
Beberapa minggu telah berlalu, hari ini Nila sangat senang karena suami nya akan segera kembali pulang. Alka memberi kabar jika mereka akan segera lepas landas.
"Kalian hati-hati." Ucap Chery.
"Jika sudah sampai beri lah kami kabar." Ujar Leo.
Chery anak dari pasangan Kevin dan Vira, sedangkan Leo ada dari pasangan Jamal dan Putri, mereka berdua sedang menjalan hubungan terlarang alis berpacaran.
"Iya, terimakasih untuk semua nya." Ucap Nathan.
Setelah kurang lebih 7 jam dalam perjalanan udara, akhirnya mereka akan sering mendarat di bandara khusus keluarga Vins.
"Ayo cepat cal, ada yang sedang menunggu mu." Ucap Nathan.
Mereka bertiga masuk ke dalam mobil, dan langsung pulang ke rumah Vino karena seluruh Keluarga sedang menunggu kedatangan mereka.
Calvin dengan penampilan baru nya masuk ke dalam rumah itu, di dampingi Alka dan juga Nathan. Nila yang melihat suami nya langsung berlari memeluk Calvin sambil menangis..
"Kamu sudah sembuh hiks hiks hiks." Nila memeluk Calvin dengan sangat erat.
"Kamu siapa, jangan asal memeluk ku." Calvin melepas kan pelukan Nila dari tubuh nya.
"Calvin, dia Nila istri mu." Ucap Alka.
__ADS_1
"Alka aku belum menikah, mana mungkin aku mempunyai seorang istri." Kata Calvin.
"Calvin, aku bilang dia istri mu, jangan membantah." Ucap Alka dengan nada yang cukup tinggi.
"Hmmm baiklah." Calvin memeluk Nila.
Mereka semua sangat bingung dengan apa yang terjadi pada Calvin. Calvin yang tidak mengingat Nila dan Calvin yang seperti nya sangat menghormati Alka.
"Kamu tidak mengenali ku." Ucap Nila dengan suara yang bergetar.
"Jangan sampai baju ku basah dengan air mata mu." Bisik Calvin.
Dengan cepat Nila melepaskan pelukan itu, hati nya terasa sangat sakit saat orang yang selama ini ia tunggu sama sekali tidak mengingat nya, bahkan Calvin berubah 180 derajat.
Mereka semua langsung mengerti saat Alka menjelaskan semua nya, tugas mereka saat ini adalah memulihkan ingatan Calvin tetapi secara perlahan karena Calvin saat ini belum bisa di paksa.
Alka dan Amanda masuk ke dalam kamar, Alka langsung menerkam Amanda dan menghujani wajah Amanda dengan ciuman. Tangan Alka bergerak membuka pakaian Amanda karena diri nya sudah sangat merindukan istri nya.
"Sayang kamu mau apa." Tanya Amanda..
"Aku ingin merasakan milik mu lagi sayang, junior ku perlu masuk ke dalam sarang nya. Kamu tau tangan kiri ku semakin berotot karena hampir 1 bukan setengah aku bermain solo."
"Hehehe aku juga merindukan milik mu." Ucap Amanda.
__ADS_1
Dan mereka berdua pun melepas kerinduan ini dengan melakukan pemersatuan yang sangat luar biasa, suara yang menggema di ruangan itu pertanda rasa cinta mereka berdua.
Sementara itu di dalam kamar Calvin dan juga Nila. Mereka berdua masih diam, tidak ada yang membuka suara. Menurut Nila Calvin benar-benar berubah dan bukan Calvin yang ia kenal dulu.
"Aku tidak percaya kamu istri ku, usia ku masih mudah, mana mungkin aku sudah menikah. Lagu pula kita tidak ada foto pernikahan." Ucap Calvin.
"Terserah, kamu mah percaya atau tidak, orang yang berada di dekat kamu saat ini adalah orang yang sangat merindukan mu, tapi rasa rindu itu hancur dengan sikap mu yang seperti ini." Kata Nila.
"Jangan memainkan drama, siapa nama mu aku lupa. Hmmmm Nila." Ucap Calvin.
"Calvin yang aku kenal tidak seperti ini." Nila berlari masuk ke dalam kamar mandi untuk menumpahkan rasa sedih nya.
Sedangkan Calvin yang tidak merasa bersalah sedikit pun memilih untuk istirahat.
"Sayang, perlahan." Amanda mencengkram kuat tubuh Alka.
"Tidak bisa, tubuh mu benar-benar sangat nikmat." Kali ini Alka sedikit bermain kasar.
"Sayang bayi kita." Ucap Amanda.
"Dia tidak papa, dia mengerti papah nya." Kata Alka.
"Hiks hiks hiks... Kenapa semua ini terjadi pada ku, aku benar-benar tidak sanggup, dia melupakan ku begitu saja. Dia mengingkari janji nya." Ucap Nila sambil menutup wajah nya
__ADS_1