sudah terlalu lama jomblo atau memang dia memiliki stamina yang tinggi, Musibah atau keberuntungan yang di dapatkan ariska ia hanya bisa pasrah mengikuti semua kemauan suami nya itu...
Kurang lebih 2.5 jam mereka di berada di dalam kamar mandi, Ariksa keluar dari kamar mandi dengan wajah yang begitu lemas, bahkan untuk keluar dari kamar mandi dia harus di gendong suami nya...
"Kamu di diam di sini aku mau pakai baju dulu..." ucap aldy...
"Terus bagaimana dengan ku..." ucap ariska...
"Tidak usah memakai baju, kita tidak akan keluar kamar hari ini..." ucap aldy...
Ariska yang mendengar itu hanya bisa mengambil nafas panjang dan menjatuhkan tubuhnya di atas kasur...
Setelah selesai mengenakan pakain aldy berniat keluar dari kamar untuk mengambil makan karena perut mereka berdua perlu di isi bukan hanya nafsu saja yang di isi...
"Kamu tunggu di sini aku mau ngambil makanan terlebih dahulu..." ucap aldy...
"Iya aku juga tidak kuat untuk turun kebawah, jangan lupa bawakkan aku buah-buahan segar..." ucap ariska...
Aldy pun keluar dari kamar dan langsung menuju ruang makan, ia mangambil nampan besar dan mengisi nya dengan berbagai macam makanan dan buah-buahan, tak lupa ia mengambil sebotol susu untuk dan air meneral, setelah di rasa sudah lengkap ia kembali naik menuju kamarnya. Saat ingin masuk kedalam kamar ia melihat bella dan stiven yang baru keluar kamar dengan rambut yang basah...
"Idih kayak tetangga sebelah tidak mau kalah..." ucap aldy...
"Kami sampai kapan pun akan tetap seperti pengantin baru..." ucap stiven...
"Ka, kakak ipar mana..." ucap bella...
"Dia tidak akan keluar kamar hari ini..." ucap aldy...
"Kami besok ingin liburan ke bali, apa kalian mau ikut..." ucap bella...
__ADS_1
"Nanti aku kabari, aku harus membicarakan nya pada istri ku, dia kuat atau tidak untuk pergi..." ucap aldy...
"Selamat berjuang, cepat susul kami. Agar anak kita seumuran..." ucap stiven...
"Kau tenang saja, tidak butuh waktu lama istri akan hamil..." ucap aldy...
Setelah selesai berbicang aldy masuk kedalam kamar dengan membawa nampan yang berisi berbagai macam makanan, ia membawa nampan itu ke atas meja depan televisi...
"Kenapa di bawa kesana..." ucap ariska...
"Aku tidak ingin kasur itu kotor dengan makan..." ucap aldy...
"Dan aku harus berjalan kesana dengan tidak mengenakan pakaian apa pun..." ucap ariska...
"Kenapa apa kamu malu, ayo lah aku sudah melihat dan merasakan setiap inci tubuh mu..." ucap aldy...
"Tolong ambikan aku pakaian..." ucap ariska...
"Baiklah tunggu sebentar..." ucap aldy...
Tak lama aldy keluar dari ruang ganti sambil membawa tantop dan celana pendek untuk ariska kenakan...
"Apa tidak ada pakaian lainnya..." ucap ariska...
"Pakai itu atau tidak sama sekali..." ucap aldy...
"Baiklah dari pada tidak..." ucap ariska dan mamakainya....
"Ini susu minum la..." ucap aldy...
"Tapi aku tidak suka susu..." ucap aldy....
"Sekarang harus suka, susu ini baik untuk tubuh mu agar tidak lemas..." ucap aldy...
"Tapi aku benar-benar tidak suka..." ucap ariska...
"Aku akan membuat mu menyukainya..." ucap aldy...
Aldy mengambil susu itu dan meminum nya, tidak ia tidak meminum nya ia hanya menyimpanya di dalam mulut nya, kemudian ia menatap ariska tanpa memberi aba-aba aldy meraih wajah ariska den membuka sedikit bibir nya lalu mencium bibir itu sambil melepaskan air susu yang berada di mulut nya kedalam mulut ariska, sontak membuat ariska kaget dan hampi tersedak...
"Bagiamana apa kamu suka..." ucap aldy...
"Kamu ingin membunuh ku..." ucap ariska setelah menelan susu itu...
"Tapi kamu suka kan..." ucap aldy...
"Rasa susu nya tidak buruk, susu apa ini sepertinya beda dari susu lainnya..." ucap ariska...
"Ini susu nabati jadi rasa beda dari susu lainnya..." ucap aldy...
"Berikan susu itu, aku akan meminunnya..." ucap ariska...
"Apa tidak ingin seperti tadi..." ucap aldy...
"Terimakasi seperti nya aku bisa meminum nya sendiri..." ucap ariska...
"Sayang, bella mengajak kita untuk liburan ke bali, apa kamu mau ikut..." ucap aldy...
"Aku mau, pasti akan seru berada di sana..." ucap ariska...
"Kita akan ikut tapi kamu tidak akan melupakan tugas kita..." ucap aldy...
"Apa tugas kita..." ucap ariska...
"Membuat anak..." ucap aldy...
"Iya, aku tidak akan melupakan nya..." ucap ariska...
__ADS_1
Mereka pun langsung makan karena sudah sangat lapar, mereka juga harus mengisi energi karena harus bertempur seharian penuh...