
Citra dan putri.
Hari ini adalah hari terakhir andy dan caitlin berstatus lajang, besok mereka akan melangsungkan pernikahan. Karena hanya pernikahan andy dan caitlin yang menikah tanpa berawal dari kesalahan, malam ini mereka akan menggelar pesta kecil-kecilan di rumah andy.
Citra mulai terbangun dari tidur nya hawa dingin menusuk ke tulang nya membuat nya terbangun. Ia sedikit terkejut saat melihat diri nya polos tanpa sehelai benang pun, ternyata kemarin malam vino meminta jatah nya walaupun keadaan citra belum sembuh. Vino melakukan nya dengan baik dan lembut yang membuat citra merasa nyaman dan tentu saja Ketagihan🤣.
Citra mengecup wajah vino agar vino terbangun dari tidur ya, ia terus menciuam wajah tampan vino sampai vino benar-benar terangun dari tidur nya. Vino menangkap bibir citra dengan bibir nya dan melum*at nya dengan lembut.
"Be." ucap citra dengan nafas yang terenga-enga.
"Apa kamu ingin memulai misi kita." tanya vino.
"Be aku lelah." ucap citra.
"Tidak ada yang meminta mu untuk bergerak, serahkan semua nya pada ku. Kamu hanya tinggal merasakannya kenikmatan nya." ucap vino dan memulai misi nya.
Citra hanya pasrah mengikuti kemauan suaminya. Toh ini semua juga berkat kebodohan nya sendiri, vino benar-benar memanjakan citra. Vino melakukan dengan sangat lembut membuat citra memejam kan mata nya dan menikmati setiap sentuhan yang di berikan vino.🤤
Caitlin dan keluarga nya juga masi menginap di rumah vino mereka menginap sampai caitlin dan andy resmi menikah. Dengan langkah yang super semangat andy datang kerumah vino untuk membawa caitlin berbelanja acara nanti malam.
"Wah andy pagi-pagi sudah sampai sini." ucap iqbaal.
"Kan calon istri nya berada di sini." ujar viona.
"Hehehe, caitlin nya mana tan." tanya andy.
"Ada di dalam kamar, kata nya sedang bersiap kalau mau naik silahkan." jawab viona.
"Boleh ni tan." tanya andy.
"Boleh, tapi jangan aneh-aneh. Nunggu sah oke." jawab viona.
"Oke tan, sip." ucap andy dan berjalan menuju kedalam lift.
"Eh tunggu-tunggu kamar caitlin yang mana ya." batin andy.
Andy membalik badannya untuk kembali bertanya di mana letak kamar caitlin, belum andy bertanya bella sudah menjawab nya.
__ADS_1
"Di samping kamar vino." ucap bella.
"Terimakasih tan." ucap andy.
Andy kembali berjalan masuk kedalam lift, sasampai nya di lantai tiga andy langsung berjalan menuju kamar caitlin. Saat di depan pintu kamar vino samar-samar andy mendengar suara yang membuat nafsu nya naik seketika.
Andy yang penasaran menempel kan kuping nya kepintu kamar vino, dengan jelas andy mendengar. "Aahhh vin, aaakkuu maauu keeluaar." dengan di iringi desahan.
"Sayang." ucap caitlin yang membuat andy kaget.
"Sayang, kamu membuat ku kaget." ucap andy.
"Sedang apa." tanya caitlin.
"Tidak ada, ayo kita pergi." ucap andy.
"Bohong." ucap caitlin dan mengikuti apa yang di lakukan andy tadi.
Mata caitlin langsung terbelalak saat mendengar suara yang berada di dalam kamar itu, ia menelan air liur nya secara kasar sambil menatap kearah andy. Dan andy hanya bisa menggaruk-garuk rambutnya.
"Be, seperti nya ada orang di pintu." ucap citra.
Vino membuka pintu kamar nya dan melihat sepasang kekasih sendang beradu bibir.
"Ehemmm." ucap vino membuat semua nya buyar.
"Vino, Ka vino." ucap andy dan caitlin saat melihat vino berdiri di depan pintu dengan hanya menggunakan celana boxser.
"Siapa be." tanya citra.
"Dua tikus penguping." jawab vino.
"Siapa yang menguping kalian, aku hanya menjemput caitlin." ucap andy.
"Hehehe iya ka, kami ingin berbelanja untuk acara nanti malam." ujar caitlin.
Vino mendekati andy dan membisikan sesuatu pada nya. "Apa kau mendengar suara kami tadi, bukannya itu sangat menggairahkan. Tenang lah besok kau akan merasakan nya, dan ingat junior mu tidak akan berhenti menegang saat pertama kali melakukan nya karena itu terasa sangat nikmat."
__ADS_1
Andy hanya bisa menelan air liur nya secara kasar, fikiran mesum nya saat ini telah memenuhi otak nya. Tanpa rasa bersalah vino kembali masuk kedalam kamar dan menutup pintu kamar nya.
"Ada apa sayang." tanya caitlin.
"Tidak ada ayo kita pergi." ucap andy.
Hari telah berganti menjadi malam, jamal dan dan putri sudah berada di rumah andy, tinggal menunggu kehadiran pasangan vino dan citra yang sama sekali belum menampakan batang hidungnya.
"Ini semua gara-gara kamu be, coba kamu tidak meminta nya pasti kita sudah sampai sana." ucap citra kesal.
"Bukannya salah ku, salahkan junior ku kenapa ia bisa menegang saat melihat tubuh mu." ucap vino.
"Sudah ayo cepat, kita sudah terlambat." ucap citra.
"Iya sayang." ucap vino.
Vino membatu citra naik kelas kursi roda dan mendorong nya menuju rumah andy. Untung nya jalan menuju rumah andy mulus sehingga mempermudah kursi roda yang di naiki citra melintas.
"Itu mereka." ucap jamal.
"Sayang aku mau buang air kecil, ayo temani aku." ucap putri.
"Ayo." ucap jamal.
"Kalian berdua terlambat." ucap andy.
"Salahkan adik sepupu mu." ucap citra.
"Citra mau minum apa." tanya caitlin.
"Bebas lin." jawab citra.
Tak lama jamal dan putri kembali datang, mata citra langsung reflek menatap ke arah putri dan putri juga menatap kearah citra.
Note : jika ada yang tidak masuk akal atau terlalu fulgar, anggap saja ini hanya cerita halu. oh iya kan memang halu 😂
__ADS_1
mampir