
Takdir cinta bella...
Mereka yang mendengar suara itu langsung menatap ke arah sumber suara, dan betapa terkejut nya mereka saat tau siapa pemilik suara tersebut...
"Siapa kamu, kenapa wajah kalian bertiga sangat mirip..." ucap indah...
"Aldy..." ucap stiven dan devan bersama...
"Wah kalian masi mengingat ku..." ucap aldy dengan nada yang sinis...
"Mereka berdua bunda dan kakak ku mah..." ucap bella dan berjalan medekati yasmin dan juga aldy...
"Apa... bagaimana bisa..." ucap mereka kompak...
"Tentu bisa, tidak ada di dunia ini yang tidak bisa, apa kau senang stive saat kau tau aku menjadi kakak ipar mu...." ucap aldy...
"Tentu aku sangat senang..." ucap stiven...
"Bagus la kalau kau senang aku menjadi kakak ipar mu atau mungkin mantan kakak ipar mu karena aku tidak sudi memiliki adik ipar pembunuh..." ucap aldy dengan nada yang menekan...
"Apa maksud mu..." ucap stiven...
"Apa ucappan ku kurang jelas..." ucap aldy...
"Maaf mas..." ucap bella sambil menunduk dan menangis...
"Apa maksud semua ini..." ucap stiven...
"Bukannya perusahaan mu akan bangkrut dan kau meminta bantuan pada ku untuk membantu perusahaan mu itu..." ucap aldy...
"Aku tidak ada meminta bantuan pada mu..." ucap stiven...
"Cih... dasar rendahan..." ucap aldy...
"Bisa kalian jelaskan pada ku..." teriak stiven sambil menatap ke arah iqbaal dan juga devan...
"Maaf stive hanya aldy la yang bisa membantu kita..." ucap devan...
"Aku akan membantu mu dengan satu syarat ceraikan adik ku..." ucap aldy...
"Tidak, aku tidak akan perna menceraikannya sampai kapan pun..." ucap stieven dengan nada yang tinggi...
"Tapi sayang nya, adik ku telah mensetuji persyartan ini..." ucap aldy dengan sinis...
"Deg..." jantung stiven seakan berhenti berdetak saat mendengar ucappan dari aldy...
"Sayang, apa maksud semua ini..." ucap stiven dengan mata berkaca-kaca...
"Maaf mas, aku terpaksa demi kamu dan vins grub..." ucap bella masi dengan menundukan kepalah nya sambil menangis...
"Kamu mau meninggal kan aku..." ucap stiven...
Bella tidak menjawab pertanyaan dari stiven ia terdiam karena tak mampu berbicara lagi hanya air mata nya yang menetes deras membasai wajah cantik nya...
"Kamu bilang demi vins grub, a..aku tidak masalah vins grub hancur, tapi aku mohon jangan tinggal kan aku..." ucap stiven yang tidak bisa membendung air mata nya...
"Maaf mas..." ucap bella masi dengan tangis nya...
"Sudah ku bilang jangan menangisi laki-laki pembunuh itu..." teriak aldy...
"Kau hanya salah paham al..." ucap devan....
"Diam, aku bosan dengan alasan kalian..." ucap aldy dengan nada yang tinggi...
__ADS_1
"Maaf mas, kamu harus menyelamatkan vins grub..." ucap bella...
"Ti.. tidak, aku akan tetap memilih mu..." ucap stiven...
"Bell, mamah iklas vins grub hacur asalkan kamu tetap bersama stiven..." ucap indah...
Stiven perlahan turun dari tempat tidur nya saat ingin melangkah kan kaki nya stiven terjatuh karena tubuh nya belum sanggup untuk berjalan...
"Stive..." ucap mereka...
"Jangan mendekat..." teriak stiven...
"Bell, mas mohon..." ucap stiven masi dengan tangis nya...
Bella berjalan secara perlahan medekati stiven yang terduduk lemah di lantai dan langsung memeluk nya...
"Aku mencintai mu mas..." ucap bella memeluk stieven sambil menangis...
"Mas juga bell, jangan tinggalkan mas..." ucap stieven...
Stiven pun membalas pelukan dari bella dengan sangat kencang, mereka yang menyaksikan itu tak kuasa menahan haru...
"Cukup..." teriak yasmin setelah menyaksikan drama panjang ini...
"Plakkk..." satu tamparan mendarat di wajah aldy...
"Bunda..." ucap aldy...
"Ini yang kamu mau, menyakasikan kehancuran adik mu, dimana hati mu, bunda tanya di mana hati mu ha..." teriak yasmin sambil menangis...
"Apa kebecian mu menutupi hati nurani mu, dia adik mu, orang yang selama ini kita rindukan dan sekarang kamu menghancurkan kehidupan nya, jawab bunda aldy..." ucap yasmin sambil menarik kerah baju milik aldy...
Aldy masi diam tidak menjawab pertanyaan dari yasmin fikiran nya melayang ntah kemana...
"Aku mohon ka, jangan pisahkan kami..." ucap bella sambil memeluk kaki aldy...
"Keputusan ku sudah bulat, kalian tetap harus bercerai..." ucap aldy dengan nada yang tinggi...
"Apa bunda harus memeluk kaki mu seperti itu juga untuk membuka hati nurani mu..." ucap yasmin dan ikut memeluk kaki aldy...
"Bunda apa yang bunda lakukan..." ucap aldy dan ikut terduduk di lantai...
"Bunda mohon, biarkan adik mu bahagia..." ucap yasmin...
"Aku mohon ka, jangan pisahkan kami..." ucap bellla...
"Apa kamu ingin adik mu merasakan kehilangan seseorang yang dia cintai, seperti dulu kamu kehilangan alya, apa kamu ingin adik kandung mu sendiri merasakan itu..." ucap yasmin...
Indah dan wijaya ikut terduduk di lantai mereka ikut mememohon pada aldy dengan tetasan air mata....
"Deg..." jantung dan hati aldy terasa begitu sakit saat melihat semua ini, perlahan air mata nya jatuh dari ujung mata nya, hati dan perasaannya terketuk dan terbuka...
"Maafkan aldy bunda..." ucao aldy dan bersujud mencium tangan yasmin sambil menagis...
"Maaf bunda..." ucap aldy dengan tangisnya...
"Sadar sayang, kamu harus bangkit jangan perna terjebak di dalam masah lalu mu yang kelam, bangkit la dan minta maaf pada adik mu..." ucap yasmin sambil menitihkan air mata nya...
Aldy bangkit dari sujud nya dan kemudian memeluk bella...
"Maafkan kakak..." ucap aldy sambil memeluk bella...
Bella pun membalas pelukan dari aldy, mereka berpelukan cukup lama...
__ADS_1
"Sudah ka, tidak ada yang salah di sini, karena semua ini sudah takdir dari yang maha kuasa..." ucap bella dan melepaskan pelukan nya...
"Si cantik mata nya jadi bengkak kan..." ucap aldy sambil mengusap mata milik bella...
"Kakak, malu..." ucap bella...
Aldy pun berdiri dan berjalan menghampiri stiven dan membantu stiven untuk kembali ke tempat tidur nya...
"Sorry..." ucap aldy dan menjulurkan tanganya untuk bersalaman...
Stiven menarik tangan aldy dan memeluk nya...
"Maaf untuk masah lalu kita..." ucap stiven...
"Aku sudah melupakan nya, tidak ada yang salah disini..." ucap aldy...
"Aku di lupakan ni..." ucap devan...
"Eh ada si gembul..." ucap aldy...
"Enak aja gembul, sekarang udah kurus ya..." ucap devan...
"Iya deh udah kurus, udah nika belum..." ucap aldy...
"Belum..." ucap devan...
"Dasar jomblo..." ucap aldy...
"Ka emang kakak udah nika..." ucap bella...
"Belum juga..." ucap aldy...
"Gak heran si, orang kakak manja gitu sama bunda..." ucap bella...
"Apa kamu bilang..." ucap aldy medekati bella...
"Enggak ko ka..." ucap bella...
"Sekarang udah selesai ni, atau mau tetap kekeh sama pendirian kamu..." ucap yasmin...
"Enggak bun, Aldy enggak akan memisahkan stiven dengan bella, cinta mereka begitu besar bun dan aldy akan membantu vins grub untuk bangkit..." ucap aldy...
"Kakak serius..." ucap bella...
"Dua rius untuk kamu bawel..." ucap aldy...
"Makasi ka aldy yang manja..." ucap bella...
"Bella..." ucap aldy...
"Hahaha becanda, ka aldy yang tampan..." ucap bella...
"Na itu baru benar..." ucap aldy...
"Tampanan suami ku..." ucap bella dan berjalan medekati stiven dan memeluk nya...
Mereka pun tersenyum bahagia karena permasalahan yang cukup berat ini telah selesai...
Tamat... (Becanda hehehe)...
vote dong hehehehe
Yang nanya kenapa author lama up nya, sudah author bilang author daring dari jam 7-12 siang, jadi gak mungkin author nulis...
__ADS_1
Follow andyabd92