
"Kau gila, aku ayah anak itu, kau malah meminta pertanggung jawaban pria lain," ucap Ari.
"Aku tidak mau menikah dengan mu, kau punya istri," kata Rebecca.
"Itu sudah menjadi takdir mu, kau yang membuat mu tidur dengan mu, jadi jangan gila," ucap Ari.
Di rumah Erwin dan keluarga nya sedang benar-benar marah dengan Rebecca dan Ari, apalagi Piter yang sudah di tipu oleh Rebecca adik nya sendiri.
"Kau gila Rebecca, kau mempermalukan ku. Mulai sekarang aku tidak peduli lagi dengan mu," Bentak Piter dan pergi meninggalkan Rebecca dan yang lainnya.
"Kau benar-benar mempermalukan ku Rebecca, dia kakak mu dan bisa-bisa nya kau menfitnah nya, sekarang terserah kalian berdua aku sudah lepas tangan. Ari kau saya pecat," ucap Erwin.
"Saya mohon tuan jangan pecat saya, saya dan Rebecca akan menikah," kata Erwin.
"Sudah lah semua sudah terjadi, dan sekarang kalian harus menikah, tapi secara diam-diam," ujar Elisabeth.
"Terserah aku tidak peduli," ucap Erwin.
Hari itu juga Erwin menikah kan anak nya, walaupun ia sangat kecewa pada Rebecca tetapi ia tidak bisa mengelak dari kewajiban nya sebagai ayah.
Setelah menikah Rebecca di bawa pulang oleh Ari, rumah Ari tidak terlalu besar dan terletak di pinggir kota.
"Aku tidak mau di sini," ucap Rebecca.
__ADS_1
"Kau harus mau, kau istri ku," kata Ari.
Dinda istri Ari yang sedang menggendong anak nya, terkejut dengan kedatangan Rebecca dan juga Ari.
"Ini siapa mas," tanya Dinda.
"Dia istri baru ku," jawab Ari.
"Kau gila mas, kau menikah lagi," ucap Dinda.
"Kau wanita jalang, kau cantik kenapa kau mau jadi istri ke dua," bentak Dinda.
"Kau pikir aku mau, aku sudah hamil anak nya, aku terpaksa melakukan nya," kata Rebecca.
"Kau kira kau bisa hidup dengan tenang wanita murahan," batin Dinda.
"Calvin maafkan ayah," ucap Vino.
"Aku bosan yah aku bosan tidak percaya."
"Maaf Calvin, kau tau sendiri kan, ayah sangat tidak bisa mengontrol emosi ayah jika sudah menyangkut anak perempuan ayah," ucap Vino.
"Iya aku tau, aku hanya kecewa dengan mu, sudah aku ingin istirahat." Calvin masuk ke dalam kamat nya.
__ADS_1
"Sabar yah, aku yakin Calvin pasti memaafkan mu," ucap Nathan.
"Iya nat, nanti ayah akan meminta maaf lagi pada nya," kata Vino.
"Vino bagaimana apa menantu mu memaafkan mu," tanya Kevin.
"Belum, Terima kasih Kevin, kau sangat sabar tidak seperti ku," ucap Vino.
Sementara itu Mark sedang berada di bandara untuk menjemput istri dan anak nya.
"Pangeran Sinchan," ucap Tiara.
"Ikan ****** ku," kata Mark dan langsung memeluk istri dan anak nya.
Zayn anak dari Tiara dan Mark sangat bingung kenapa orang tua nya memiliki panggilan aneh.
"Sayang aku ingin," bisik Tiara.
"Di rumah sayang," kata Mark.
"Ayah bunda, aku ada juga di sini," ucap Zayn.
"Hahaha maaf sayang, ayo kita ke rumah paman kamu," kata Mark.
__ADS_1