Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 129


__ADS_3

Hari yang paling di tunggu telah tiba, malam ini malam bertambah nya usia tiga orang sekaligus yaitu Nathan, Marvin dan juga Nila. Tidak banyak yang berubah di keluarga besar ini, semua tampak bahagia hanya ada satu yang kurang yaitu tidak ada nya Vira yang hanya mengirim hadiah untuk para keponakan nya.


Semua sudah tampan dan sangat cantik memakai pakaian yang di rancang khusus untuk mereka semua, para tamu undangan dari berbagai macam kalangan juga sudah datang, bahkan Stiven in the geng juga sudah berkumpul, siapa lagi jika bukan Devan, Aldy, Iqbaal dan juga si ketua Stiven, kisah mereka semua sudah habis mereka hanya menyaksikan para cucu mereka mengambil alih peran utama dalam cerita ini.


"Bagaimana penampilan ku, apa aku sudah tampan." Tanya Rey yang selalu saja mementingkan penampilan nya.


"Kau sudah tampan kakak ku, sangat tampan." Jawab Cherry yang memancing rasa cemburu dari Leo karena diam-diam kedua bocah ini sedang berpacaran.


"Leo apa kecurigaan ku benar." Tanya Evans.


"Tidak, jangan asal menebar hoax, bisa mati aku juga keluarga kita tau tentang hoax ini." Jawab Leo.


MC sudah memanggil para keluarga dan tamu undangan untuk mendekati kue ulang tahun yang sangat besar, terdapat gambar Nathan, Marvin dan juga Nila di kue tersebut.


"Mari kita sambut Nathan, Nila dan juga Marvin anak dari tuan Vino."


Mereka bertiga langsung naik ke atas panggung diiringi tepuk tangan dari mereka yang menyaksikan momen ini.


Marvin dan Nathan.



Nila



Banyak yang bingung saat Marvin ikut naik ke atas panggung, karena rata-rata rekan bisnis keluarga Vins belum tau tentang Marvin, Vino langsung naik ke atas panggung untuk menjelaskan semuanya.

__ADS_1


Diam-diam Nathan menaruk simpati pada Marvin, ia yakin Marvin sedang sedih karena tidak banyak orang yang mengenal diri nya jika ia salah satu anak dari Vino.


Setelah semua nya tenang acara di lanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun, mereka semua berhitung mundur saat jam hampir menunjukan pukul 12 malam.


"Selamat ulang tahun sayang." Ucap Vino sambil satu persatu mengecup dari ketiga anak nya.


"Terimakasih yah." Kata mereka bertiga.


Acara terus berlanjut Nathan membagikan kue ulang tahun itu pada para sepupu nya, kecuali Marvin yang hanya ia lewati begitu saja.


"Selamat bertambah umur kakak ku." Ucap Cherry.


"Nyanyi cher." Kata Nila.


"'Nanti kak, pasti aku akan nyanyi." Ucap Cherry.


"Untuk apa, setiap tahun kami selalu mengucapkan nya." Jawab Evans.


"Marvin selamat ulang tahun untuk mu, selamat juga telah bergabung dengan kami." Ucap Rey.


"Terimakasih Rey, kau satu-satu nya orang yang mengucapkan nya." Kata Marvin.


"Ayah bunda mu, nenek kakek mu." Tanya Rey.


"Selain mereka pasti nya, aku berharap kita bisa menjadi teman dekat."


"Itu pasti ayo ikut dengan ku, kita cari wanita cantik." Kata Rey.

__ADS_1


"Rey aku sudah menikah, bisa di gantung ayah ku nanti." Ucap Marvin.


"Kalian cepat sekali menikah, ya sudah aku mencari mangsa dulu." Rey pergi meninggalkan Marvin.


"Selamat ulang tahun mas." Ucap Wulan.


"Apa hadiah untuk ku." Tanya Marvin.


"Maaf mas aku tidak tau apa yang kamu suka, jadi aku belum membelikan apapun." Jawab Wulan.


"Hadiah mu untuk ku adalah malam pertama kita, nanti setelah ini bersiap lah." Kata Marvin.


Sementara itu Vino sedang mengenalkan Nathan pada salah satu rekan bisnis nya yang berasal dari Jepang, Vino membawa Nathan karena rekan bisnis nya membawa seorang gadis cantik.


"Nathan perkenalkan diri mu." Ucap Vino.


"Mereka juga sudah tau aku yah." Kata Nathan.


"Hinata perkenalkan diri ku." Ucap Masiho.


"Kata orang Jepang kenapa berbahasa Indonesia." Kata Nathan.


"Hahaha anak mu persis seperti kakek nya, kamu memang tinggal di Jepang tetapi kamu keturunan asli orang Indonesia." Kata Masiho.


"Nat jaga bicara mu, jangan mempermalukan ayah, bawa Hinata berkenalan dengan para sepupu mu." Ucap Vino.


"Iya yah, ayo ikut aku." Nathan membawa Hinata berkumpul dengan para sepupu nya.

__ADS_1


Notes: Author memutuskan akan memisahkan kisah Evans dari yang lainnya, banyak yang ingin Marvin dan Wulan tetapi sayang nya sudah terlanjur di up disini.


__ADS_2