
Pulang...
"Aku tidak akan membuat hidup kalian bahagia sayang.. akan ku rebut kembali kau dari perempuan itu, kau hanya milik ku..." ucap cika dengan nada yang tinggi...
Seperti yang mereka rencana kan kemarin, hari ini adalah kepulangan mereka menuju indonesia...
Saat ini mereka sedang berada di dalam pesawat yang sedang terbang melintasi laut cina selatan...
"Sayang apakah boleh sekarang..." ucap stiven...
"Boleh apa mas..." ucap bella....
"Boleh itu..." ucap stiven menunjuk hal yang di maksud
"Mas, ada-ada aja deh..." ucap bella....
"Sedikit aja..." ucap stivsn...
"Tidak boleh mas, nanti kamu kecapean lagi, nanti malam kamu nya gak ada tenaga..." ucap bella...
"Aku kuat sayang..." ucap stiven...
"Yakin kuat, bukannya waktu itu karena obat..." ucap bella...
"Jangan kamu bahas, aku malu..." ucap stiven....
"Bener kan kamu itu enggak kuat..." ucap bella...
"Kuat sayang, nanti akan ku buktikan, kamu tidak akan ku kasi ampun..." ucap stiven...
"Bukti kan lah.. aku menunggu nya..." ucap bella...
"Sayang, Kapan ciuman pertama mu..." ucap stiven...
"Kenapa kamu bertanya begitu..." ucap bella....
"Tidak, aku hanya memastikan kalau aku yang mendapatkan nya..." ucap stiven...
"Benar, kamu yang mendapatkan nya, saat kita terjebak dalam rencana orang tua mu..." ucap bella...
"Seperti nya bukan saat itu..." ucap stiven...
"Jadi kapan, aku tak perna dekat dengan mu selain hari itu..." ucap bella...
"Saat kamu pingsan..." ucap stiven...
"Kamu mencuri ciuman pertama ku saat aku sedang pingsan..." ucap bella...
"Itu bukan salah ku, aku sudah bersusah payah menahan nafsu saat memakaikan mu pakaian, untung saja aku masi bisa menahannya..." ucap stiven...
"Jadi waktu itu bukan pelayan yang memakaikan ku baju..." ucap bella...
"Bukan itu aku..." ucap stiven...
"Kamu aku kasi hukuman, kamu tidak boleh menciumku atapun meminta nya sampai pukul 9 malam tiba..." ucap bella...
"Lo.. ko gitu si, kamu ingin menyiksa ku..." ucap stiven...
__ADS_1
"Itu salah mu, pertama kamu mencuri ciuman pertama ku, kedua kamu telah membohongi ku..." ucap bella...
"Sayang.. gimana kalau jam 7 malam..." ucap stiven...
"Tidak tetap jam 9 malam..." ucap stiven...
"Di majuin jam 8 ya, nanti aku beri kamu bonus..." ucap stiven...
"Jam 8.30, sudah tidak ada penawaran..." ucap bella...
"Baiklah.. aku terima, sekarang kita tidur untuk mengisi energi agar nanti malam tidak lemas..." ucap stiven....
"Aku tak seperti mu, aku sangat kuat tapi sudahlah aku juga mengantuk..." ucap bella...
"Iya aku percaya kalau kamu kuat, selamat tidur sayang..." ucap stiven..
Mereka pun terlelap dengan tidur dan mimpi masing-masing...
Sementara itu iqbaal yang di beri amanah oleh bella berniat untuk menyelesaikan nya, ia memutuskan untuk pergi menuju toko kue milik bella...
Sesampainya di toko ternyata dini sudah menunggu kedatangan iqbaal, dini sudah di beri tugas oleh bella untuk membantu segala keperluan iqbaal...
"Selamat datang tuan..." ucap iqbaal...
"Saya di perintahkan nona bella untuk menyelesaikan pekerjaan cabang toko di kota b... ucap iqbaal...
"Iya tuan, mari saya antar ke ruangan buk. bella..." ucap dini...
"Tidak perlu, saya sudah perna kesana..." ucap iqbaal dan pergi meninggalkan dini...
"Dingin sekali dia, tapi juga sangat tampan..." ucap dini dan pergi menyusul iqbaal...
"Saya di perintahkan buk bella untuk mengurus keperluan tuan..." ucap dini...
"Tidak perlu, saya bisa sendiri..." ucap iqbaal...
"Tapi saya harus membantu anda, saya harus menjalankan amanah..." ucap dini...
"Terserah..." ucap iqbaal...
Iqbaal pun mengambil berkas yang sudah di siapkan bella di atas meja nya, kemudian ia memilih untuk duduk di sofa...
Tampak iqbaal sedang fokus dalam menyelesaikan pekerjaan nya, sedangkan dini hanya memandangi nya tampah berkedepi...
"Tampan sekali dia, bibir nya begitu seksi, ingin rasa nya mencium nya..." batin dini...
"Kenapa kamu menatap ku seperti itu..." ucap iqbaal...
"Tampan..." ucap dini pelan...
"Apa..." ucap iqbaal...
"Ti..tidak, maksud ku apa anda perlu makan atau minum..." ucap dini...
"Tidak akubsudah makan dan minum..." ucap iqbaal...
"Baiklah kalau begitu..." ucap dini...
__ADS_1
"Kapan pembukaan cabang toko di kota b..." ucap iqbaal...
"Anda bertanya dengan saya..." ucap dini...
"Tidak aku beratnya dengan kertas, menurut mu siapa lagi manusia disini selain aku dan kamu..." ucap iqbaal...
"Santai dong ngomong nya, pembukaan nya lusa..." ucap dini...
"Baiklah aku harus pergi, aku harus mempersiapkan pembukaannya semeria mungkin karena vins grub adalah sponsor utama nya..." ucap iqbaal...
"Silahkan tuan, jangan lupa kembali lagi..." ucap dini...
"Tidak akan..." ucap iqbaal dan pergi meninggalkan dini...
7 jam berlalu pesawat yang di tumpangi stiven dan bella sudah mendarat dengan selamat, mereka menuju mobil jemputan dan langsung menuju rumah...
"Sayang apa kamu, sudah siap..." ucap stiven...
"Siap untuk..." ucap bella...
"Bertempur dengan ku..." ucap stiven...
"Sayang.. ini masi jam 4 sore, janji kita jam 8.30 malam..." ucap bella...
"Apa tidak bisa di percepatan..." ucap bella...
"Tidak, kamu harus menjalankan hukuman itu..." ucap bella...
"Baiklah..." ucap stiven lemas...
45 menit berlalu stiven dan bella sudah sampai di rumah...
"Wah... si pasangan fenomenal sudah pulang..." ucap indah...
"Iya mah, selamat datang kakak ipar..." ucap viona...
"Apa ada oleh-oleh untuk ku ka..." ucap viona...
"Tentu ada, sebenar aku ambilkan dulu..." ucap bella dan mengambil barang yang dimaksud di dalam tas nya...
"Wah bagus sekali..." ucap indah...
"Tentu mah, ini untuk viona, ini untuk mamah..." ucap bella...
"Terimakasih ka..." ucap viona...
"Terimakasih sayang..." ucap indah...
"Pah.. oleh-oleh yang stive kasi dari korea masi ada kan..." ucap stiven...
"Masi stive, apa kah kamu mau..." ucap wijaya...
"Tidak pah, stive kuat ko tampa obat itu, kalau sudah habis bilang ya, nanti stive carikan lagi..." ucap stiven...
"Oke stive, nanti papah kabari, papa tinggal mencari mangsa baru untuk, mengerjai nya..." ucap wijaya
Terimakasih sudah mampir jangan lupa like comen dan vote...
__ADS_1
Maaf telat author bangun kesiangan...