
Vino yang manja.
Vino melepaskan ciuman nya, ia menatap citra sambil tersenyum. Citra yang di tatap vino merasa salah tingkah, ia memeluk vino dan menyembuyikan wajah nya di dada bidang vino.
"Kenapa, apa aku setampan itu." ucap vino.
"Kamu membuat ku malu." ujar citra.
"Perlihatkan wajah mu aku ingin melihat nya." ucap vino.
"Tidak, bibir ku sudah keram, pasti kamu ingin mencium ku kan." ucap citra.
"Bibir mu terlalu manis untuk di lewat kan." ucap vino sambil mengankat wajah citra dari dada nya.
"Be.. Jangan tatap aku seperti itu, jantung ku terasa ingin lepas." ucap citra.
Vino mengusap wajah citra dengan lembut, sambil membisikan sesuatu pada citra.
"Aku menginginkan nya." bisik vino.
Citra mendorong tubuh vino dari hadapan nya. "Be ini baru pertama kali untuk ku, apa kamu ingin aku tidak bisa berjalan." tanya citra.
"Tidak masalah, kamu cukup berada di dalam kamar dan kita akan tidur bersama sepanjang hari." ucap vino dan langsung menggendong citra.
Citra mengalungkan tangannya keatas leher vino agar tidak terjatuh, ia hanya pasrah mengikuti kemauan suami nya itu.
"Semangat vin." teriak stiven yang berada di ruang keluarga.
"Iya dad, tunggu kabar baik nya." teriak vino.
Vino membawa citra naik keatas kamar nya, ia meletakkan citra secara perlahan keatas kasur dan ikut berbaring di samping tubuh vino.
"Tidur lah." ucap vino.
"Tidur." tanya citra.
"Iya, kamu pasti sangat lelah." ujar vino.
"Terimakasi be." ucap citra dan langsung memejam kan mata nya.
Mata citra terbuka seketika saat tangan vino masuk kedalam baju nya, vino mengusap-ngusap perut citra yang rata, tangan nya juga memegang buah dada citra yang membuat citra tidak bisa memejam kan mata nya.
__ADS_1
"Bagaimana aku bisa tidur jika tangan mu berada di dalam baju ku." ucap citra.
"Aahhh." desah citra saat vino menekan area sensitif nya.
"Be." ucap citra kesal.
"Apa aku salah, aku hanya memaikan mainan baru ku, selama ini mommy tidak pernah memberikan kan mainan." ujar vino.
"Oww, jadi tubuh ku mainan baru mu." ucap vino.
Vino tidak menjawab ucapan dari citra, ia semakin asik dengan mainan baru nya itu. Citra yang merasa kesal berniat membalas vino, tangan nya masuk kedalaman baju vino dan mengusap-ngusap dada bidang vino, vino langsung menghentikan aktivitas nya, ia memejamkan mata nya menikmati sentuhan dari citra. Tangan citra mulai turun kebawah, tangan nakal nya menyelinap masuk kedalam celana vino, ia memegang junior vino yang sudah menegang.
"Aku mau buang air." ucap citra menghentikan aktivitas nya.
Saat ingin bangkit dari kasur vino menarik tangan citra hingga citra kembali jatuh ke atas tubuh vino.
"Be aku ingin buang air." ucap citra.
"Itu hanya alasan mu saja kan." tanya vino.
Citra diam seketika seperti nya di terjebak dalam permainan nya sendiri, dan akibat ulah konyol nya ia harus melayani suami nya bermain beberapa ronde lagi.
"Be adaa yang telfooonnn aahh." ucap citra sambil memahan suara desahannya.
"Aaaangkaaat saajjjaaa aakku ttidak biisa menghentikan iiini." ujar vino.
Citra mengambil hp nya dan mengakat hp yang sedang berdering itu.
"Hallo." ucap andy.
"Iyyaa ka." jawab citra.
"Ini citra kan, ini aku andy." ucap andy.
"Iyya kaa aaadda apa." jawab citra dengan suara yang putus-putus.
Vino yang mengetahui siapa yang sedang mentelfon istri nya sengaja mempercepat permainan nya sehingga membuat mereka berdua mengeluarkan suara desahan.
"Pelan be ahh." ucap citra sambil mendesah.
Andy dan jamal yang mendengar itu langsung saling tatap tatapan, seperti nya mereka sedang mengganggu dua sejoli yang sedang di mabuk asmarah.
__ADS_1
"Maaf mengganggu kalian." ucap andy dan langsung mematikan sambungan telefon nya..
"Aaaahhh." desah vino saat menumpahkan lahar panas nya kedalaman rahim citra.
Vino menjatuhkan dirinya kesamping tubuh citra, ia tersenyum bahagia saat melihat citra yang sudah tidak berdaya. Vino menarik selimut dan menyelimuti tubuh citra yang polos tanpa sehelai benang pun.
"Be kamu membuat ku tidak bisa berjalan." ucap citra.
"Masih ada kaki ku yang bisa menggendong mu kemana pun kamu ingin pergi." jawab vino.
Citra memajam kan mata nya dan mulai masuk kedalam alam bawah sadar nya. Sedangkan vino mengambil hp nya untuk menghubungi dua orang sahabat nya itu.
"Vino." ucap andy dan jamal kompak.
"Hallo." ucap andy dan jamal.
"Kenapa kalian menghubungi istri ku." tanya vino.
"Jangan salahkan kami, Hp mu kenapa tidak aktif." jawab jamal.
"Iya vin, apa karena takut kami ganggu." ujar andy.
"Vin, apa kau sudah melakukan malam pertama." tanya jamal antusias.
"Sudah." jawab vino.
"Bagiaman rasa nya." tanya jamal dan andy kompak.
"Rasa nya luar biasa, kalian harus segara menikah, aku tidak bisa menjelaskan dengan kata-kata. Oh iya ketika mencari pasangan jangan lupa yang masi virgin." jawab vino.
Andy dan jamal menelan air liur nya secara kasar, fikiiran mereka langsung berubah mesum seketika. Mereka berdua tidak bisa membayang kan betapa puas nya vino yang mempunyai istri, berbeda dengan mereka berdua.
"Bukannya kau seriang bergonta-ganti pasangan mal." tanya andy yang berada di samping nya.
"Tapi belum sampai ketahap itu an, papah melarang ku untuk berbuat lebih." jawab jamal.
"Sudah lah kalian urus masalah kejombloan kalian." ucap vino dan langsung memutuskan sambungan telfon.
Terimakasi sudah vote, langsung berada di urutan 38.
Oh iya di dalam grub author sedang voting siapa yang cocok memerkan visual vino, kalian bisa masuk dan lihat gambar nya setelah itu voting mana gambar yang kalian sukai untuk memerankan visual vino.
__ADS_1