
Dokter itu terkekeh saat mendengar pertanyaan dari Calvin, baru kali ini ia bertemu suami seperti Calvin.
"Mas Calvin matang yang saya maksud bukan seperti buah atau masakan, tetapi maksud saya usia yang sudah cukup untuk mengandung." jelas Dokter.
"Jadi bagaimana dok, saya takut terjadi sesuatu pada anak dan istri saya," ucap Calvin.
"Mas Calvin tenang saja, kita pasti memberikan yang terbaik untuk Nila, intinya mas Calvin harus benar-benar menjaga istri nya dengan baik, jangan sampai Nila stres ataupun melakukan kegiatan yang berlebihan," kata Dokter.
"Siap dok, tapi kalau kegiatan di ranjang bagaimana dok," tanya Calvin.
"Boleh saja, tapi harus tau posisi dan keamanan bayi yang ada di dalam sana, nanti saja akan memberikan referensi untuk mas Calvin baca," jawab Dokter.
Setelah menerima penjelasan dari Dokter, Calvin benar-benar berubah menjadi over protektif, ia tidak akan membiarkan Nila melakukan apapun, kecuali olahraga ibu hamil karena itu di saran kak oleh Dokter untuk melancarkan persalinan.
"Aku menyesal membuat mu hamil," ucap Calvin sambil memeluk Nila.
"Kenapa kamu menyesal kamu tidak ingin mempunyai anak," tanya Nila.
__ADS_1
"Aku sangat ingin mempunyai anak, tapi jika aku tau ada resiko kehamilan di usia muda aku kan bisa menunda nya sampai kamu siap," jawab Calvin.
"Untuk sekarang buat apa kamu menyesal semua sudah terjadi sayang, sebentar lagi juga aku akan melahirkan, apa pun yang akan terjadi nanti jangan pernah menyalahkan siapapun," ucap Nila.
Calvin menyembunyikan wajah nya di dekat tubuh Nila, tak lama terdengar suara tangisan nya yang membuat Nila merasa bersalah, ia yakin ucapan nya langsung membuat Calvin merasa sangat takut.
"Kenapa kamu berbicara seperti itu, tidak akan terjadi apapun, aku takut sayang kamu semakin membuat ku takut," ucap Calvin.
"Maafkan aku, Iya tidak akan terjadi apapun." Nila mengusap rambut Calvin sambil memeluk nya.
Marvin sudah mendengar tentang resiko kehamilan di usia muda, istri nya Wulan sama dengan umur nya berarti Wulan juga akan mengalami resiko itu jika hamil.
Wulan sedikit kebingungan saat Marvin membawa tes pack, karena ia belum merasakan tanda-tanda kehamilan.
"Sayang aku ingin memastikan saja, aku ingin menunda kehamilan mu, kamu tau hamil di usia muda seperti mu memiliki resiko yang cukup besar, aku takut akan hal itu," jelas Marvin.
"Jadi jika aku tidak hamil aku akan memakai kb," tanya Wulan.
__ADS_1
"Tidak sayang, aku saja yang akan memakai pengaman, aku dengar kb itu tidak baik untuk seorang wanita yang belum pernah mengandung." jawab Marvin.
Wulan masuk ke dalam kamar mandi, Marvin harap-harap cemas menunggu istri nya di depan pintu, jika istri nya sudah hamil, ia benar-benar akan menjaga istri dan calon anak nya.
Wulan malah memiliki kecurigaan jika diri nya sedang hamil, karena saat ia melakukan nya dengan Marvin ia sedang masa subur.
Wulan memperhatikan dengan jelas tes pack tersebut, dan untungnya hanya ada satu garis saja.
Wulan membawa tes pack itu keluar, ia langsung menggelengkan kepala nya saat Marvin memperhatikan nya keluar dari kamar mandi.
"Terima kasih tuhan, sekarang kita sudah bisa menunda kehamilan kamu, usia kamu 18 bukan, berarti untuk usia di atas 20 tahun memerlukan 2-3 tahun lagi," ucap Marvin.
"Aku menyerahkan semua nya pada mu sayang, aku tau kamu sudah memikirkan yang terbaik untuk kita semua," kata Wulan.
Sementara itu di rumah baru yang Calvin beri, Piter dan teman-teman nya sedang bersenang-senang, bukan hanya pria yang ada di sana ada beberapa wanita yang tentu saja sengaja mereka bawa.
"Mana pacar mu yang cantik Piter," tanya Rian.
__ADS_1
"Dia ada di sana, dia memang cantik tapi milik nya sudah kendor," jawab Piter.