Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 115


__ADS_3

"Apa aku salah, adik tiri mu memang jalang Marvin, dan kau membela nya." Ucap Nathan.


"Nathan jangan sampai tangan ku sampai di wajah mu."


"Pukul, kau kira aku takut dengan mu, jika kau mau pergi dengan jalang mu itu aku tidak peduli, dan kau perempuan jalang jangan kau mempengaruhi lagi kakak ku."


"Buk." Marvin memukul wajah Nathan.


"Marvin, aku membenci mu." Nathan pergi meninggalkan Marvin.


"Ah sial, aku terlalu emosi." Ucap Marvin.


Nathan berjalan masuk ke dalam mobil nya, ia benar-benar marah pada Marvin karena lebih memilih Lisa di bandingkan diri nya.


"Nathan, nathan buka nat, maaf." Ucap Marvin sambil mengetuk-ngetuk jendela mobil.


Nathan membuka pintu mobil itu, ia melayangkan satu pukulan ke wajah Marvin, setelah itu ia mengambil kunci mobil dari tangan Marvin dan pergi meninggalkan Marvin di tempat itu.


"Nat, Nathan tunggu Nat." Marvin mencoba mengejar mobil Nathan karena tidak berhati-hati Marvin tertabrak mobil sampai diri nya terpental ke pinggir jalan.


Nathan melihat ke arah spion mobil, ia langsung menghentikan mobil nya saat melihat Marvin yang tertabrak mobil.


"Marvin." Nathan langsung keluar dari mobil nya dan berlari menghampiri Marvin.


"Jangan kau sentuh kakak ku." Nathan mendorong tubuh Elisa.

__ADS_1


"Marvin kau tidak papa, ayo kita pulang." Nathan membawa Marvin masuk ke dalam mobil nya.


"Kau tidak papa kan, apa ada yang patah atau luka berat." Tanya Nathan.


"Nathan maaf aku memukul mu, maaf nat." Ucap Marvin.


"Kau kira dengan aku membawa mu pulang aku akan memaafkan mu, tidak Marvin aku benar-benar marah pada mu." Kata Nathan.


Nathan membawa mobil itu pulang ke rumah, tanpa membantu Marvin Nathan langsung masuk ke dalam rumah sambil membanting pintu mobil dengan cukup kuat.


"Nat, tunggu Nat maafkan." Marvin mengejar Nathan walaupun kaki nya terasa cukup sakit.


"Kenapa dengan kalian berdua." Tanya Vino.


"Tidak ada aku membenci nya, jangan katakan kamu berdua kembar lagi, karena dia benar-benar egois."


"Aku egois karena demi kebaikan mu, tapi bagaimana dengan kau, kau malah memilih jalang itu di bandingkan diri ku, Marvin dia bukan wanita yang baik dia hanya adik tiri mu, aku adik kandung mu dan aku tau apa yang terbaik untuk mu."


"Nat yang menurut mu baik bukan berarti baik untuk ku." Ucap Marvin.


"Tapi kali ini baik untuk mu, kau mau kembali ke masa lalu, ingat Marvin kau sudah memiliki keluarga baru sekarang, kau juga sudah menikah. Sekarang terserah mu, aku tidak peduli dengan mu lagi, kau mau mati juga bukan urusan ku." Nathan pergi meninggalkan Marvin.


"Nat iya aku salah, kau benar maafkan aku." Ucap Marvin.


"Aku akan memaafkan mu dengan syarat jangan temui wanita itu lagi, kalau sampai kau menemui nya aku tidak akan pernah memaafkan mu lagi." Kata Nathan.

__ADS_1


"Iya aku janji aku tidak akan bertemu dengan nya lagi." Ucap Marvin.


"Ada apa dengan kalian dan kau Marvin, kenapa kau luka." Tanya Vino.


"Tidak ada yah, ini urusan kamu berdua, maaf yah aku membuat kekacauan." Jawab Marvin.


"Kalian yakin tidak ada apa-apa, jangan rahasiakan sesuatu pada ayah."


"Marvin memiliki adik tiri bernama Elisa, dia bukan wanita baik-baik, dia mengajak Marvin kembali ke orang tua nya yang membuat Marvin hancur, apa aku salah sebagai adik nya aku marah pada nya. Apalagi Marvin lebih memilih adik tiri nya dari pada aku." Jelas Nathan.


"Marvin apa yang di katakan Nathan benar." Tanya Vino.


"Marvin jawab." Bentak Vino.


"Iya yah, semua yang di katakan Nathan benar." Jawab Vino.


"Ayah peringatan pada mu Marvin, jangan membuat ayah marah pada mu, jangan pernah kau temui wanita itu lagi, jangan berhubungan dengan masa lalu mu lagi, atau ayah akan berbuat sesuatu yang membuat mu menyesal seumur hidup mu."


"Iya yah, Marvin janji." Ucap Marvin.


"Masuk ke dalam kamar mu, istri mu akan mengobati luka mu."


Marvin pergi meninggalkan Nathan dan Vino, sedangkan Vino masih menahan Nathan.


"Kau sudah benar Nat, jaga kakak mu dengan baik." Ucap Vino sambil menepuk pundak Nathan.

__ADS_1


Menurut Vino Nathan sudah sangat mirip dengan Stiven ayah nya, dan ia semakin yakin Nathan akan menjadi penerus nya


__ADS_2