Takdir Cinta Bella

Takdir Cinta Bella
Episode 57


__ADS_3

"Sayang mobil ku sudah datang." Ucap Calvin.


"Lihat lah sana, perut ku sedang keram." Kata Nila.


"Kenapa sayang, aku sudah jarang minta nya, kenapa perut kamu. Apa bayi kita nakal." Tanya Calvin.


"Nakal seperti ayah nya." Jawab Nila.


"Ayah nya siapa sayang? "


"Aku tidak tau siapa ayah nya."


"Sayang, aku ayah nya kan aku yang membuat nya apa kamu lupa."


"Kalau kamu ayah nya kenapa masih bertanya." Ucap Nila.


"Hehehe, iya juga. Anak ayah jangan nakal ya, nanti ayah kasih permen." Calvin mencium perut Nila.


"Permen mana bisa di makan permen."


"Bisa sayang permen abadi milik ku, hehehe." Ucap Calvin sambil tertawa.


"Kamu ya, sana lihat mobil mu, nanti ketika perut ku enakkan aku akan menyusul mu."


"Tidak mau, aku mau bersama mu dan anak ku saja, sayang kapan kamu lahir, ayah sudah tidak sabar menggendong mu."


"Kamu mau di panggil ayah." Tanya Nila.


"Ayah atau papah ya, kedua nya sudah pasaran. Aku ingin di panggil daddy kamu mommy." Ucap Calvin.


"Ayah ku juga kalau memanggil kakek dengan sebutan daddy, iya sayang aku suka itu aku mommy kamu daddy." Kata Nila.

__ADS_1


"Sayang, aku dengan melahirkan itu sakit, apa kamu kuat. Nanti kamu pingsan bagaimana, aku tidak bisa melihat kamu kesakitan."


"Sayang itu sudah menjadi kodrat ku sebagai seorang wanita. Rasa sakit itu akan hilang saat mendengar suara tangisan anak kita. Aku mau saat aku melahirkan kamu berada di sisi ku, tidak peduli aku lahiran normal atau operasi yang penting kamu berada di samping ku."


"Aku tidak suka rumah sakit, aku takut jarum, mana mungkin aku bisa berada di sana." Ucap Calvin.


"Kamu harus bersama ku, aku tidak mau tau."


"Iya sayang, demi kamu apa yang tidak, semua akan ku lakukan, bahkan jika kamu meminta aku ke bulan untuk melukis kan wajah cantik mu di sana pasti akan ku lakukan." Ucap Calvin.


"Mulut kamu benar-benar manis sayang, aku sampai diabetes mendengar perkataan mu."


"Hehehe Calvin gitu, siapa yang bisa menaklukkan hati seorang Nila selain si tampan Calvin.


"Sudah-sudah lama-lama tingkat percaya diri mu semakin meningkat." Nila memejamkan mata nya sambil memeluk Calvin.


"Sayang kamu mau kemana." Tanya Amanda.


"Sayang, kamu sekarang saja kalau main sudah lama, sampai perut ku keram. Bagaimana nanti bisa-bisa aku tidak bisa jalan."


"Tapi kamu suka kan, ya sudah aku pergi dulu. Anak ayah jaga bunda mu di rumah, jangan nakal nanti malam kita akan bertemu kembali." Alka mencium perut Amanda yang sudah mulai membesar.


Alka berjalan mendekati kamar Calvin karena ia ingin mengajak Calvin nge-gym bersama. Sebelum masuk kamar Alka mengetuk pintu terlebih dahulu. Ia takut melihat adegan live.


"Calvin, tok tok tok." Teriak Calvin sambil mengetuk pintu.


"Hmmm kak Alka memanggil mu sayang."


"Iya, tapi aku tidak ada janji dengan nya."


"Sudah kamu temui dulu sana, mungkin ingin mengajak mu pergi." Ucap Nila.

__ADS_1


Calvin bangkit dari dari atas kasur dan berjalan mendekati pintu untuk menemui Alka.


"Ada apa." Tanya Calvin.


"Ayo ikut dengan ku, kita nge-gym." Jawab Alka.


"Ide bagus, baiklah aku bersiap dulu. Kalau bisa ajak ayah dan yang lainnya."


"Mereka sedang bekerja, kita saja." Kata Alka.


"Baiklah, sebentar ya, aku bersiap dulu."


Calvin kembali masuk ke dalam kamar untuk bersiap-siap.


"Mau kemana sayang." Tanya Nila.


"Ingin membentuk otot sayang, aku mau nge-gym." Jawab Calvin.


"Oh hati-hati, jangan pulang malam." Ucap Nila.


"Aku berangkat, istirahat lah di rumah, nanti malam kita bertempur." Calvin mencium dahi Nila.


Alka menunggu Calvin di depan mobil baru nya, Vino tau saja jika Alka sangat suka mobil berwarna merah, ia merasa sangat puas dengan pilihan ayah nya.


"Kita naik mobil baru ku." Ucap Alka.


"Terserah, aku juga malas nyetir mobil, mobil ku hanya untuk aku dan istri ku." Kata Calvin.


"Kenapa mobil mu berwarna merah muda." Tanya Alka.


"Suka suka ku, mau warna apa saja, mobil mobil ku." Jawab Calvin.

__ADS_1


Saran dong konflik baru untuk cerita mereka apa yaa. agar Author semakin cepat up dan tidak kehabisan episode.


__ADS_2